Halaman Facebook Twitter Warta Lumajang Langganan Berita
Diduga Pipa Gas Bocor, Pabrik Pengolahan Kayu Terbakar
Minggu, 26 April 2015 21:41 WIB
Wartalumajang.com – Pabrik Pengolahan Kayu milik PT. Berkat Sumber Artha(BSA) di Dusun Krajam Tukum Kecamatan Tekung Lumajang, Minggu (26/4) terbakar. Akibat kebakaran ini, kepulan asap membubung tinggi dan sejumlah karyawan berusaha keras untuk memadamkan api. Walaupun tidak ada korban dalam keba...
Koordinasi Tiga Parpol Tentukan Dua Calon Wabup Diperkirakan Berjalan Alot
Minggu, 26 April 2015, 18:54 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Pengambilan keputusan tiga partai politik untuk menentkukan dua Calon Wakil Bupati diperkirakan be [ ... ]

DPRD Minta Agar Partai Pengusung SAAT Segera Bermusyawarah Untuk Ajukan Calon Wabup
Sabtu, 25 April 2015, 09:03 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Ketua DPRD Lumajang H.Agus Wicaksono meminta kepada tiga partai pengusung SAAT dalam Pilkada lalu  [ ... ]

2 Mei, Jembatan Sungai Mujur Diperbaiki, Tronton dan Trailer Dilarang Melintas
Jumat, 24 April 2015, 17:01 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com - Terhitung mulai tanggal 2 Mei hingga selesai, jembatan Sungai Mujur yang ada di Desa Lempeni, Kec [ ... ]

Samsul Huda : Soal Nawawi Yazid Di Pansel Sekda Tidak Mewakili Partai
Jumat, 24 April 2015, 12:51 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Drs. H. Samsul Huda memberikan klarifikasi soal keberadaan Drs. [ ... ]

Senin, 23 Pebruari 2015 16:38
Serial Bupati Baru (1) : Pak Bupati, Apa Kabar Pasir Besi Lumajang
Sejatinya tak ada satupun pekerjaan yang tak boleh tuntas. Karena jika tidak tuntas, bisa saja disebut bekerja setengah hati. Di Lumajang cukup banyak pekerjaan yang seharusnya dituntaskan yang hingga saat ini masih meninggalkan t...

Aspirasi

Senin, 20 April 2015 06:45
Inilah Beberapa Peristiwa Penting Yang Akan Mengurasi Perhatian Masyarakat Lumajang
Wartalumajang.com – Sejumlah persitiwa penting mungkin akan segera terjadi di Lumajang. Yang jelas terpampang didepan mata adalah agenda pemilihan w...

