Halaman Facebook Twitter Warta Lumajang Langganan Berita
Untuk Evaluasi Sergap, Kodim 0821 Undang Pengusaha Penggilingan Padi
Kamis, 28 April 2016 18:23 WIB
Wartalumajang.com - untuk memenuhi target penyerapan gabah sebagai cadangan beras nasional serta melakukan evaluasi kegiatan Serap Gabah Petani (Sergap) selama panen raya yang rencananya akan berlangsung pada bulan April hingga Mei tahun ini di Kabupaten Lumajang, Kodim 0821 Lumajang mengundang p...
Untuk Mensinkronkan Program Kerja, Kodim 0821 Adakan Komsos Dengan Forkopimda
Kamis, 28 April 2016, 12:13 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus mensinkronkan program kerja antara Kodim  [ ... ]

Tak Terdengar Kabarnya, Kejati Diminta Beri Ketegasan Soal Pemeriksaan 12 Pejabat Lumajang
Rabu, 27 April 2016, 18:20 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Pemeriksaan 12 Pejabat di Lumajang yang diduga terkait dengan kasus pasir besi di Lumajang belakan [ ... ]

PT. Wardah Tour & Travel Kembali Berangkatkan 50 Jamaah Umroh
Rabu, 27 April 2016, 17:50 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com –PT. Wardah Tour & Travel Lumajang kembali memberangkatkan jamaah umroh ketanah suci. Untuk hari [ ... ]

Takut Untuk Melakukan Pungutan Kepada Wali Murid, Banyak Musholla Sekolah Mangkrak
Selasa, 26 April 2016, 19:50 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Pembangunan sarana ibadah dibeberapa sekolah negeri Lumajang banyak yang mangkrak karena pihak sek [ ... ]

Sabtu, 20 Pebruari 2016 07:49
H. Thoriqul Haq : Proses Peradilan Salim Kancil Harus Kita Kawal Bersama
Wartalumajang.com – Anggota DPRD Jatim dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) H. Thoriqul Haq berharap kepada semua pihak, agar ikut mengawal proses peradilan kasus Salim Kancil, sehingga proses peradilan ini berlangsung secara tr...

Aspirasi

Minggu, 10 Mei 2015 07:41
Menanti Pembangunan Lumajang Yang Inovativ (Bagian 1)
Dalam setiap pergantian kepemimpinan disetiap daerah, selalu saja lahir jargon yang mengarah kepada usaha perbaikan kesejahteraan masyarakat. Jargon-j...

Birokrasi

Takut Untuk Melakukan Pungutan Kepada Wali Murid, Banyak Musholla Sekolah Mangkrak

Selasa, 26 April 2016
Takut Untuk Melakukan Pungutan Kepada Wali Murid, Banyak Musholla Sekolah Mangkrak <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:336px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Bupati Lumajang As'at Malik</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Bupati Lumajang As’at Malik menginsyaratkan gerbong mutasi di Lumajang aka kembali digerakkan lagi pada bulan mei mendatang. Ketika ditemui sejumlah wartawan pada hari Rabu (13/4) As’at Malik memastikan setelah Open Bidding di Propinsi pada akhir bulan ini, maka mutasi itu akan segera dilakukan kembali untuk mengisi sejumlah jabatan yang kosong karena sejumlah pejabat di Lumajang memasuki masa pensiun.</p> <p>“Nanti setelah Open Bidding di Propinsi kita akan lakukan mutasi lagi, karena memang masih ada jabatan yang kosong dan ada sejumlah pejabat yang memasuki masa pensiun. Dan semua itu harus diisi. Mungkin akhir April ini open Bidding itu akan dilakukan di Kantor Diklat Jawa Timur,” kata As’at Malik.</p> <p>Menyinggung tentang statemen Bupati yang mengancam akan menjadikan staf salah seorang pejabat Pemkab yang mengkoordinir SKPD untuk kepentingan Pilkada, Bupati hanya menyampaikan jawaban yang bersifat umum dengan mengatakan bahwa siapapun bisa dimutasi menjadi staf jika memiliki kesalahan yang cukup besar.</p> <p>“Siapapun kalau memang salahnya besar kan memang bisa distafkan,” kata As’at Malik menyinggung soal mutasi tersebut.</p> <p>As’at juga mengatakan disamping dalam rangka mengisi sejumlah jabatan eselon 2 yang kosong pada mutasi ini juga akan dilakukan sejumlah pergeseran jabatan dilingkungan Pemkab Lumajang. Namun dalam kesempatan ini Bupati tidak menyebut SKPD yang pejabatnya akan digeser dalam mutasi yang akan datang. (fat)</p>

