Halaman Facebook Twitter Warta Lumajang Langganan Berita
Belum Sempat Bawa Kabur Motor Curiannya, Ikhwan Berhasil Ditangkap Warga
Sabtu, 06 Pebruari 2016 12:48 WIB
Wartalumajang.com – Kali ini, Ikhwan (32) warga Dusun Krajan Kalisemut Kecamatan Sukodono kena batunya. Belum sempat membawa kabur motor curiannya, aksinya mencuri motor di Dusun Pandansari Desa Tukum ketahuan warga setempat. Akibatnya Ikhwan berhasil ditangkap warga dan tak berkutik ketika harus ...
Kapolres Gelar Paparan Soal Tambang, Bupati Tak Hadir Diacara Ini
Jumat, 05 Pebruari 2016, 18:05 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Entah memang tidak diundang atau memang tak sempat hadir, yang jelas Bupati Lumajang H. As’at Ma [ ... ]

Hari Kedua Banjir Rowokangkung, BPBD Dan Warga Perbaiki Tanggul Sungai Yang Jebol
Kamis, 04 Pebruari 2016, 17:56 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Bersama dengan warga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berusaha memperbaiki tanggul sung [ ... ]

Angkut Pasir Pantai Dari Selok Awar-Awar, Empat Truk Ditangkap Warga
Rabu, 03 Pebruari 2016, 23:28 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Kasus Salim Kancil belum juga disidangkan, aksi penambangan liar di Pantai Watu Pecak dilakukan la [ ... ]

125 Jamaah Umroh PT. Wardah Dalam Kondisi Sehat, Hari Ini Selesaikan Sa’i
Rabu, 03 Pebruari 2016, 18:28 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Kabar menggembirakan datang dari penyelenggara Umroh PT. Wardah Tour & Travel yang mengabarkan [ ... ]

Jumat, 02 Oktober 2015 14:36
Basuki Rakhmad SH, MH : Ketika Semuanya Dilakukan Terlambat
Wartalumajang.com - Belajar dari Peristiwan Salim Kancil, Pemkab Lumajang, Polres Lumajang dan penegak hukum hendaknyanya mengambiil sikap tegas dan antisipatif terhadap semua keadaan yang bisa saja kemudian menjadi masalah besar....

Aspirasi

Minggu, 10 Mei 2015 07:41
Menanti Pembangunan Lumajang Yang Inovativ (Bagian 1)
Dalam setiap pergantian kepemimpinan disetiap daerah, selalu saja lahir jargon yang mengarah kepada usaha perbaikan kesejahteraan masyarakat. Jargon-j...