Birokrasi

H. Agus Wicaksono : Saya Tidak Mencalonkan Sebagai Bupati Jika As’at Malik Maju Lagi

Kamis, 23 April 2015
H. Agus Wicaksono : Saya Tidak Mencalonkan Sebagai Bupati Jika As’at Malik Maju Lagi <p><strong> </strong></p> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:333px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Kegiatan sertijab di Pendopo Kabupaten Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Pada kegiatan serah terima jabatan (Sertijab) Bupati Lumajang serta pelantikan ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Kamis (23/4), Gubernur Jawa Timur Soekarwo meminta eksekutif dan legislatif di Kabupaten Lumajang dapat seiring sejalan dalam membangun Lumajang, sehingga peningkatan pembangunan di Lumajang bisa benar-benar dirasakan hingga tingkat bawah.</p> <p>“Tugas bupati saat ini makin sulit, karena menurut UU yang baru saat ini ada dua tambahan yaitu dengan cara memberdayakan masyarakat dan mengajak berbicara bersama-sama atau partisipatoris, mereka yang akan diurus harus diundang dan diajak merumuskan kebijakan, ini syarat UU yang baru, sehingga eksekutif dan legislatif harus sejalan dulu,” kata Gubernur Jawa Timur yang akrab disapa Pakde Karwo.</p> <p>Dalam kesempatan tersebut Pakde Karwo juga meminta seluruh SKPD serta elemen masyarakat yang lain dapat membantu tugas bupati sehingga kemajuan didaerahnya dapat segera dirasakan oleh rakyat. Dia juga membenarkan apa yang disampaikan Ketua DPRD Lumajang ketika memberikan sambutan sebelumnya, bahwa untuk membangun suatu daerah bisa dilakukan melalui kekuatan lokal.</p> <p>“Nilai lokal dan kebersamaan itu bagian dari proses, tidak bisa nilai lokal Lumajang disamakan dengan kabupaten lain, maka segala sesuatu harus dirumuskan dengan baik, DPRD dengan bupatinya harus ketemu, tapi kita harus tetap berpegang teguh pada UUD ’45,” ujarnya.</p> <p>Sementara itu Bupati Lumajang H. As’at Malik M.Ag pada kesempatan terpisah menyampaikan terima kasih kepada Gubernur serta semua undangan yang hadir. Dia berharap kepada DPRD Lumajang agar kedepan bisa bekerja lebih baik dari sebelumnya. “Bekerja dengan dukungan DPRD ini enak, ngomongnya nggak usah susah-susah,” katanya.</p> <p>Dengan komunikasi yang lebih baik yang sudah diciptakan antara eksekutif dan legislatif, As’at Malik juga yakin kedepan Kabupaten Lumajang akan lebih baik lagi. “Imamnya teman-teman DPRD ini sangat luar biasa, dan enak diajak komunikas,” ujarnya.</p> <p>Diakui Bupati, RPJMD Kabupaten Lumajang tahun 2015 – 2019 yang sudah dibuat tidak bisa dilaksanakan sendiri tanpa ada pengawasan dan peran serta DPRD Lumajang, karena pengawasan dari orang lain adalah bentuk penyelamatan. “Kami tidak bisa bekerja dengan baik tanpa ada legislatif yang mengawasi kami,” pungkas As’at Malik. (ww)</p>

"> Gubernur Minta Eksekutif dan Legislatif di L...
  • "> Mekanisme Pemilihan Wabup Disarankan Pakai P...
  • "> Hendro Agung : Propinsi Berpendapat, Jabatan...
  • "> Temukan 30 Tower Bodong, Dewan Tegur Pemkab...
  • Hukum

    Cacat Administrativ, Sertifikat Tanah SMPN 1 Sukodono Diminta Segera Dibatalkan

    Selasa, 21 April 2015
    Cacat Administrativ, Sertifikat Tanah SMPN 1 Sukodono Diminta Segera Dibatalkan <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:348px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Ketua DPRD Lumajang H. Agus Wicaksono, S.Sos</span></span><strong>Wartalu</strong>majang.com</strong> – DPRD Lumajang siap memberikan data hasil pansus tambang yang digelar DPRD Lumajang beberapa waktu lalu. Langkah ini dilakukan DPRD agar Kejaksaan lebih mudah dalam melakukan penyidikan kasus tambang pasir baik pasir golongan C maupun pasir besi di Lumajang. Kesiapan untuk memberikan hasil pansus tambang kepada Kejaksaan ini disampaikan oleh Ketua DPRD Lumajang H. Agus Wicaksono ketika ditemui media ini dikantornya hari ini, Jumat siang (14/4).</p> <p>Ketika menutup Sidang Paripurna hari ini dengan agenda Penyampaian Catatan Strategis kepada Pemkab Lumajang, Agus Wicaksono juga sempat menyindir Kejaksaan agar bersikap lebih tegas dalam menyidik kasus tambang pasir di Lumajang. Tidak hanya Kejaksaan, Polres pun tak luput dari “semprotan” Ketua DPRD Lumajang ini.</p> <p>“Saya berharap Kejaksaan dan Kepolisian bersungguh-sungguh dalam menangani kasus pasir di Lumajang. Jangan hanya yang kecil-kecil yang dijadikan tersangka. Siapapun kalau memang ada dugaan penyalahgunaan wewenangan maka harus ditangani secara serius. Jangan takut kepada mereka yang berpangkat tinggi atau banyak uangnya. Semuanya harus diperlakukan sama didepan hukum,” kata Agus Wicaksono.</p> <p>Sementara ketika ditemui media ini politis PDIP ini kembali menegaskan komitmennya untuk membantu Kejaksaan baik Kejaksaan Negeri Lumajang maupun Kejaksaan Tinggi dalam proses penyidikan kasus pasir. Dikatakan, kerusakan lingkungan sudah terjadi, eksploitasi pasir terjadi secara besar-besaran, namun faktanya PAD-nya justru semakin turun.</p> <p>“Kita sangat siap untuk memberikan hasil Pansus Tambang di Lumajang kepada Kejaksaan Negeri Lumajang atau Kejaksaan Tinggi jika memang itu diperlukan. Masalah pasir ini harus disikapi secara serius oleh para penegak hukum kita,” kata Agus kemudian.</p> <p>Sebagaimana diketahui sekarang ini Kejaksaan Tinggi sedang melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat di Lumajang terkait dengan tambang pasir di Lumajang. Bahkan dua orang, yakni karyawan PT. IMMS Abdul Ghofur dan Lam Cong San Bos PT. IMMS sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi. (fat)</p>