"> Bupati : “Siapapun Kalau Salahnya Banyak B...
  • "> Legislativ Dan Eksekutiv Rapat Di Hotel, Bup...
  • "> Lumajang Akan Belajar Ke Madiun Soal Perawat...
  • "> Carut-Marut Masalah Tambang, Pengacara Mahmu...
  • Hukum

    Tak Terdengar Kabarnya, Kejati Diminta Beri Ketegasan Soal Pemeriksaan 12 Pejabat Lumajang

    Rabu, 27 April 2016
    Tak Terdengar Kabarnya, Kejati Diminta Beri Ketegasan Soal Pemeriksaan 12 Pejabat Lumajang <strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:336px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Mahmud SH, Kuasa Hukum Puryanto dan Khomsani</span></span>Wartalumajang.com</strong> - Pengadilan Negeri Lumajang melalui hakim tunggal yang mengadili sidang Pra Peradilan Penetapan tersangka Khomsani dan Puryanto menolak seluruh gugatan dan mengangap syah proses hukum di Polres Lumajang yang sekarang sedang menimpa Puryanto dan Khomsani di Polres Lumajang. Dalam pembacaan putusan hari ini, Senin (11/4) hakim mempersilahkan proses hukum terhadap kedua tersangka ini terus berjalan sebagaimana mestinya. <p>Mahmud SH, selaku kuasa hukum dari Puryanto dan Khomsani menyatakan menerima terhadap putusan ini. Kendati demikian Mahmud SH langsung mendatangi Polres Lumajang untuk dilakukannya pemeriksaan dua saksi yang meringankan bagi kedua tersangka. Permohonan tambahan pemerikasaan dan saksi yang meringankan ini dilakukan dengam cara mengirim surat resmi ke Polres Lumajang.</p> <p>"Kita berkirim surat resmi mas. Hari ini begitu selesai sidang kami ke Polres Lumajang bahkan bertemu langsung dengan Pak Kapolres untuk menyampaikan surat permohonan pemeriksaan dan saksi yang meringankan bagi klien kami. Tadi sudah kita sampaikan," kata Mahmud SH.</p> <p>Pemeriksaan dan saksi yang meringankan yang dimaksud kata Mahmud, adalah saksi yang dihadirkan dalam persidangan Pra Peradilan dimana didalamnya tidak ditemukan adanya peran dari kedua tersangka dalam pelanggaran batas tambang sebagaimana yang disangkakan kepada Puryanto dan Khomsani.</p> <p>"Itu yang nambang kan penambang manual mas. Yang punya ijin memang Pak Khomsani. Baik pak Khomsani maupun penambangnya sama-sama tidak mengerti soal batas-batas tambang itu, karena tapal batasnya memang tidak ada," kata Mahmud kemudian.</p> <p>Karenanya dalam pemeriksaan siksa yang meringankan ini diharapkan makin jelas bahwa baik Khomsani maupun Puryanto sama sekali tidak terlibat dalam penambangan yang disebut melanggar wilayah titik koordinat tersebut.</p> <p>Sementara itu Samsul Islam SH, selaku kuasa hukum Polres Lumajang tak memberikan komentar apapun terkait persidangan Pra Perdilan ini. Persidangan yang berlangsung hari ini dihadiri oleh penyidik dari Polres Lumajang, Perwira dari Polda Jatim, keluarga kedua tersangka dan Mahmud SH selaku kuasa hukum kedua tersangka.</p> <p>Usai pembacaan putusan baik dari pemohon maupun termohon langsung meninggalkan Pengadilan Negeri Lumajang tempat berlangsungya sidang Pra Peradilan ini. (fat)</p>

    "> Gugatan Pra Peradilan Ditolak, Kuasa Hukum P...
  • "> Dua Saksi Penahanan Puryanto dan Khomsani, T...
  • "> Perlu Pendalaman, Kasus Koperasi Wirabhakti ...
  • "> Kapolres Lumajang Hadapi Gugatan Praperadila...
  • Politik