Birokrasi

Ada Keterlibatan TNI, Angka Penyalahgunaan Bantuan Pertanian Menurun

Rabu, 03 Pebruari 2016
Ada Keterlibatan TNI, Angka Penyalahgunaan Bantuan Pertanian Menurun <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:518px;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Menteri Pertanian RI</span></span>Wartalumajang.com </strong>– Menteri Pertanian RI Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman MP, gagal datang ke Lumajang, walaupun acara kehadiran menteri Pertanian tersebut sudah disiapkan secara matang sejak satu hari sebelumnya. Bahkan Bupati Lumajang As’at Malik sempat dua kali datang kelokasi acara untuk menyambut kehadiran Menteri Pertanian tersebut pada hari ini, Selasa (2/1).</p> <p>Kehadiran Menteri Pertanian di Lumajang dipusatkan didesa Selok Besuki Kecamatan Sukodono Lumajang dalam acara Panen Raya, Tanam Perdana dan Dialog dengan petani. Selain itu, menurut rencana Menteri Pertanian juga akan memberikan sejumlah bantuan dalam kunjungannya di Lumajang.</p> <p>Informasi yang berhasil kami himpun menyebutkan, Menteri Pertanian RI sudah berada di Jawa Timur sejak kemarin. Rencana kunjungannya selama di Jawa Timur adalah ke Kabupaten Malang tepatnya ke Sumber Pucung dan Ngantang, dilanjutkan ke Lumajang, Jember dan Situbondo. Namun dalam kunjungan hari ini, Menteri Pertanian sempat mengadakan kunjungan ke Blitar setelah sebelumnya berkunjung ke Malang.</p> <p>“Sebenarnya kunjungan ke Blitar tidak ada dalam roundown acara, namun ternyata Pak Menteri sempat datang ke Blitar. Dari Blitar inilah kemudian hujan deras, sehingga Helikopter yang sedianya membawa Pak Menteri ke Lumajang tidak berani terbang, sehingga rencana ke Lumajang akhirnya dibatalkan, karena kendala cuaca” kata sumber kami di Pemkab Lumajang.</p> <p>Berdasarkan jadwal yang diterima protokoler Pemkab Lumajang, Menteri Pertanian akan hadir di Lumajang sekitar pukul 11.30. Namun ternyata hingga pukul 13.00 Menteri Pertanian masih berada di Blitar. Sehingga rencana kehadiran menteri tersebut diundur pada pukul 15.00. Bahkan Bupati Lumajang yang semula sempat meninggalkan lokasi kunjungan di Selok Besuki, kemudian kembali lagi kelokasi acara untuk penyambutan. Namun sampai pukul 16.00 WIB, Menteri Pertanian tak kunjung hadir sampai kemudian datang kabar pembatalan kunjungan tersebut.</p> <p>“Benar mas memang terjadi pembatalan kunjungan Menteri Pertanian karena kendala cuaca yang menganggu penerbangan beliau untuk ke Lumajang,” kata sumber kami di Dinas Pertanian Lumajang. (fat)</p>

"> Disiapkan Acara Panen Raya, Menteri Pertania...
  • "> Dinas Perhubungan Juga Pernah Batalkan Perub...
  • "> Bupati : “Pengaturan Lalulintas Di Alun-Al...
  • "> Bupati Akui Ada Birokrasi Lumajang Yang Kine...
  • Hukum

    Belum Sempat Bawa Kabur Motor Curiannya, Ikhwan Berhasil Ditangkap Warga

    Sabtu, 06 Pebruari 2016
    Belum Sempat Bawa Kabur Motor Curiannya, Ikhwan Berhasil Ditangkap Warga <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:703px;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Kholil, ketika tiba di Kejaksaan Negeri Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> - Masih ingatkah anda ketika hiruk pikuk Kasus Salim Kancil pada bulan november 2015 silam?. Dalam hiruk pemberitaan tersebut, Kholil sempat-sempatnya mengirim sms ancaman kepada tiga wartawan TV di Lumajang yang isinya akan melempari wartawan tersebut dengan “bondet” kalau tetap memberitakan kasus Salim Kancil. Polisi yang bertindak cepat, akhirnya berhasil menangkap Kholil dan ditahan di Polda Jatim.</p> <p>Kini dua bulan lebih sudah kasus ini berlalu, ternyata kasus ancaman Bondet ini sudah siap disidangkan di Pengadilan Negeri Lumajang. Karena locusnya di Lumajang, maka proses pradilan terhadap Kholil akan dilakukan di Pengadilan Negeri Lumajang, walaupun ketiga wartawan ini melaporkan ancaman tersebut ke Polda Jatim.</p> <p>Kemarin, Selasa (2/2) berkas tersangka Kholil dinyatakan sudah lengkap dan diserahkan oleh Polda Jatim ke Kejaksaan Negeri Lumajang untuk segera didadili. Kini Kholil masih harus menjalani masa penahanan di Lapas Lumajang sebelum proses peradilan berlangsung di Pengadilan Negeri Lumajang.</p> <p>Pria asal Kaliwungu Kecamatan Tempeh ini Holil dianggap melanggar Pasal 45 ayat 3 jo Pasal 29 Undang-undang RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman 1 tahun ke atas.</p> <p>Naimullah, Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Lumajang, kepada sejumlah media menjelaskan, dua jaksa dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menyerahkan tersangka  Kholil bersama tahap kedua bersama barang bukti dari penyidik Polda Jawa Timur.</p> <p>Sekedar mengingatkan, Jumat (6/10 2015) malam, tiga wartawan televisi yang bertugas di Lumajang ( Wawan, Rahman, Arif) melaporkan ancaman terhadap mereka lewat SMS ke Polda Jawa Timur. SMS ancaman itu berisi akan dibondet (dibom dengan bom ikan) jika terus memberitakan kasus penambangan liar dan kasus Salim alias Kancil.</p> <p>Tersangka Holil didampingi Kepala Dusun Kaliwungu yang masih kerabatnya saat pelimpahan di Kantor Kejari Lumajang. Dia mengaku tidak percaya kalau yang melakukan pengancaman terhadap wartawan adalah Holil. “Kami tidak percaya kalau Holil ngancam wartawan karena bukti positifnya tidak ada," ungkapnya. (Syam)</p>