    "> Jika Diminta, DPRD Siap Berikan Data Pansus ...
  • "> Pelaku Judi Togel Online Ditangkap Polisi...
  • "> Polisi Limpahkan Kasus Penambangan Pasir Ile...
  • "> Kejaksaan Akan Tetapkan Dua Tersangka Baru K...
  • Politik

    Koordinasi Tiga Parpol Tentukan Dua Calon Wabup Diperkirakan Berjalan Alot

    Minggu, 26 April 2015
    Koordinasi Tiga Parpol Tentukan Dua Calon Wabup Diperkirakan Berjalan Alot <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:348px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Ketua DPRD Lumajang H. Agus Wicaksono S.Sos</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Ketua DPRD Lumajang H.Agus Wicaksono meminta kepada tiga partai pengusung SAAT dalam Pilkada lalu segera bertemu untuk melakukan musyawarah guna memutuskan dua nama yang akan diusung menjadi Bakal Calon Wakil Bupati Lumajang. Dua nama ini nantinya akan diproses menjadi Calon Wakil Bupati Lumajang yang kemudian akan dipilih oleh DPRD Lumajang. Agus Wicaksono mengatakan, agar tidak terjadi kekosongan jabatan Wakil Bupati, maka pihaknya termasuk PDI Perjuangan siap untuk memberikan dukungan kepada calon yang dikehendaki oleh Bupati Lumajang As’at Malik.</p> <p>“Kami sudah mengambil langkah dan melakukan konsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri yakni dengan Direktorat Otonomi Daerah. Alhamdulilah hasil konsultasi kami menyarankan agar tidak terjadi kekosongan jabatan wakil bupati dan tidak harus menunggu Peraturan Pemerintah (PP). Karena jika menunggu PP bisa jadi sampai dua tahun lagi,” kata Agus Wicakono ketika memberikan sambutan dalam acara Serah Terima Jabatan Bupati Lumajang, Kamis (23/4) lalu di Pendopo Bupati Lumajang.</p> <p>Karenanya, tiga partai pengusung pasangan SAAT dalam Pilkada lalu, yakni Partai Gilkar, Partai Demokrat dan PAN diminta segera melakukan koordinasi bagi usaha percepatan pemilihan wakil Bupati Lumajang. Menurut Agus, yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Lumajang, jika partai politik telah mengirimkan nama calonnya, maka DPRD akan segera membentuk Pansus untuk menyusun tata tertib pemilihan maka proses pemilihan bisa segera dilaksanakan.</p> <p>“Inilah adalah ranah partai politik untuk menentukan siapa calonnya untuk dikirimkan kepada Bupati. Dan Bupati memiliki kewajiban administrasi untuk mengirimkan nama calonnya kepada DPRD guna melanjukan proses pemilihan,” kata Agus Wicaksono.</p> <p>Dalam kesempatan yang sama, Agus Wicaksono meminta Gubernur Jawa Timur Soekarwo agar turun tangan dalam proses pemilihan wakil bupati Lumajang. “Saya menunggu dawuh (arahan=red) beliau dan kami dari PDI Perjuangan bersama-sama kawan-kawan lainnya di DPRD Lumajang siap mendukung calon yang diinginkan. Siapa yang diinginkan, itu yang akan kita dukung,” kata Agus Wicaksono dalam acara yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo. (fat)</p>

