Halaman Facebook Twitter Warta Lumajang Langganan Berita
Mayat Wanita Terbungkus Sarung Ternyata Warga Candipuro
Rabu, 29 Juni 2016 15:30 WIB
Wartalumajang.com – Warga disekitar sungai Regoyo Desa Gondoruso Kecamatan Pasirian pagi ini dihebohkan dengan ditemukannya sesosok mayat perempuan terbungkus sarung, setelah dilakukan pengidentivikasian baru diketahui jika mayat tersebut adalah seorang gadis warga Candipuro. Jasad tersebut te...
Operasi Ramadniya Semeru 2016, Polres Lumajang Kerahkan 375 Personil
Rabu, 29 Juni 2016, 15:27 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Untuk memberikan rasa aman terhadap masyarakat yang akan merayakan lebaran, baik warga masyarak [ ... ]

Asyik Racik Mercon Di Rumahnya, Sambang Sari Ditangkap Polisi
Selasa, 28 Juni 2016, 15:08 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Sambang Sari (45), warga asal Dusun Kloposawit Desa Bodang Kecamatan Padang terpaksa berurusan  [ ... ]

Akankah Kasus Pasir Besi PT. IMMS Akan Membawa Sejumlah Pejabat Lumajang Masuk Bui ?
Selasa, 28 Juni 2016, 04:02 WIB

Kasus pasir besi di Lumajang sudah menetapkan tiga tersangka, dan ketiganya ditahan oleh Kejaksaan Tinggi Jatim dengan s [ ... ]

Pasca Abrasi, Gempar Lakukan Penghijauan Disekitar Pantai Bambang
Senin, 27 Juni 2016, 17:26 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Pasca gelombang tinggi yang mengakibatkan abrasi disepanjang pantai selatan Lumajang beberapa wakt [ ... ]

Sabtu, 20 Pebruari 2016 07:49
H. Thoriqul Haq : Proses Peradilan Salim Kancil Harus Kita Kawal Bersama
Wartalumajang.com – Anggota DPRD Jatim dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) H. Thoriqul Haq berharap kepada semua pihak, agar ikut mengawal proses peradilan kasus Salim Kancil, sehingga proses peradilan ini berlangsung secara tr...

Aspirasi

Minggu, 10 Mei 2015 07:41
Menanti Pembangunan Lumajang Yang Inovativ (Bagian 1)
Dalam setiap pergantian kepemimpinan disetiap daerah, selalu saja lahir jargon yang mengarah kepada usaha perbaikan kesejahteraan masyarakat. Jargon-j...