    "> Masih Ingat Kasus SMS Ancam Wartawan?, Kholi...
  • "> LSM AMPEL Akan Hadiri Persidangan Kasus Sali...
  • "> Operasi Bersamaan Dengan Konser Dangdut, 253...
  • "> Menipu Di Embong Kembar, Kabur Naik Angkot L...
  • Politik

    Agung Laksono : Sebaiknya Jangan Dulu Ambil Kebijakan Strategis, Termasuk Pengganti Setya Novanto

    Kamis, 07 Januari 2016
    Agung Laksono : Sebaiknya Jangan Dulu Ambil Kebijakan Strategis, Termasuk Pengganti Setya Novanto <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Peringatan HUT PPP ke 43 diperingati dengan doa bersama</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Peringatan HUT Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ke 43 diselenggarakan dalam bentuk doa bersama yang dihadiri oleh pengurus PPP dari dua kubu yang berseberangan. Kedua kubu ini sama-sama diundang dalam Ultah PPP di Lumajang dan keduanya hadir dalam acara peringatan HUT Partai dengan kebersamaan dikantor DPC PPP Lumajang.</p> <p>Sekretaris DPC PPP Lumajang H. Akhmat ST, kepada media ini mengatakan dalam peringatan HUT PPP yang berlangsung selasa (5/1) kemarin tak ada acara yang khusus hanya menggelar tumpengan dan ditutup dengan doa bersama.</p> <p>“Kami tidak mengadakan acara apa-apa mas, hanya tumpengan saja kemudian berdoa untuk kebesaran partai ini kedepan sekaligus berharap PPP bisa memiliki peran positif dalam pembangunan, khususnya di Lumajang,” kata H. Akhmat kepada media ini.</p> <p>Tema peringatan untuk tahun ini adalah Membangun Indonesia Yang Berkeadilan, dan tema ini diharapkan menjadi tekad seluruh kader PPP, khususnya di Lumajang untuk berperan aktif dalam pembangunan yang berkeadilan.</p> <p>“Yang paling penting sebenarnya adalah memupuk semangat seluruh kader PPP di Lumajang untuk tetap berkontribusi kepada pembangunan dalam kondisi apapun. Kami juga berharap lewat moment ini kita melakukan evaluasi untuk terus membesarkan partai ini kedepan, khususnya di Kabupaten Lumajang. Itu saja makna yang ingin kita tampilkan,” ujar H. Akhmat kepada media in. (fat)</p>

    "> HUT PPP Diperingati Sederhana Dengan Semanga...
  • "> Sebagian Besar DPD PAN Di Jatim, Tak Gelar M...
  • "> Soal Patung Kuda, Partai Demokrat Akhirnya A...
  • "> DPD Perindo Siapkan Satu Ambulance Untuk War...
  • Aneka Rupa