    "> DPRD Minta Agar Partai Pengusung SAAT Segera...
  • "> Samsul Huda : Soal Nawawi Yazid Di Pansel Se...
  • "> Partai Golkar “Masih Diam” Soal Cawabup ...
  • "> DPD PAN Lumajang Belum Dapat Respon Dari H. ...
  • Aneka Rupa

    Harga Bawang Merah Mahal, Usaha Kuliner Mengeluh

    Jumat, 27 Maret 2015
    Harga Bawang Merah Mahal, Usaha Kuliner Mengeluh <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:960px;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Model seperti inilah yang cukup digemari para remaja</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Maraknya modiv sepeda motor menjadi Velk kecil, setir rendah dan berbagai modifikasi lainnya tidak akan pernah dibina, namun akan ditertibkan. Kapolres Lumajang AKBP Aries Syahbudin dengan tegas hari ini mengatakan, jika hanya dibina dan diarahkan tidak akan membawa dampak perubahan. Namun akan beda hasilnya jika pelaku modiv motor yang terkesan memaksakan diri harus ditertibkan setiap ada operasi.</p> <p>“Apanya yang mau dibina, ya kita tertibkan saja. Begitu terjaring dalam operasi yang digelar polisi, maka yang bersangkutan harus mengganti dengan velg standart, termasuk stir harus dikembalikan kepada bentuk semula. Bahkan belakangan kami minta orang tuanya ikut mengantar anaknya untuk mengambil motornya di kantor polisi. Ini kami lakukan agar mereka jera dengan modiv motor tersebut,” kata Kapolres Lumajang.</p> <p>Selama ini usaha untuk menertibkan modiv motor yang merubah bentuk motor menjadi kurang nyaman untuk dikendarai terus dilakukan. Bahkan untuk menimbulkan efek jera, Polres Lumajang mengambil sikap dengan cara menyita aksesories motor yang kurang pas tersebut. Sayangnya sampai sekarang motor-motor dengan modifikasi tersebut masih cukup banyak berkeliaran di Lumajang.</p> <p>Pada malam minggu misalnya motor-motor seperti ini masih kerap kali dengan mudah bisa dijumpai, walaupun Polres terus gencar melakukan operasi. Motor-motor seperti ini sering keluar pada malam minggu. Bahkan disejumlah sekolah masih dengan mudah bisa ditemukan motor-motor yang dimodiv tersebut. (fat)</p>

    "> Modiv Motor Dengan Velg Kecil Tak Akan Dibin...
  • "> Kabar NU : Silaturahmi PCNU Wilayah Tapal Ku...
  • "> Sisi Barat Ruas Jalan Wonorejo Klakah Berlub...
  • "> Pengurus Kopnas Aku Mandiri Coop Kecewa, Pem...
  • Peristiwa

