Guna Menekan Pengguna Milo, Kapolres Akan Membatasi Ijin Konser Reggae di Lumajang

Guna Menekan Pengguna Milo, Kapolres Akan Membatasi Ijin Konser Reggae di Lumajang

Wartalumajang.com – Kepolisian Resort Lumajang akan membatasi perijinan konser reggae diseluruh tempat di Lumajang. Bahkan, tidak menutup kemungkinan tidak akan memberikan ijin tersebut.

Hal itu dikatakan Kapolres Lumajang AKBP. Raydian Kokrosono, Selasa (27/02). “Konser reggae akan dibatasi jika ada pengajuan,” ujarnya saat ditemui media lumajangtimes.com di Mapolres Lumajang.

Menurut Kapolres, pengajuan ijin keramaian terutama konser reggae akan dibatasi untuk meminimalisir penyalahgunaan minuman keras oplosan lokal (Milo) oleh sejumlah penonton konser Reggae yang selama ini sering terjadi.

“Setiap ada konser reggae pasti penonton mabuk, teler oleh Milo, mereka joget senggol sana-senggol sini, akibatnya terjadi perkelahian. Hal ini menjadi perhatin serius kita,” katanya.

Dari beberapa konser reggae di Lumajang, Raydian mengaku miris dan prihatin. Sebab, konser yang ditujukan untuk menunjukkan kreatifitas itu, dinodai oleh sekelompok pemuda yang tidak punya etika.

“Musik reggae itu bagus, namun dinodai oleh sekelompok pemuda yang mabok karena terpengaruh Milo, akhirnya terjadi insiden yang tidak diinginkan,” terangnya.

Kapolres meminta agar semua elemen, termasuk Forkopimda bersatu memberikan sosialisasi maupun peringatan kepada pemuda di Lumajang.

“Ini merupakan tugas kita semua, katanya kita harus bermartabat, tapi anak muda kita prilakunyha masih seperti ini. Jauh dari bermartabat, masih terkontaminiasi barang jahat. Ini harus kita hentikan,” tegasnya.

Untuk itu, pihaknya akan terus berupaya menekan pengguna  Milo dikalangan pemuda. Dengan cara mengajak duduk bareng komunitas reggae di Lumajang, rencananya akan digelar beberapa hari kedepan.

“Nanti kamis siang mau ngobrol, kita sampaikan ketemu disini, rencana kamis siang. Ada sekitar 6 ribu anggota komunitas ini di Lumajang, ini luar biasa jika kita bina, saya yakin tujuan mereka positif dak mungkin tujuan negatif. Kita akan bertemu dengan tokoh-tokoh mereka di Lumajang,” pungkasnya.

Pewarta : Moch. R. Abdul Fatah