Halaman Facebook Twitter Warta Lumajang Langganan Berita
Golkar Lumajang Tunggu Keputusan Final
Kamis, 05 Maret 2015 13:47 WIB
Wartalumajang.com – Kisruh partai Golkar khususnya ditingkat pusat antara kubu Abu Rizal Bakrie (ARB) dengan kubu Agung Laksono nampaknya tidak berpengaruh di Lumajang, Karena DPD Golkar Lumajang pilih menunggu keputusan final atau keputusan yang berkekuatan hukum tetap. Hal ini disampaikan Ke...
7 & 8 Maret, Laskar Hijau Akan Gelar Kenduri Pohon
Kamis, 05 Maret 2015, 07:40 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com - Dalam rangka untuk terus menghijaukan kembali kawasan hutan lindung di Gunung Lemongan, Laskar Hijau [ ... ]

Patuhi SE MENPAN, Pansus Raperda DPRD Tidak Gelar Rapat Dihotel
Rabu, 04 Maret 2015, 17:59 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Pembahasan Raperda yang biasanya menjelang akhir dilaksanakan sebuah hotel di Malang, kali ini sem [ ... ]

H. Muhammad Nur Purnamasidi : Saya Setuju Ada Sangsi Bagi Guru Sertifikasi Nakal
Rabu, 04 Maret 2015, 16:15 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golongan Karya H. Muhammad Nur Purnamasidi, menyatakan setuju ji [ ... ]

2 Pengedar Pil Koplo Ditangkap Polisi, 1 Penjual Miras Juga Ikut Ditangkap
Rabu, 04 Maret 2015, 16:12 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Berdasarkan informasi yang diperoleh dari sejumlah pelaku baik itu pengguna maupun pengedar pil ko [ ... ]

Senin, 23 Pebruari 2015 16:38
Serial Bupati Baru (1) : Pak Bupati, Apa Kabar Pasir Besi Lumajang
Sejatinya tak ada satupun pekerjaan yang tak boleh tuntas. Karena jika tidak tuntas, bisa saja disebut bekerja setengah hati. Di Lumajang cukup banyak pekerjaan yang seharusnya dituntaskan yang hingga saat ini masih meninggalkan t...

Aspirasi

Kamis, 05 Juni 2014 19:14
Jelang Pilpres, Perang Dimedia Jejaring Sosial Berlangsung Sengit
Biasanya menjelang perhelatan Piala Dunia, hiruk pikuk penggila bola mulai mengemuka. Namun perhelatan akbar dicabang olahraga paling popular ini sepe...

Birokrasi

Patuhi SE MENPAN, Pansus Raperda DPRD Tidak Gelar Rapat Dihotel

Rabu, 04 Maret 2015
Patuhi SE MENPAN, Pansus Raperda DPRD Tidak Gelar Rapat Dihotel <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">H. Muhammad Nur Purnamasidi</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golongan Karya H. Muhammad Nur Purnamasidi, menyatakan setuju jika ada sangsi berat bagi guru penerima tunjangan sertifikasi, jika yang bersangkutan ternyata tidak melaksanakan tugasnya dengan baik. Adanya fenomena guru sertifikasi yang mewakilkan jam mengajarnya kepada guru honorer, H. Muhammad Nur Purnamasidi yang akrab dipanggil Bang Pur ini menyatakan, pihak pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan harus melakukan pengawasan secara ketat. Jika hal itu terbukti, maka tunjangan sertifikasinya harus dicabut.</p> <p>“Kalau memang terbukti ada guru penerima sertifikasi yang tidak profesional, apalagi sampai mewakilkan jam mengajarnya kepada guru honorer, saya berharap atasannya harus bertindak tegas, kalau perlu cabut saja tunjungan sertifikasinya,” kata Bang Pur ketika bertemu dengan sejumlah wartawan di Lumajang, hari ini Rabu (4/3) di disalah satu Rumah Makan di Lumajang.</p> <p>Ketika diberi informasi soal pernyataan wakil bupati Lumajang As’at Malik yang menyatakan ada guru penerima tunjangan sertifikasi yang mewakilkan jam mengajarnya kepada guru honorer, Bang Pur yang juga anggota Komisi VIII DPR RI itu menyatakan setuju dengan rencana wabup untuk diberikan sangsi yang tegas.</p> <p>“Yang jelas pengawasan menjadi penting. Agar dana besar yang dianggarkan pemerintah disektor pendidikan tidak percuma. Karena harapan adanya dana sertifikasi itu adalah untuk peningkatan mutu pendidikan di Indonesia, Jika ternyata ada penerima tunjangan itu yang berlaku nakal dengan profesinya, maka ya tak ada jalan lain kecuali tunjangannya dihentikan,” jelas Bang Pur.</p> <p>Dalam resesnya di Lumajang dan Jember Bang Pur yang terpilih dari Dapil Lumajang-Jember telah melakukan kunjungan keberbagai desa, baik di Lumajang maupun Jember. Ini dilakukan dalam rangka menerima masukan dari konstituennya untuk dibawa ke Jakarta sebagai bentuk hasil serap aspirasi selama reses. (fat)</p>

"> H. Muhammad Nur Purnamasidi : Saya Setuju Ad...
  • "> Lima Hari Lagi As’at Malik Akan Dilantik M...
  • "> Pelantikan 3 PJ Kades Diwarnai Aksi Massa Da...
  • "> Pada Bulan Maret, Harga Beras Diperkiarakan ...
  • Hukum