    Diduga Pipa Gas Bocor, Pabrik Pengolahan Kayu Terbakar

    Minggu, 26 April 2015
    Diduga Pipa Gas Bocor, Pabrik Pengolahan Kayu Terbakar <p><strong> </strong></p> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:423px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Jembatan Sungai Mujur</span></span>Wartalumajang.com</strong> - Terhitung mulai tanggal 2 Mei hingga selesai, jembatan Sungai Mujur yang ada di Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh Lumajang akan diperbaiki. Saat itu, kendaraan jenis tronton dan trailer dilarang melintas, sedangkan yang diperbolehkan hanya kendaraan-kendaraan kecil saja.</p> <p>Selama proses perbaikan nantinya akan diberlakukan sistem buka-tutup, untuk kendaraan jenis truk yang diperbolehkan melintas hanya yang bermuatan kecil dengan batasan 8 – 14 ton. Pada tepi jembatan juga akan dipasang tanda peringatan, agar kendaraan yang akan melintas pada jembatan itu harus bergantian.</p> <p>Hal ini disampaikan KBO Satlantas Polres Lumajang, Iptu Setio Budi kepada sejumlah wartawan, Jumat (24/4). Ditambahkannya, keputusan ini diambil setelah pihaknya mengadakan pertemuan dengan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) V Kementrian PU beserta sejumlah instansi terkait.</p> <p>Agar masyarakat atau pengguna jalan memahami kondisi ini pihaknya akan memasang rambu-rambu peringatan disejumlah titik seperti di sekitar Jembatan Merah (Gladak Abang) dan di pintu masuk Lumajang yang ada di Wonorejo. “Kami juga akan menempatkan sejumlah petugas yang akan berjaga disisi Jembatan Sungai Mujur,” katanya.</p> <p>“Setidaknya, kondisi itu akan dimaklumi oleh para pengemudi angkutan berat,” harapnya. Dalam pertemuan awal, diinformasikan jika proses pengerjaan diperkirakan akan selesai pada bulan Juni, namun karena khawatir pekerjaan tersebut akan molor, maka pihaknya belum bisa memastikan kapan kondisi ini akan berakhir.</p> <p>Dihimbau kepada masyarakat khususnya bagi pengguna kendaraan, selama dalam proses perbaikan agar lebih berhati-hati ketika akan melintas di jembatan tersebut. Pasalnya, hanya separuh dari jembatan itu yang akan difungsikan. “Ya paling tidak, masyarakat lebih bersabar dan berhati-hati ketika akan melintas diatas jembatan itu,” pungkasnya. (ww)</p>

    "> 2 Mei, Jembatan Sungai Mujur Diperbaiki, Tro...
  • "> Sepi Peminat, Pendaftaran Calon Polisi Diper...
  • "> Peringati Kartini, Mahasiswa Widyagama Bagik...
  • "> Setahun Buron, Pelaku Begal di Klapan Ditang...
  • Wisata Budaya

    Produk Susu Kambing Etawa Senduro Akan DiJadikan Klaster Pariwisata

    Senin, 20 April 2015
    Produk Susu Kambing Etawa Senduro Akan DiJadikan Klaster Pariwisata <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:526px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Inilah Air Terjun Tumpak Sewu Pronojiwo Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Air terjun Tumpak Sewu di Pronojiwo menurut rencana akan diarahkan menjadi obyek wisata minat khusus. Hal itu dilakukan karena untuk mencapai lokasi terindah dari air terjun Tumpak Sewu ini diperlukan keberanian dan kemampuan khusus, sehingga tidak semua orang bisa datang ketempat ini. Bahkan untuk sementara menurut rencana kawasan wisata eksotik ini ditutup dulu sebelum dibuka untuk umum. Berbagai persiapan harus dilakukan untuk menjadikan kawasan ini sebagai obyek wisata minat khusus di Lumajang.</p> <p>“Kita sebenarnya menyarankan untuk menutup dulu untuk sementara, sebelum seluruh persiapan selesai kita lakukan. Untuk bisa turun sampai kedasar air terjun ini saja prosesnya sangat berbahaya. Karenanya kita harus menyiapkan sarana yang memadai sesuai standar wisata minat khusus. Dan yang lebih penting harus ada petugas disana, agar jika terjadi sesuatu bisa segera bisa ditangani atau setidak-tidaknya bisa menjadi pemandu wisata,” kata Ir. Indah Amperawati, Kepala Bappekab Lumajang kepada sejumlah wartawan di Lumajang siang ini, Senin (13/4).</p> <p><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:413px;float:right;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Ir. Indah Amperawati, Kepala Bappekab Lumajang</span></span>Sementara Abdul Rahman seorang jurnalis dari Kompas TV yang sehari sebelumnya mengunjungi kawasan air terjun menyatakan bahwa untuk sementara kawasan itu memang sangat berbahaya bagi wisatawan. Namun Rahman juga mengatakan, minat masyarakat yang hendak datang ketempat ini sangat besar termasuk perempuan.</p> <p>“Saat saya kesana saya harus menuruni lembah yang terjal itu dengan tali dari karet ban dan itu sangat berbahaya. Namun saya juga heran kenapa banyak juga yang mau datang kesana. Kalau mau bicara keselamatan, sebenarnya bisa saya sebut agak berbahaya,” kata Rahman.</p> <p>Karenanya Kepala Bapekab Lumajang Indah Amperawati menyebut kawasan wisata air terjun Tumpak Sewu adalah wisata minat khusus. Dan untuk dibuka kepada masyarakat luas harus dengan berbagai standart yang memadai sehingga menjadi tidak berbahaya. “Saya pernah datang kesana. Dan jujur sebagai pribadi, saya akan melarang anak saya untuk datang kesana. Sangat berbahaya,” kata Indah Amperawati. (FAT)</p>

