Brantas Milo, Belasan Pemuda Diamankan Saat Polres Gelar Operasi Gabungan

Brantas Milo, Belasan Pemuda Diamankan Saat Polres Gelar Operasi Gabungan

Wartalumajang.com– Maraknya pengguna Miras Lokal Oplosan (Milo) di Kabupaten Lumajang khususnya pemuda bukan isapan jembol belaka. Pasalnya, dari hasil razia Sabtu malam (04/03) kemarin.

Gabungan Polisi, TNI dan Sat Pol PP setempat mendapati belasan pemuda sedang asik pesta Milo. Bahkan mereka tak sungkan berpesta saat ada petugas.

Kemudian belasan pemuda itu, dibawa ke Mapolres Lumajang untuk mendapat pembinaan. Dan mengamankan beberpa botol Milo dan sepeda motor modifikasi.

Wakapolres Lumajang, Kompol Bambang Setiawan mengatakan, razia gabungan dilakukan untuk meminimalisir pengguna Milo di kalangan pemuda khusunya anak sekolah.

“Razia rutin bersama tim gabungan di tempat hiburan dan di tempat yang biasanya dijadikan tempat pesta oleh pemuda,”katanya, Minggu (05/05).

Razia tersebut, kata Bambang, merupakan bentuk keseriusan Polres Lumajang bersama instansi samping memberantas peredaran minuman keras, termasuk Milo yang mudah didapatkan.

Bambang mengakui, maraknya peredaran milo tidak lain karena mudah didapat. Dan harganya begitu murah. Maka dari itu, banyak diantara pemuda di Lumajang yang beralih ke milo dari pada minuman keras lainnya.

Kondisi itu yang mengharuskan pihaknya dan masyarakat sangat penting untuk menekan angka milo tersebut.“Dalam hal ini masyarakat dan orang tua harus lebih aktif agar orang terdekat mereka tidak ikut dalam lingkaran itu,” katanya.

Bambang tidak bisa berbuat banyak selain melakukan pembinaan kepada belasan pemuda tersebut. Sebab, tidak produk hukum yang mengaturnya.

“Hanya sebayas pemibinaan saja agar mereka tidak kembali menhkonsumsi Milo kembali,”ungkapnya.

Untuk itu, Bambang berharap ada aturan tegas bagi pengguna dan penjual miras di Lumajang. Sehingga, mereka yang gemar meminum maupun penjual akan berfikir dua kali menggunakan barang tersebut.

“Harus ada aturan seperti Perda sehingga ada dasar hukum untuk melakukan tindakan tegas,”pungkasnya.

Perawarta : M.Imron