    Pelantikan Serentak Ranting Perindo Lumajang Akan Dihadiri Hari Tanoe

    Selasa, 05 April 2016
    Pelantikan Serentak Ranting Perindo Lumajang Akan Dihadiri Hari Tanoe <strong> </strong> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Ir. Artono ketika reses di Sumberwuluh</span></span>Wartalumajang.com</strong> - Para penambang tradisional di Sumberwuluh Candipuro meminta agar proses perijinan segera diterbitkan agar para penambang tradisional segera bisa bekerja. Para penambang ini juga meminta agar DPRD Jatim memberikan kesempatan kepada penambang tradisional untuk menambang selama perijinan masih dalam proses.</p> <p>Dalam rangkaian reses DPRD Jatim dari PKS Ir. Artono, para penambang tradisional ini berharap agar politisi PKS ini bisa memberikan solusi ditengah kebuntuan, dimana para penambang tradisional sekarang ini tidak bisa melakukan penambangan dan bisa disebut kehilangan pekerjaan.</p> <p>Dalam kesempatan ini para penambang tradisional meminta tiga hal yang menjadi tuntutan utama, pertama meminta agar proses perijinan dipercepat dengan formula khusus, kedua meminta dibangunnya jalan menuju kawasan tambang tradisional dan DPRD Jatim juga diminta agar membantu terkait sengketa lahan antara warga dengan para penambang besar yang selama ini tidak memiliki tanggungjawab terhadap bekas galian tambang. “3 hal itu yang kami tekankan dan sampaikan untuk diperjuangkan,” kata Arsyad, salah seorang aktivis lingkungan yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut.</p> <p>Artono, anggota DPRD Jatim yang juga anggota Pansus Tambang di DPRD Jatim melakukan kunjungan ke kawasan tambang di Desa Sumberwuluh Candipuro, setelah sebelumnya mengadakan pertemuan dengan warga di dusun Tegir Pasirian pada hari Kamis tanggal 31 Maret kemarin. (Fat)</p>

    "> Bertemu Anggota DPRD Jatim, Penambang Tradis...
  • "> Tiga Parpol Besar Minta Komitmen Basuki Rahm...
  • "> Warga Mulai Sebut Sejumlah Nama Yang Layak P...
  • "> Partai Demokrat Akui “Panasi Mesin Partai...
  • Aneka Rupa

    Untuk Evaluasi Sergap, Kodim 0821 Undang Pengusaha Penggilingan Padi

    Kamis, 28 April 2016
    Untuk Evaluasi Sergap, Kodim 0821 Undang Pengusaha Penggilingan Padi <div style="text-align: left;"><strong> </strong></div> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Kegiatan Komsos di Aula Makodim 0821 Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus mensinkronkan program kerja antara Kodim 0821 Lumajang dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lumajang pagi ini, Kamis (27/4), Kodim 0821 mengadakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lumajang.</p> <p>Kegiatan yang dilaksanakan di aula Raden Wijaya kantor Kodim 0821 Lumajang selain dihadiri oleh Komandan Kodim 0821 Lumajang, Letkol Inf Imam Purnomo Hadi, S.IP juga dihadiri Bupati Lumajang H. As’at Malik, Ketua DPRD Lumajang H. Agus Wicaksono, serta para pejabat setingkat Forkopimda. Kemudian para Kepala SKPD Pemkab Lumajang, Camat se-Kabupaten Lumajang, Kepala BUMD se-Kabupaten Lumajang, 2 orang perwakilan Kades dari tiap-tiap kecamatan serta para Danramil.</p> <p>Dalam sambutannya Dandim 0821 Lumajang, Letkol Inf Imam Purnomo Hadi, S.IP menyampaikan kepada pemerintah daerah atas kerjasama yang dijalin selama ini sudah sangata baik sehingga semua program bias berjalan dengan bagus. “Bahkan program TMMD di wilayah Kabupaten Lumajang yang lalu mendapat peringkat 3,” katanya.</p> <p>Dandim 0821 juga menyampaikan jika kegiatan ini bukan hanya untuk mempererat tali silaturahmi saja, namun juga bertujuan untuk mensinkronkan program kerja agar kedepan bisa berjalan lebih baik lagi, sehingga pembangunan di Kabupaten Lumajang dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan harapan masyarakat.</p> <p>Dalam kesempatan tersebut Dandim 0821 juga menyampaikan sejumlah permasalahan mulai yang regional hingga nasional. Untuk permasalahan ditingkat Kabupaten Lumajang Kodim 0821 akan selalu berkordinasi dengan instansi terkait untuk deteksi dan ikut membangun situasi, cegah dini untuk jaga situasi agar tetap kondusif dan melaporkan secara berjenjang pada atasan untuk langkah penanganan.</p> <p>“Untuk sinkronisasi program kerja, kami sudah berkoordinasi dengan instansi terkait dan ikut peran serta dalam program penghijauan, KB Kesehatan, Wasbang dan Bela Negara, Penanggulangan bencana dan TMMD/Bhakti TNI, pembuatan jamban, ketahanan pangan, pendamping pertanian, Gerakan Nasional Indonesia Bersih, P4GN, Pembinaan Potensi yaitu pembinaan preman,” imbuh Imam Purnomo Hadi.</p> <p>Pihaknya juga sudah menyalurkan program jambanisasi sebanyak 365 jamban se-Kabupaten Lumajang. Sedangkan dibidang pertanian, target luas tanam di wilayah Lumajang sudah meningkat seluas 116 persen dari sebelumnya. “Ini berkat kerjasama yang baik antara masyarakat, kami dan Distan Lumajang. Semoga program tersebut dapat membantu dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.</p> <p>Kedepan Kodim 0821 Lumajang sudah membuat program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 1000 unit. “Untuk itu kami mohon kerjasamanya agar program ini dapat terlaksana dengan baik dan tidak muncul permasalahan dibelakang hari,” pungkasnya.</p> <p>Selain Dandim 0821 Lumajang turut menyampaikan sambutan Bupati Lumajang dan Ketua DPRD Lumajang. Usai menyampaikan pemaparan tentang rencana kegiatan kedepan yang disampaiakan oleh Komandan Kodim 0821 Lumajang, acara dilanjutkan dnegan ramah tamah. (ww)</p>