Birokrasi

Diduga Bocor, Razia Bus dan Tes Urine Di Terminal Minak Koncar Sepi

Sabtu, 25 Juni 2016
Diduga Bocor, Razia Bus dan Tes Urine Di Terminal Minak Koncar Sepi <strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Stand pasar Ramadhan di Alun-alun Lumajang yang tengah dipersiapkan</span></span>Wartalumajang.com</strong> - Menyikapi keluhan masyarakat tentang melambungnya harga bahan-bahan kebutuhan pokok selama Ramadhan dan menjelang Lebaran. Pemkab Lumajang melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lumajang akan menggelar pasar Ramadhan di tuga wilayah berbeda, antara lain di Alun-Alun Kota Lumajang, Kecamatan Yosowilangun dan Kecamatan Klakah. <p>Untuk Diseputaran alun –alun sendiri, ada skitar 52 stand penjualan selama 5 hari kerja tehitung sejak tanggal 22 hingga 26 Juni 2016. Sebagian besar stand yang disediakan adalah para penjual sembilan bahan kebutuhan pokok (Sembako). Namun tidak menutup kemungkinan pedagang yang berjualan pakaian, makanan serta produk hasil karya masyarakat Lumajang.</p> <p>Tetapi pada stand pasar murah itu, hampir semua barang yang dijualnya termasuk sembako harganya akan lebih murah dari pada harga di warung atau di toko. Untuk mengatisipasi agar pasar murah itu tidak dimanfaatkan oleh para pedagang nakal, setiap pengunjung yang berbelanja sembako akan dibatasi pembeliannya agar semua kebagian.</p> <p>Sedangkan untuk Kecamatan Yosowilangun, ada 20 stand penjualan yang terdiri dari stand penjualan sembako dan produk-prodik makanan lokal Sedangkan untuk kecamatan Klakah, jumlahnya sekitar 15 stand, jumlahnya lebih kecil diandingkan di Kecamatan Yosowilangun.</p> <p>“Untuk pembukaan pada tangal 22 Juni besok, akan kami lakukan di Yosowilangun. Sedangkan untuk di Kecamatan Klakah, hanya akan dibuka selama 3 hari terhitung mulai tanggal 24 sampai 26 Juni,“ kata Agus Eko Suprayitno, Kepala Disperindag Kabupaten Lumajang kepada sejumlah wartawan.</p> <p>Peserta yang ikut dalam bursa pasar murah itu Disperindag menekankan, agar tidak mengambil keuntungan terlalu besar dari setiap barang atau produk yang dijualnya. Mengingat, acara ini adalah pasar murah untuk menyambut hari raya Idul Fitri yang sebentar lagi akan tiba. “Intinya kegiatan ini adalah untuk membantu masyarakat kecil,” paparnya.</p> <p>Dalam giat pasar murah tersebut, pihak Disperindag juga menggandeng para pemilik usaha kecil menengah untuk mempromosikan sekaligus menjual makanan atau produk yang mereka hasilkan. “Sehingga dengan adanya pasar murah tersebut, maka produk-produk milik masyarakat yang awalya tidak dikenal, maka akan dikenal masyarakat secara luas,” pungkas Agus Eko. (ww)</p>

"> Pemkab Gelar Pasar Ramadhan di Tiga Wilayah...
  • "> Sulit Kendalikan Harga Gula, Dewan Akan Sida...
  • "> Pemkab Siapkan Dua Bus Gratis Untuk Mudik Ke...
  • "> Enam Jabatan SKPD Yang Kosong Akhirnya Diisi...
  • Hukum

    Akankah Kasus Pasir Besi PT. IMMS Akan Membawa Sejumlah Pejabat Lumajang Masuk Bui ?