    125 Jamaah Umroh PT. Wardah Dalam Kondisi Sehat, Hari Ini Selesaikan Sa’i

    Rabu, 03 Pebruari 2016
    125 Jamaah Umroh PT. Wardah Dalam Kondisi Sehat, Hari Ini Selesaikan Sa’i <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:299px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">H. Suharyo AP, SH</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Mantan Wartawan Surabaya Post, H. Suharyo AP, SH kembali terpilih sebagai Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Lumajang untuk periode 2015-2020. Dalam Musda yang berlangsung, minggu (31/1) kemarin Suharyo AP meraih suara terbanyak dari 13 formatur yang dipilih oleh peserta Musda. Terpilihnya kembali Suharyo AP ini memang sudah diduga sebelumnya, khususnya dikalangan Muhammadiyah Lumajang.</p> <p>Sementara itu Suharyo AP usai pemilihan ketika kami hubungi via ponselnya mengatakan, untuk lima tahun kedepan banyak program yang selama ini sudah berlangsung untuk ditingkatkan. Hal ini perlu dilakukan agar Muhammdiyah di Lumajang mampu meningkatkan peran sertanya dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.</p> <p>“Kalau bicara target sebenarnya banyak. Tapi intinya kita harus meningkatkan yang sudah berjalan selama ini. Misalnya dibidang ekonomi, pendidikan, tarjih dan lain-lain, semuanya harus kita tingkatkan dan harus berkembang dengan lebih baik,” kata Suharyo kepada media ini.</p> <p>Secara ekonomi misalnya, Muhammadiyah harus membidik usaha baru yang akan memberikan peran penting bagi persyarikataan dalam hal pembiyaan organisasi. “Harus ada usaha baru yang berdiri atau meningkatkan yang sudah ada, karena semua itu penting untuk persyarikatan,” kata pria asal Wotgalih ini.</p> <p>Salah satu targetnya dalam waktu dekat ini adalah berdirinya Rumah Sakit Muhammadiyah yang sudah cukup lama direncanakan. Diharapkan dalam periode kepemimpinannya dari tahun 2015-2020, Rumah Sakit Muhammadiyah di Lumajang sudah bisa berdiri untuk melayani masyarakat Lumajang. “Rencana ini kita harapkan bisa segera terealisasi dalam periode ini,” kata Suharyo tanpa menjelaskan kapan akan dimulai.</p> <p>Hadir dalam acara Musda yang berlangsung pada hari minggu kemarin, Bupati Lumajang As’at Malik, Wakil Bupati Lumajang dr. Buntaran Supriyanto dan sejumlah undangan lainnya. (fat)</p>

    "> H. Suharyo AP, SH, Kembali Pimpin Muhammadi...
  • "> Inilah Kondisi Rusunawa Sejak Diresmikan 15 ...
  • "> Bromo Siaga, Semeru Aman, Sehari 100 Pendaki...
  • "> Perum Perhutani Gelar Gathering Dengan Warta...
  • Peristiwa