    "> Untuk Mensinkronkan Program Kerja, Kodim 082...
  • "> PT. Wardah Tour & Travel Kembali Berangkatka...
  • "> Pengukuhan FKUB, Bupati Minta Kerukunan Hidu...
  • "> Ketua KONI Lumajang : Sejumlah Cabor Tak Mem...
  • Peristiwa

    Bulan Depan TNBTS Berencana Membuka Jalur Pendakian Semeru

    Jumat, 22 April 2016
    Bulan Depan TNBTS Berencana Membuka Jalur Pendakian Semeru <strong> </strong> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:336px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">H. Sholeh Abdul hamid</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Diduga telah melakukan tindak penggelapan terhadap anggaran atau dana masjid, pengurus atau takmir Masjid Besar Al Mustaqiem Klakah masa jabatan tahun 2010-2015 akhirnya dilaporkan ke polisi oleh takmir masjid periode yang baru. Hal ini dilakukan karena pengurus yang baru hingga kini merasa belum menerima laporan pertanggungjawaban selama mereka menjabat secara utuh.</p> <p>“Yang kami terima hanya laporan tahun 2014-2015, sedangkan sisanya hingga kini belum kami terima, padahal saya sudah terlanjur menandatangani bukti serah terima. Disini kami meminta pertanggung jawaban kepada pengurus yang sebelumnya, buku-buku catatan dana yang masuk juga belum kami terima,” kata H. Sholeh Abdul Hamid, selaku Ketua Takmir Masjid Al Mustaqiem Klakah Periode 2015-2020 usai melapor ke Polres Lumajang.</p> <p>Dalam laporannya pengurus yang baru menduga jika pengurus yang lama yang diketuai oleh Moch. Sodiq diduga kuat telah melakukan tindak pidana korupsi atau penggelapan baik secara sendiri maupun bersama-sama terhadap dana pembangunan masjid yang diperoleh dari penarikan amal di jalan dekat pasar Klakah.</p> <p>Selain itu pengumpulan dana juga dikumpulkan dari kotak amal setiap hari Jumat dan amal jariyah setiap Kamis Kliwon, total dana pembangunan dari hasil tersebut diperkirakan mencapai Rp 556 juta. Belum lagi dari kotak amal yang dititipkan di toko-toko atau warung-warung yang jumlahnya tidak diketahui karena tidak ada laporan dalam bentuk apapun yang valid yang disertai dengan bukti-bukti kuat.</p> <p>Pengurus yang baru juga menemukan adanya banyak kejanggalan terhadap laporan keuangan yang dibuat oleh pengurus yang lama, yang mengindikasikan adanya manipulasi, karena tidak ada perincian dan bukti pengeluaran serta beberapa item pengeluaran yang tidak wajar.</p> <p>Sebelum melaporkan ke polisi, masih menurut H. Sholeh Abdul Hamid, pihaknya sudah melakukan uapaya secara kekeluargaan agar pengurus yang lama segera menyelesaikan tanggungjawabnya karena banyak masyarakat yang sudah mulai mempertanyakan. “Kami sudah beriitikad baik secara kekeluargaan, sudah 3 kali kami surati secara resmi dan tidak ada jawaban. Ini terpaksa kami lakukan untuk memulihkan kepercayaan masyarakat,” ungkapnya.</p> <p>Sementara itu, KBO Satreskrim Polres Lumajang Iptu Sarjito ketika dikonfirmasi media ini diruang kerjanya mengatakan pihaknya belum bisa memberikan keterangan soal laporan tersebut, karena masih akan mempelajari lebih dulu. “Yang pasti kami selaku pelayan masyarakat menerima laporan dari masyarakat, karena itu merupakan tugas kami. Untuk selanjutnya kita lihat perkembangannya nanti,” katanya. (ww)</p>