    Selasa, 28 Juni 2016
    Akankah Kasus Pasir Besi PT. IMMS Akan Membawa Sejumlah Pejabat Lumajang Masuk Bui ? <strong> </strong> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Pertemuan keluarga Salim Kancil, Tosan, tim advokasi dengan pihak Kejaksaan Negeri Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> - Keluarga Salim Kancil dan Tosan bersama tim Advokasi Keadilan Salim Kancil hari ini, Senin (27/6), mendatangi kantor Kejaksaan Negeri dan Mapolres Lumajang, hal ini dilakukan karena mereka tak puas dengan hasil putusan sidang perkara pembunuhan Salim Kancil dan penganiayaan Tosan yang sudah diputuskan beberapa hari lalu.</p> <p>Sebagaimana diketahui, pada sidang putusan kasus yang dikenal sebagai Kasus Salim Kancil tersebut, hakim menjatuhkan vonis kepada Hariono dan Mat Dasir sebagai otak penyerangan dan pembunuhan dengan hukuman 20 tahun. Hukuman ini lebih rendah dari tuntutan hukuman seumur hidup yang dituntutkan oleh Jaksa Penuntut Umum sebelumnya.</p> <p>Pertemuan dengan Jaksa Penuntut Umum dimaksudkan untuk meminta Jaksa mengajukan banding terhadap hasil putusan tersebut karena keluarga korban dan masyarakat menilai vonis tersebut tidak memberi rasa keadilan kepada keluarga korban.</p> <p>“Pada hari ini, kami dari tim advokasi keadilan untuk Salim Kancil bertemu dengan Kejaksaan Negeri Lumajang untuk menindaklanjuti terkait dengan putusan sdiang Salim Kancil. Kami menilai putusan tersebut masih belum memenuhi rasa keadilan bagi keluarga korban,” kata Abdul Wahid Habibulloh anggota Tim Advokasi Keadilan Salim Kancil.</p> <p>Dalam sidang tersebut tim menilai masih belum terungkapnya mafia pertambangan yang menjadi latar belakang terjadinya kasus pembunuhan Salim Kancil dan penganiayaan Tosan di Desa Selok Awar-awar.</p> <p>“Untuk itu kita mendesak kejaksaan untuk melakukan banding atas putusan tersebut. Ketika nanti banding, kita juga mendesak kejaksaan mengungkap bagaimana mafia pertambangan, bagaimana aliran dana pasir tersebut, dan bagaimana oknum-oknum aparat penegak hukum yang terlibat didalamnya, ini belum terungkap dalam fakta persidangan,” imbuhnya.</p> <p>Tim Advokasi Keadilan Salim Kancil sejak awal telah menengarai berbagai kejanggalan dalam proses persidangan yang berlangsung. Putusan hakim yang tidak memberi rasa keadilan kepada keluarga korban adalah puncak dari seluruh kegagalan persidangan dalam mendudukkan posisi kasus ini, yaitu: kasus penyerangan terhadap Salim Kancil dan Tosan adalah puncak gunung es dari pemburukkan krisis lingkungan yang terjadi dalam satu dekade terakhir di kawasan pesisir selatan Lumajang.</p> <p>Puluhan teroris yang menganiaya Tosan dan membunuh Salim Kancil tersebut tidak beroperasi sendiri untuk tujuan-tujuan sentimental yang bersifat pribadi. Kedua korban dianiaya karena keduanya melakukan penentangan atau protes terbuka terhadap operasi penambangan di wilayah kehidupannya. Meskipun operasi penambangan yang dilakukan oleh Kepala Desa Selok Awar-Awar bersifat illegal, namun kegiatan tersebut dilaksanakan secara terbuka dan masif, dan oleh karenanya pelaku penambangannya sangat boleh jadi berada dalam pelayanan perlindungan oleh aparatus kepolisian dan pemerintah setempat.</p> <p>Selain mendatangi Kejaksaan Negeri Lumajang untuk meminta Jaksa mengajukan banding, keluarga korban dan kelompok masyarakat sipil juga mendatangi Kepolisian Resort Lumajang untuk melaporkan sejumlah nama tersangka yang sampai sekarang belum ditangkap. Padahal menurut masyarakat di sekitar desa Selok Awar-Awar para tersangka yang belum ditangkap tersebut berkali-kali terlihat berkeliaran di desa mereka. “Ada 12 orang yang tidak masuk dalam DPO dan masih berkeliaran bebas,” ujarnya.</p> <p>Dalam pertemuan di kantor Kejaksaan Negeri Lumajang, keluarga Salim Kancil dan Tosan serta tim Advokasi keadilan Salim Kancil ditemui Kasi Pidum, Naimullah SH dan Kasi Intel, Kurniawan Agung Prabowo. (ww)</p>

    "> Tak Puas Dengan Putusan Hakim, Keluarga Sali...
  • "> Beberapa Pelaku Masih Bebas, Tim Advokasi Sa...
  • "> Thoriqul Haq : Peradilan Kasus Salim Kancil ...
  • "> Pembuat Petasan Diciduk Polisi, Ribuan Petas...
  • Politik