    Kapolres Gelar Paparan Soal Tambang, Bupati Tak Hadir Diacara Ini

    Jumat, 05 Pebruari 2016
    Kapolres Gelar Paparan Soal Tambang, Bupati Tak Hadir Diacara Ini <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:865px;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Aktivitas warga cukup terganggu akibat banjir ini</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Bersama dengan warga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berusaha memperbaiki tanggul sungai yang jebol. Hal ini dilakukan untuk mengurangi debit air dari tanggul yang kemudian mengenangi rumah warga di Dusun Wungurejo Desa Sidorejo dan Dusun Blimbing Desa Rowokangkung Lumajang. Sampai dengan hari ini, Kamis (4/2) genangan air didua desa ini sudah memasuki hari kedua, dan belum sepenuhnya surut sehingga aktivitas warga masih cukup terganggu.</p> <p>Banjir ini disebabkan, karena tanggul sungai Banter yang mengalir di dusun itu ambrol. Tak pelak, air sungai tumpah dan mengalir ke rumah-rumah warga dan persawahan. Agar kondisi air tidak semakin parah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Muspika dibantu warga setempat melakukan kerja bhakti dengan cara melakukan normalisasi sungai dan perbaikan tanggul yang jebol.</p> <p>“Tadi kami dibantu warga melakukan normalisasi dan perbaikan tanggul yang jebol dengan cara menutup menggunakan karung sak yang diisi dengan tanah,” ujar Pariyono Kepala Bidang Kedaruratan Rehabiltasi dan Rekonstruksi awak media hari ini.</p> <p>Menurutnya, langkah awal yang dilakukan itu sebagai bentuk antisipasi agar air sungai tidak meluap lagi ke rumah-rumah warga. Pasalnya, ketinggian air pada Kamis pagi mencapai 75 Cm dan menggenangi rumah-rumah warga dan puluhan hektar tanaman tebu milik warga.</p> <p>Dari data yang masuk, rumah warga yang tergenang air di Dusun Blimbing itu sebanyak 224 Kepala Keluarga (KK) ditambah puluhan hektar sawah dan tanaman tebu. “Alhamdullillah Mas, setelah tanggul yang jebol itu kami tutup kondisi air yang meluap ke rumah rumah dan persawahan milik warga mulai menyusut,” ujar Pariyono.</p> <p>Rencananya lanjut Pariyono, setelah musim penghujan telah lewat pihaknya akan melakukan pembangunan dan peninggian pada tanggul sungai Banter itu. Dengan harapan, saat musim hujan tiba, air sungai itu tidak meluap kemana-mana.”Biaya yang digunakan itu adalah bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat Jakarta”, kata Priyono kemudian.</p> <p>Sebelumnya, hujan deras yang terjadi pada Selasa (2/2) siang mulai pukul 13.00 Wib. hingga Rabu (3/2) pagi, mengakibatkan sungai Kapal Keruk yang ada di Dusun Wungurejo, DesaSidorejo, Kecamatan Rowokangkung meluap. Luapan air yang mencapai ketinggian lutut orang dewasa itu, membuat puluhan sawah dan ratusan rumah warga tergenang air.</p> <p>Pantauan media ini pada Rabu (3/2) pagi, air menggenangi ratusan rumah warga yang tinggal tak jauh dari bantaran sungai Kapal Keruk. Selain itu, air juga menggenangi puluhan hektar sawah milik petani yang siap panen. “Kalau diukur, mungkin tinggi air mencapai lima puluh sampi enam puluh sentimeter as,” ujar salah seorang warga disana. (fat/ri)</p>

    "> Hari Kedua Banjir Rowokangkung, BPBD Dan War...
  • "> Angkut Pasir Pantai Dari Selok Awar-Awar, Em...
  • "> Penambang Tradisional Gelar Aksi, Minta Satp...
  • "> Walau Cukup Singkat, Menteri Pertanian Akhir...
  • Wisata Budaya

    Kegiatan Hari Pertama Jamaah Umroh PT. Wardah Lumajang Dimasjid Nabawi

    Jumat, 29 Januari 2016
    Kegiatan Hari Pertama Jamaah Umroh PT. Wardah Lumajang Dimasjid Nabawi <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Inilah tumpukan sampah di Pantai Bambang Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Prihatin dengan kondisi Pantai Bambang Pasirian yang kotor dan penuh sampah, LSM Gerakan masyarakat Peduli Pesisir (GEMPAR) mengajak kalangan pelajar di Pasirian untuk turun ke pantai membesihkan sampah-sampah tersebut. Beberapa lembaga pecinta lingkungan lainnya seperti Garda Lingkungan, Bago Green juga ambil bagian dalam aksi pungut sampah dipantai ini.</p> <p>Nawawi, Koordinator Gempar kepada media ini mengatakan, Pantai Bambang Pasirian merupakan salah satu ikon wisata Lumajang yang keindahan dan kebersihannya harus tetap dijaga. Karenanya Gempar bersama organisasi lainnya ikut ambil bagian dalam usaha membersihkan sampah dipantai ini.</p> <p>“Sayang sekali kalau pantai yang indah ini harus dikotori oleh sampah. Usaha bersih-bersih ini juga kami harapkan memberikan isyarat kepada semua pihak, agar kalau ke pantai jangan meninggalkan sampah agar kebersihan pantai tetap terjaga,” kata Nawawi usai menggelar aksinya, Kamis (21/1) sore.</p> <p>Nawawi juga mengatakan, usaha untuk menjadikan pantai Bambang tetap indah tidak cukup hanya dengan penghijauan saja, namun kebersihan pantai ini juga harus tetap dijaga agar pantai selatan Lumajang ini tidak menjadi tempat sampah yang jika dibiarkan akan mengurangi keindahannya.</p> <p>Ikut ambil bagian dalam aksi pungut sampah dipantai ini ratusan pelajar dari sejumlah sekolah di Pasirian dan masyarakat lainnya yang peduli dengan kebersihan pantai selatan Lumajang, khususnya pantai Bambang. Acara ini dimulai pada pukul 15.00 sore hari usai para pelajar ini mengikuti proses pendidikan disekolah masing-masing. (fat)</p>