    "> Takmir Masjid Al Mustaqiem Klakah Periode 20...
  • "> Tiga Pengedar Sabu-sabu Dalam Kota Ditangkap...
  • "> Dua Kandang Ayam Diterjang Puting Beliung, R...
  • "> Lagi Asyik Nyabu, Dua Warga Pasirian Ditangk...
  • Wisata Budaya

    Kabar Gembira !! Pemerintah Pusat Akan Kucurkan Rp. 20 Triliun Untuk Wisata Sekitar TNBTS

    Kamis, 14 April 2016
    Kabar Gembira !! Pemerintah Pusat Akan Kucurkan Rp. 20 Triliun Untuk Wisata Sekitar TNBTS <strong> </strong> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:439px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Suasana pelatihan dasar SDM kepariwisataan di Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Untuk meningkatkan kualitas SDM bidang kepariwisataan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lumajang bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia melalui Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan memberikan pelatihan dasar SDM kepariwisataan di Hotel Gajah Mada Lumajang selama dua hari pada Kamis dan Jumat (7 dan 8 April 2016).</p> <p>Pelatihan yang digelar dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kualitas SDM kepariwisataan kawasan Bromo Tengger Semeru ini diikuti peserta dari kawasan destinasi wisata, pelaku UKM, masyarakat adat, tokoh adat, tokoh agama,dan sejumlah wartawan dari berbagai media.</p> <p>Kegiatan ini dibuka Plt Kepala Disbudpar Kabupaten Lumajang Deni Rohman AP, sekaligus menjadi narasumber pertama. Selain itu juga ada narasumber dari Kepala Bidang Fasilitasi, Sertifikasi Kompetensi Asdep Pengembangan SDM Kepariwisataan Kementerian Pariwisata, Drs. Teguh Harisusanto M.Hum dan sejumlah narasumber yang membidangi masalah kepariwisataan.</p> <p>Usai menyampaikan materi, Teguh Harisusanto kepada sejumlah wartawan mengatakan kegiatan pelatihan ini dilakukan di 34 propinsi se-Indonesia. Untuk di Jawa Timur sudah dilakukan di Banyuwangi, Probolinggo dan Tulungangung. “Dan sekarang disini,” katanya.</p> <p>Kegiatan ini dilakukan disini, karena obyek wisata di Lumajang masuk dalam 10 destinasi obyek wisata yang menjadi prioritas nasional, yaitu adanya wisata Bromo Tengger Semeru (BTS). Untuk mensukseskan program prioritas nasional itu pihaknya akan mendukung Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada dengan memberikan pelatihan-pelatihan. “Agar ketika BTS ini menjadi potensi wisata yang sangat menarik dan melebih daerah-daerah lain, otomatis semuanya sudah siap,” ungkapnya.</p> <p>Kegiatan saat ini sifatnya pelatihan dasar, nantinya ada pelatihan lanjutan kepariwisataan yang akan dikhususkan pada tenaga-tenaga kerja dibidang kepariwisataan, sehingga SDM dibidang ini benar-benar kompeten dan siap melayani wisatawan.</p> <p>“Untuk pelatihan tenaga kerja khusus bidang kepariwisataan akan dilaksanakan oleh Kementerian Pariwisata, misalnya pemandu wisata, pegawai hotel, biro-biro perjalanan wisata dan sebagainya yang berkaitan dengan kepariwisataan, ini yang dimaksud tenaga kerja langsung. Untuk yang tidak langsung disesuaikan dengan leading sektornya masing-masing,” ujar Teguh Harisusanto.</p> <p>Sementara itu Deni Rohman AP, Plt Kepala Disbudpar Kabupaten Lumajang mengaku akan terus berupaya mengembangkan SDM kepariwisataan di Lumajang. Pihaknya mempunyai target 5 tahun kedepan Lumajang akan menjadi daerah yang wajib dikunjungi obyek wisatanya. “Saat ini kami tengah mempersiapkan segala sesuatunya mas, termasuk pelatihan SDM ini,” ungkapnya. (ww)</p>