    27 Juli Digelar Musda PAN, Satu Kandidat Ketua Mendaftarkan Diri

    Senin, 27 Juni 2016
    27 Juli Digelar Musda PAN, Satu Kandidat Ketua Mendaftarkan Diri <strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:312px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Acara buka bersama yang digelar PPP</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Terkait pemasangan Banner “<em><strong>Tretan Dibik</strong></em>” oleh Anggota DPRD Jatim H. Rofik Abidin, hal ini disebutnya sebagai upaya untuk menyapa konstituennya yang sebagian besar ada di Lumajang. Ketika mengadakan acara Buka Bersama dengan pengurus PPP di Lumajang, H. Rofik Abidin menyebut hal itu tak ada hubungannya dengan hiruk pikuk Pilkada Lumajang. Apalagi dirinya berasal dari partai yang jumlah kursinya di DPRD Lumajang sangat kecil, sehingga untuk berbicara soal pencalonannya di Lumajang, disebutnya masih memerlukan dukungan dari parpol lainnya. <p>“Untuk saat ini saya hanya ingin menyapa konstituen saja mas. Kalau untuk pencalonan saya kira masih jauh. Pilkadanya kan juga masih jauh. Saya belum ada pikiran untuk mencalonkan diri sebagai bupati Lumajang. Lagi pula PPP kan partai dengan suara yang sangat kecil di DPRD Lumajang, sehingga untuk mencalonkan diri perlu dukungan parpol lain,” kata H. Rofik Abidin kepada sejumlah wartawan di Lumajang, hari ini Minggu (19/6).</p> <p>Dikatakan, sebagai anggota DPRD Lumajang dirinya merasa wajib untuk menyapa pemilihnya di Lumajang, namun tentu saja sangat tidak mungkin untuk mendatanginya satu persatu. Karenanya melalui banner “Tretan Dibik” yang belakangan banyak berdiri di Lumajang, H. Rofik berharap dapat menyapa masyarakat, khususnya di Kabupaten Lumajang.</p> <p>Ketika ditanya tentang dukungan masyarakat yang belakangan meminta dirinnya untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Lumajang, H. Rofik menyebut saat ini belum ada masyarakat yang memintanya. “Siapa yang minta saya mencalonkan dirinya. Sepertinya kok belum ada mas. Kalaupun diminta, saya juga masih harus mempertimbangkan perkembangan politik di Lumajang kedepan. Jadi saya masih belum bisa menyatakan ya atau tidak. Semuanya bergantung kepada perkembangan politik kedepan,” jelasnya kemudian.</p> <p>Sementara itu, Sekretaris DPC PPP Lumajang H. Achmat ST, kepada media ini mengatakan, acara buka bersama yang digelar hari ini merupakan sarana untuk meningkatkan silaturahmi dengan kader dan pengurus PPP di Lumajang. Kebetulan bersamaan dengan Bulan Suci Ramadhan, maka dikemas dalam bentuk buka bersama. “Kita hanya ingin meningkatkan silaturahmi dengan seluruh pengurus dan kader PPP yang ada di Lumajang. Karena bulan puasa, maka kita sekalian mengadakan acara buka bersama mas,” kata H. Akhmat yang juga anggoa DPRD Lumajang. <em><strong>(fat)</strong></em></p> <p> </p>

    "> H. Rofik : Saya Pasang Banner “Tretan Dibi...
  • "> Harapan KOSGORO Lumajang Sebelum Musda Golka...
  • "> Ketua DPC Hanura Eny Sunarni : "Jika Ada Pen...
  • "> Terpilih Secara Aklamasi, DPC Hanura Lumajan...
  • Aneka Rupa