    "> Air Terjun Tumpak Sewu Harus Jadi Wisata Min...
  • "> Wisata Alam Cuban Sewu Baru Bisa Dikembangka...
  • "> Ditengah Hujan Deras, Festival Tari Jaran Sl...
  • "> Tim Balai Arkeologi Yogyakarta Teliti Situs ...
  • Pakde Karwo ketika memberikan sambutanPakde Karwo ketika memberikan sambutan

    Wartalumajang.com - Bertujuan untuk meningkatkan ketahanan sosial ekonomi dan perbaikan hidup bagi rumah tangga kategori sangat miskin agar mereka dapat memenuhi kebutuhan hidupnya minimal kebutuhan hidup sehari-hari, serta mendorong mobilitas sosial vertikal ke atas di kalangan rumah tangga kategori sangat miskin agar meningkat menjadi kategori miskin.

    Gubernur Jawa Timur Soekarwo atau lebih akrab disapa Pakde Karwo hari ini, Selasa (14/05), melalui Jalan Lain Menuju Kesejahteraan Masyarakat (Jalin Kesra) bertempat di gedung Sujono Lumajang memberikan bantuan kepada sejumlah masyarakat yang tergolong dalam kategori Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM).

    Selain memberikan bantuan kepada RTSM yag tinggal diwilayah Kabupaten Lumajang, Pakde Karwo juga memberikan bantuan kepada RTSM dari wilayah kabupaten lain yang masuk dalam wilayah Bakorwil Malang.

    Sasaran utama program Jalin Kesra yang direncanakan Pakde Karwo sejak tahun 2010-2013 adalah 493.004 RTSM yag tersebar di 8.246 desa/kelurahan, 662 kecamatan dan 38 kabupaten/kota di seluruh Jatim.

    Dalam sambutannya Pakde Karwo mengatakan, yang paling penting diketahui oleh para camat, Kades dan para pendamping untuk mengetahui apa yang dibutuhkahkan bagi mereka yang tergolong dalam RTSM adalah adanya dialog, duduk bersama, disapa dan ditanya apa sebenarnya yang mereka butuhkan.

    "Membuka komunikasi dari hati ke hati, menyenangkan orang dan menanyakan apa yang diinginkan mereka itu hal penting yang harus dilakukan para camat, Kades dan para pendamping," kata Pakde Karwo.

    Dalam kesempatan tersebut selain memberikan bantuan kepada mereka yang tergolong dalam RTSM, Pakde Karwo sekaligus juga membuka acara Sosialisasi Program Jalin Kesra Bantuan RTSM Provinsi Jatim tahun 2013 dengan tujuan menigkatkan dan menyamakan pemahaman pemahaman aparat Pemerintah Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa/Kelurahan dan Stakeholder lainnya tentang kebijakan dan pedoman dalam pelaksanaan program Jalin Kesra.

    Usai memberikan bantuan dan membuka kegiatan sosialisasi tersebut, Pakde Karwo berkesempatan meninjau stand pameran yang digelar sejumlah instansi terkait di halaman Gedung Sujono Lumajang.

    Perlu diketahui, berdasarkan data dari BPS Provinsi Jatim jumlah Rumah Tangga Miskin (RTM) di Jawa Timur tercatat sebanyak 3.079.822 RTM yang terbagi dalam 3 strata antara lain strata Sangat Miskin sebanyak 493.004, Miskin 1.256.122 dan Hampir Miskin 1.330.696.

    Web Designer