    "> Tingkatkan SDM Kepariwisataan, Disbudpar Gel...
  • "> Dinas Pariwisata Menggelar Diskusi Santai De...
  • "> Pembuatan Film “Runtuhnya Kerajaan Lamajan...
  • "> Kegiatan Hari Pertama Jamaah Umroh PT. Warda...
  • Pakde Karwo ketika memberikan sambutanPakde Karwo ketika memberikan sambutan

    Wartalumajang.com - Bertujuan untuk meningkatkan ketahanan sosial ekonomi dan perbaikan hidup bagi rumah tangga kategori sangat miskin agar mereka dapat memenuhi kebutuhan hidupnya minimal kebutuhan hidup sehari-hari, serta mendorong mobilitas sosial vertikal ke atas di kalangan rumah tangga kategori sangat miskin agar meningkat menjadi kategori miskin.

    Gubernur Jawa Timur Soekarwo atau lebih akrab disapa Pakde Karwo hari ini, Selasa (14/05), melalui Jalan Lain Menuju Kesejahteraan Masyarakat (Jalin Kesra) bertempat di gedung Sujono Lumajang memberikan bantuan kepada sejumlah masyarakat yang tergolong dalam kategori Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM).

    Selain memberikan bantuan kepada RTSM yag tinggal diwilayah Kabupaten Lumajang, Pakde Karwo juga memberikan bantuan kepada RTSM dari wilayah kabupaten lain yang masuk dalam wilayah Bakorwil Malang.

    Sasaran utama program Jalin Kesra yang direncanakan Pakde Karwo sejak tahun 2010-2013 adalah 493.004 RTSM yag tersebar di 8.246 desa/kelurahan, 662 kecamatan dan 38 kabupaten/kota di seluruh Jatim.

    Dalam sambutannya Pakde Karwo mengatakan, yang paling penting diketahui oleh para camat, Kades dan para pendamping untuk mengetahui apa yang dibutuhkahkan bagi mereka yang tergolong dalam RTSM adalah adanya dialog, duduk bersama, disapa dan ditanya apa sebenarnya yang mereka butuhkan.

    "Membuka komunikasi dari hati ke hati, menyenangkan orang dan menanyakan apa yang diinginkan mereka itu hal penting yang harus dilakukan para camat, Kades dan para pendamping," kata Pakde Karwo.

    Dalam kesempatan tersebut selain memberikan bantuan kepada mereka yang tergolong dalam RTSM, Pakde Karwo sekaligus juga membuka acara Sosialisasi Program Jalin Kesra Bantuan RTSM Provinsi Jatim tahun 2013 dengan tujuan menigkatkan dan menyamakan pemahaman pemahaman aparat Pemerintah Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa/Kelurahan dan Stakeholder lainnya tentang kebijakan dan pedoman dalam pelaksanaan program Jalin Kesra.

    Usai memberikan bantuan dan membuka kegiatan sosialisasi tersebut, Pakde Karwo berkesempatan meninjau stand pameran yang digelar sejumlah instansi terkait di halaman Gedung Sujono Lumajang.

    Perlu diketahui, berdasarkan data dari BPS Provinsi Jatim jumlah Rumah Tangga Miskin (RTM) di Jawa Timur tercatat sebanyak 3.079.822 RTM yang terbagi dalam 3 strata antara lain strata Sangat Miskin sebanyak 493.004, Miskin 1.256.122 dan Hampir Miskin 1.330.696.

    Web Designer