    Dandim 0821 Bertekad Ikut Bantu Amankan Lumajang

    Jumat, 24 Juni 2016
    Dandim 0821 Bertekad Ikut Bantu Amankan Lumajang <strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:352px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Proses pemberangkataan jamaah umroh PT. Wardah Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Sebanyak 70 orang warga Lumajang memanfaatkann Ramadhan tahun ini untuk melakukan perjalanan Umroh ditanah suci. Pada hari Rabu (8/6) kemarin diberangkatkan dari kantor PT. Wardhah menuju Surabaya untuk kemudian dilanjutkan perjalanan menuju Bandara Amir Muhammad Madinah. Ke 70 jamaah umroh dilepas melalaui prosesi pemberangkatan yang disaksikan oleh seluruh keluarga pengantar dari Kantor PT. Wardah. <p>Pimpinan PT. Wardah, Hj. Umi Wardah dalam kesempatan pemberangkatan mengatakan, ke 70 jamaah umroh ini akan berada ditanah suci selama 18 hari dan akan kembali ketanah air pada tanggal 20 Juni mendatang. “Kita semua berharap semoga seluruh jamaah umroh ini dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah umroh dengan baik, karena kebetulan bersamaan dengan Bulan Suci Ramadhan,” ujar Umi Wardah.</p> <p>Berdasarkan jadwal yang kami terima dari PT. Wardah, seluruh jamaah umroh ini langsung diberangkatkan pada hari Rabu (8/6) kemarin pada pukul 23.00 dari Bandara Surabaya dengan Penerbangan Garuda dengan Nomor Penerbangan SV-2067. Untuk kepulangan jamaah umroh ini juga telah ditetapkan penerbangan dengan nomor penerbangan SV-2066 pada tanggal 19 Juni mendatang.</p> <p>Selama perjalanan umroh di Bulan Suci Ramadhan ini disamping melakukan berbagai rangkaian ibadah umroh, para jamaah juga akan melakukan berbagai Ziarah keberbagai tempat bersejarah di tanah suci. Pihak PT. Wardah juga menyediakan waktu yang cukup kepada jamaah umroh yang berangkat kali ini untuk melakukan I’tikaf yakni selama dua hari dari tanggal 17 sampai tanggal 18 Juni mendatang.</p> <p>“Semoga seluruh jamaah yang berangkat pada bulan Ramadhan ini dapat memanfaatkan waktu untuk melakukan I’tikaf dengan baik. Mohon doanya kepada seluruh masyarakat, khususnya keluarga jamaah agar seluruh jamaah ini senantiasa sehat selama menjalani seluruh rangkaian Ibadan umroh yang sudah ditetapkan,” ujarnya kemudian. (fat*)</p>

    "> Awal Ramadhan PT. Wardah Kembali Berangkatka...
  • "> NU Dan Muhammadiyah Bikin Spanduk Bersama Aj...
  • "> STIE Widya Gama Lumajang Gelar Seminar Inter...
  • "> Untuk Evaluasi Sergap, Kodim 0821 Undang Pen...
  • Peristiwa

    Mayat Wanita Terbungkus Sarung Ternyata Warga Candipuro

    Rabu, 29 Juni 2016
    Mayat Wanita Terbungkus Sarung Ternyata Warga Candipuro <strong> </strong> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Penyematan tanda Operasi Ramadniya Semeru 2016 Dimulai</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Untuk memberikan rasa aman terhadap masyarakat yang akan merayakan lebaran, baik warga masyarakat Lumajang maupun yang kebetulan melintas diwilayah Lumajang, Polres Lumajang mengerahkan 375 personil polisi selama operasi Ramadniya Semeru 2016 yang akan dimulai besik 30 Juni hingga 15 Juli 2016.</p> <p>Hal ini disampaikan Kompol Bambang Setiawan, Wakapolres Lumajang usai memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ramadniya Semeru 2016, yang dilaksanakan pagi ini, Rabu (29/6).</p> <p>Dalam apel tersebut seluruh instansi terkait yang ikut terlibat selama gelaran operasi ini turut hadir. “Kegiatan ini adalah untuk mengecek kesiapan baik personil maupun kelengkapannya dalam bentuk gelar pasukan. Adapun jumlah personil Polri yang kita kerahkan selama operasi ini sekitar 375 orang, kemudian dari instansi samping sekitar 200 personil,” katanya.</p> <p>Target dalam operasi Ramadniya ini adalah potensi adanya kerawanan kemacetan, potensi kerawanan gangguan Kamtibmas baik itu curas, curat maupun curanmor, kemudian potensi keramaian baik itu pusat perbelanjaan maupun lokasi wisata. “Itu semua sudah kita ploting dalam Pospam maupun Posyan,” imbuhnya.</p> <p>Diseluruh wilayah Lumajang telah ditetapkan ada 4 titik Pospam diantaranya di Wonorejo, KIR, Yosowilangun dan Banyuputih. Sedangkan untuk 8 Posyan diantaranya disekitar perlintasan kereta api, pusat-pusat perbelanjaan, pasar maupun obyek wisata yang ada.</p> <p>Wakapolres menghimbau kepada masyarakat khususnya warga Lumajang untuk mengutamakan keselamatan pribadi, barang dan rumah. “Bagi yang akan bepergian mohon untuk mengunci rumah dan amankan barang-barang berharga, tidak usah dibawa, karena itu akan memancing pelaku kejahatan,” himbaunya. (ww)</p>