    "> Penuh Sampah, Gempar Bersama Pelajar Punguti...
  • "> Hati-hati, B29 Rawan Debu Vulkanik, Pantai S...
  • "> Bocah Ini Ambil Peran Penting Untuk Pelestar...
  • "> Bupati Resmikan Museum, Dan Pastikan Tim Cag...
  • Suasana demo didepan kantor Kejaksaan Negeri LumajangSuasana demo didepan kantor Kejaksaan Negeri LumajangWartalumajang.com - Puluhan Aktivis Solidaritas Masyarakat Tranpransi Lumajang, hari ini, Jumat (17/5), menggelar aksi demo dikantor Kejaksaan Negeri Lumajang. Mereka meminta agar Kejaksaan Negeri Lumajang segera menuntaskan pengusutan dana APBN untuk Proyek Listrik Tegangan Rendah (PLTR) senilai Rp. 2,7 Milyar.

    Puluhan aktivis LSM ini datang ke kantor Kejaksaan Negeri Lumajang dengan membawa sejumlah poster yang isinya mendesak Kejaksaan Negeri Lumajang segera melanjutkan penyidikan kasus ini. Namun karena kantor Kejaksaan Negeri Lumajang sedang dalam proses renovasi, para aktivis ini tidak bertemu dengan siapapun, sampai kemudian mereka membubarkan diri.

    Menurut informasi yang berhasil kami himpun dana untuk ini senilai Rp. 2,7 M berasal dari dana APBN. Namun sampai saat ini belum ada kejelasan pelaksanaan dari proyek ini. "Listrik adalah kebutuhan masyarakat, dan kami harapkan masalah ini segera dituntaskan," kata salah seorang demonstran hari ini.

    Sementara Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Lumajang ketika dihubungi via ponselnya mengaku tidak tahu soal demo tersebut, karena dirinya sedang berada diluar. Soal kasus listrik itu sendiri, Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Lumajang mengatakan bahwa untuk kasus tersebut sekarang masih dalam tahap pengumpulan data.

    "Belum sampai ke penyidikan mas, sekarang ini kita masih sedang mengumpulkan data. Jika memang datanya sudah lengkap baru kita tingkatkan ketahap berikutnya. Jadi sekarang ini kami masih berusaha mencari data-data soal itu," katanya via ponsel hari ini.

    PLTR ini di Lumajang ada di tiga desa, yakni Desa Kalibendo Kecamatan Pasirian, Desa Bedayu Talang Kecamatan Senduro dan Desa Sawaran Lor Kecamatan Kedungjajang. Namun seluruh informasi tentang proyek ini masih belum dikonformasikan ke Pemkab Lumajang, apakah benar Lumajang mendapatkan proyek tersebut.

    Sementara itu, seorang tokoh LSM asal Surabaya yang sempat melalukan kontak dengan media ini mengatakan, bahwa pihaknya akan menggelar aksi serupa di Kejaksaan Tinggi jika kasus ini didiamkan terlalu lama. "Kita akan berusaha mencari datanya, dan kalau sampai dibiarkan kami akan menggelar aksi ini ke Kejaksaan Tinggi di Surabaya," jelasnya.

    Web Designer