Dipungut Rp. 125 Ribu Persiswa, Wali Murid SMPN 1 Sukodono Protes

Dipungut Rp. 125 Ribu Persiswa, Wali Murid SMPN 1 Sukodono Protes

Wartalumajang.com – Karena merasa tidak memperoleh penjelasan yang cukup, Muhammad Usman, salah seorang wali murid kelas 9 SMPN 1 Sukodono menyatakan protes. Ia datang kesekolah untuk mempertanyakan pungutan Rp. 125 ribu tersebut, dan datang ke SMPN 1 Sukodono guna berrtemu dengan Kepala Sekolah.

Sayangnya sudah ditunggu lama, Muhammad Usman tidak berhasil menemui kepala sekolah SMPN1 Sukodono karena sedang ada acara diluar sekolah.  Muhammad Usman menyatakan keberatan untuk membayar pungutan tersebut, karena sebelumnya tidak ada rapat wali murid.

Usman sangat menyayangkan pungutan ini, karena disampaikan kepada siswa secara lisan dan tidak ada surat edaran. Sehingga orang tua siswa tidak tahu untuk apa penggunaan dana tersebut.

“Ini tidak ada koordinasi dengan wali murid, tahu-tahu anak saya minta uang Rp. 125 ribu katanya untuk kepentingan OSIS dan ulang tahun sekolah. Suratnya saja tidak ada pak,” kata Usman.

Sementara pihak sekolah seperti keberatan untuk menemui Usman. Setelah seorang pegawai disekolah itu menemui Usman, taka da lagi yang berani menemui Usman, walaupun sudah ditungg lama.

“Kita tidak bisa memberikan penjelasan pak. Biar nunggu kepala sekolah saja pak,” kata salah seorang pegawai disekolah tersebut.

Beberapa siswa yang kami temui disekolah ini menyebutkan, seluruh siswa disekolah ini dikenakan pungutan tersebut. Katanya untuk ulang tahun sekolah. Jumlah siswa disekolah ini sekitar 800 siswa dari kelas 7 sampai kelas 9. Jika seluruh siswa membayar pungutan ini, dari pungutan akan masuk dana sekitar Rp. 100 juta.

“Ya pak semuanya dikenakan dari kelas 7 sampai kelas 9. Katanya untuk acara ulang tahun sekolah,” kata salah seorang siswa.

Selang beberapa jam kemudian, Kepala Sekolah SMPN 1 Sukodono baru ada disekolah dan menemui sejumlah wartawan untuk memberikan penjelasan perihal pungutan tersebut.

“Memang kita belum sampaikan kepada orang tua siswa. Kita sudah bicarakan dengan komite sekolah. Rencana saat pembagian nilai UTS kepada orang tua siswa kita akan bicarakan masalah ini,” kata Siswanto, Kepala SMPN 1 Sukodono kepada wartawan.