    "> Operasi Ramadniya Semeru 2016, Polres Lumaja...
  • "> Asyik Racik Mercon Di Rumahnya, Sambang Sari...
  • "> Pasca Abrasi, Gempar Lakukan Penghijauan Dis...
  • "> Terpeleset Ke Embung Air, Tiga Remaja Belasa...
  • Wisata Budaya

    Kabar Gembira !! Pemerintah Pusat Akan Kucurkan Rp. 20 Triliun Untuk Wisata Sekitar TNBTS

    Kamis, 14 April 2016
    Kabar Gembira !! Pemerintah Pusat Akan Kucurkan Rp. 20 Triliun Untuk Wisata Sekitar TNBTS <strong> </strong> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:439px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Suasana pelatihan dasar SDM kepariwisataan di Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Untuk meningkatkan kualitas SDM bidang kepariwisataan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lumajang bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia melalui Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan memberikan pelatihan dasar SDM kepariwisataan di Hotel Gajah Mada Lumajang selama dua hari pada Kamis dan Jumat (7 dan 8 April 2016).</p> <p>Pelatihan yang digelar dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kualitas SDM kepariwisataan kawasan Bromo Tengger Semeru ini diikuti peserta dari kawasan destinasi wisata, pelaku UKM, masyarakat adat, tokoh adat, tokoh agama,dan sejumlah wartawan dari berbagai media.</p> <p>Kegiatan ini dibuka Plt Kepala Disbudpar Kabupaten Lumajang Deni Rohman AP, sekaligus menjadi narasumber pertama. Selain itu juga ada narasumber dari Kepala Bidang Fasilitasi, Sertifikasi Kompetensi Asdep Pengembangan SDM Kepariwisataan Kementerian Pariwisata, Drs. Teguh Harisusanto M.Hum dan sejumlah narasumber yang membidangi masalah kepariwisataan.</p> <p>Usai menyampaikan materi, Teguh Harisusanto kepada sejumlah wartawan mengatakan kegiatan pelatihan ini dilakukan di 34 propinsi se-Indonesia. Untuk di Jawa Timur sudah dilakukan di Banyuwangi, Probolinggo dan Tulungangung. “Dan sekarang disini,” katanya.</p> <p>Kegiatan ini dilakukan disini, karena obyek wisata di Lumajang masuk dalam 10 destinasi obyek wisata yang menjadi prioritas nasional, yaitu adanya wisata Bromo Tengger Semeru (BTS). Untuk mensukseskan program prioritas nasional itu pihaknya akan mendukung Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada dengan memberikan pelatihan-pelatihan. “Agar ketika BTS ini menjadi potensi wisata yang sangat menarik dan melebih daerah-daerah lain, otomatis semuanya sudah siap,” ungkapnya.</p> <p>Kegiatan saat ini sifatnya pelatihan dasar, nantinya ada pelatihan lanjutan kepariwisataan yang akan dikhususkan pada tenaga-tenaga kerja dibidang kepariwisataan, sehingga SDM dibidang ini benar-benar kompeten dan siap melayani wisatawan.</p> <p>“Untuk pelatihan tenaga kerja khusus bidang kepariwisataan akan dilaksanakan oleh Kementerian Pariwisata, misalnya pemandu wisata, pegawai hotel, biro-biro perjalanan wisata dan sebagainya yang berkaitan dengan kepariwisataan, ini yang dimaksud tenaga kerja langsung. Untuk yang tidak langsung disesuaikan dengan leading sektornya masing-masing,” ujar Teguh Harisusanto.</p> <p>Sementara itu Deni Rohman AP, Plt Kepala Disbudpar Kabupaten Lumajang mengaku akan terus berupaya mengembangkan SDM kepariwisataan di Lumajang. Pihaknya mempunyai target 5 tahun kedepan Lumajang akan menjadi daerah yang wajib dikunjungi obyek wisatanya. “Saat ini kami tengah mempersiapkan segala sesuatunya mas, termasuk pelatihan SDM ini,” ungkapnya. (ww)</p>

    "> Tingkatkan SDM Kepariwisataan, Disbudpar Gel...
  • "> Dinas Pariwisata Menggelar Diskusi Santai De...
  • "> Pembuatan Film “Runtuhnya Kerajaan Lamajan...
  • "> Kegiatan Hari Pertama Jamaah Umroh PT. Warda...
  • Suasana demo didepan kantor Kejaksaan Negeri LumajangSuasana demo didepan kantor Kejaksaan Negeri LumajangWartalumajang.com - Puluhan Aktivis Solidaritas Masyarakat Tranpransi Lumajang, hari ini, Jumat (17/5), menggelar aksi demo dikantor Kejaksaan Negeri Lumajang. Mereka meminta agar Kejaksaan Negeri Lumajang segera menuntaskan pengusutan dana APBN untuk Proyek Listrik Tegangan Rendah (PLTR) senilai Rp. 2,7 Milyar.

    Puluhan aktivis LSM ini datang ke kantor Kejaksaan Negeri Lumajang dengan membawa sejumlah poster yang isinya mendesak Kejaksaan Negeri Lumajang segera melanjutkan penyidikan kasus ini. Namun karena kantor Kejaksaan Negeri Lumajang sedang dalam proses renovasi, para aktivis ini tidak bertemu dengan siapapun, sampai kemudian mereka membubarkan diri.

    Menurut informasi yang berhasil kami himpun dana untuk ini senilai Rp. 2,7 M berasal dari dana APBN. Namun sampai saat ini belum ada kejelasan pelaksanaan dari proyek ini. "Listrik adalah kebutuhan masyarakat, dan kami harapkan masalah ini segera dituntaskan," kata salah seorang demonstran hari ini.

    Sementara Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Lumajang ketika dihubungi via ponselnya mengaku tidak tahu soal demo tersebut, karena dirinya sedang berada diluar. Soal kasus listrik itu sendiri, Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Lumajang mengatakan bahwa untuk kasus tersebut sekarang masih dalam tahap pengumpulan data.

    "Belum sampai ke penyidikan mas, sekarang ini kita masih sedang mengumpulkan data. Jika memang datanya sudah lengkap baru kita tingkatkan ketahap berikutnya. Jadi sekarang ini kami masih berusaha mencari data-data soal itu," katanya via ponsel hari ini.

    PLTR ini di Lumajang ada di tiga desa, yakni Desa Kalibendo Kecamatan Pasirian, Desa Bedayu Talang Kecamatan Senduro dan Desa Sawaran Lor Kecamatan Kedungjajang. Namun seluruh informasi tentang proyek ini masih belum dikonformasikan ke Pemkab Lumajang, apakah benar Lumajang mendapatkan proyek tersebut.

    Sementara itu, seorang tokoh LSM asal Surabaya yang sempat melalukan kontak dengan media ini mengatakan, bahwa pihaknya akan menggelar aksi serupa di Kejaksaan Tinggi jika kasus ini didiamkan terlalu lama. "Kita akan berusaha mencari datanya, dan kalau sampai dibiarkan kami akan menggelar aksi ini ke Kejaksaan Tinggi di Surabaya," jelasnya.

    Web Designer