    Residivis Curas Berhasil Ditangkap Polisi Saat Mencuri Kentang

    Senin, 02 Maret 2015
    Residivis Curas Berhasil Ditangkap Polisi Saat Mencuri Kentang <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:255px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Inilah salah satu tersangka pencurian motor di masjid</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Dua pemuda asal Kecamatan Randuagung ditangkap polisi karena mencuri kendaraan bermotor dihalaman masjid Al-Azhar Dusun Karangmulyo Kulon Desa Karanganom Kecamatan Pasrujambe, setelah diperiksa diketahui jika keduanya merupakan spesialis curanmor di masjid. Biasanya tersangka melakukan aksinya saat tiba waktu sholat berjamaah. Ketika jemaah sedang khusu' melaksanakan sholat, saat itulah pelaku melakukan aksinya.</p> <p>Awalnya kemarin, Jumat (27/2), sekitar pukul 19.00 Wib atau saat sholat Isya' dua pemuda ini nekat mendatangi masjid Al-Azhar, satu diantaranya ikut melaksanakan sholat jamaah didalam masjid. Ketika tengah berlangsung sholat Isya, satu pelaku yang berada diluar mencuri sebuah sepeda motor yang diparkir dihalaman masjid.</p> <p>Usai sholat, satu pelaku yang ikut sholat hendak pergi mengendarai sepeda motor miliknya, namun warga atau jamaah curiga dan langsung menghentikan pelaku, apalagi setelah diketahui satu sepeda motor milik jamaah hilang.</p> <p>Satu pelaku ini akhirnya terpaksa menjadi bulan-bulanan warga hingga babak belur. Setelah polisi datang dan mengamankan pelaku baru diketahui identitasnya yaitu Muh. Zainul Hasan (18) warga Dusun Losan Desa/Kecamatan Randuagung.</p> <p>Sedangkan rekan pelaku yang berhasil mencuri sepeda motor Honda Vario milik warga sekitar diketahui identitasnya yaitu Afdal Yusra (16) warga Dusun Krajan Desa/Kecamatan Randuagung. Pelaku kedua yang ditangkap tak lama setelah pelaku pertama ditangkap ini ternyata masih berstatus pelajar SMK.</p> <p>Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Heri Sugiono ketika dikonfirmasi media ini diruang kerjanya mengatakan setelah dilakukan pemeriksaan tersangka mengaku sudah melakukan aksi serupa di 7 TKP. “Kedua tersangka mengaku beraksi disekitar Labruk dan Karangsari,” katanya. (ww)</p>

    "> Polisi Ringkus Dua Pemuda Spesialis Pencuri ...
  • "> Beredar Kabar, Bos PT. IMMS, Juga Ditetapkan...
  • "> Karyawan IMMS Jadi Tersangka, Lam Cong San, ...
  • "> Tekan Kriminalitas, Polres Gelar Operasi Sik...
  • Politik

    Golkar Lumajang Tunggu Keputusan Final

    Kamis, 05 Maret 2015
    Golkar Lumajang Tunggu Keputusan Final <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:336px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">H. Herman Affandi bersama mantan Ketua DPP PAN Sutrisno Bachir</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Zulkifli Hasan akhrinya keluar sebagai pemenang dalam pertarungan untuk memperebutkan kursi DPP PAN setelah berkahir mengungguli Hatta Rajasa dalam Kongres PAN yang berlangsung di Bali hari ini. Mantan Ketua DPD PAN H. Herman Affandi yang sejak awal memberikan dukungannya kepada Zulkifli Hasan menyatakan, kemenangan ini sangat demokratis karena pemilihan dilakukan dengan cara voting dan hanya berselisih 6 suara saja.</p> <p>Hasil akhirnya dalam pemilihan Ketua Umum DPP PAN mala mini, Zulkifli Hasan memperoleh 296 suara, sedangkan Hatta Rajasa memperoleh 286 Suara. “Kemenangannya memang sangat tipis, bahkan sejak awal Pak Hatta diunggulkan lewat beberapa survey. Namun hasil akhirnya Zulkifli Hasan berhasil mengakhiri pertarungan ini dengan kemenangan tipis,” kata H. Herman Affandi melalui ponselnya malam ini, Minggu (1/3) langsung dari Bali.</p> <p>Sementara itu dari Lumajang selain utusan resmi dari DPD PAN Lumajang, yakni PLT Ketua DPD PAN Usman Arif juga hadir sejumlah tokoh lainnya. Para pengurus PAN Lumajang sebagian juga berangkat ke Bali untuk mengikuti Konggres PAN kali ini. Bahkan dua mantan Ketua DPD PAN, yakni H. Thorik dan H. Herman Affandi juga ikut hadir dalam kesempatan ini.</p> <p>“Saya hadir ke Konggres ini karena ajakan sejumlah kawan-kawan DPW PAN Jatim yang sama-sama peduli dengan PAN kedepan. Kebetulan saja sebagian dari kawan-kawan saya memberikan dukungan kepada Zulkifli Hasan, dan Alhamdulillah akhirnya menang juga walau sangat tipis,” ungkap H. Herman kemudian.</p> <p>Sebuah media online nasional merilis sebuah berita yang menyebutkan Mantan Ketua DPP PAN Hatta Rajasa langsung memberikan ucapan selamat kepada Zulkifli Hasan atas kemenangannya untuk memimpin PAN kedepan. (fat)</p>

    "> Herman Affandi : Walau Menang Tipis Yang Pen...
  • "> DPC PKB Lumajang Kembali Bergolak...
  • "> Seluruh Pengurus DPC PAN “Kompak” Ajukan...
  • "> Inilah Pengurus DPD Partai Perindo Kabupaten...
  • Aneka Rupa

    7 & 8 Maret, Laskar Hijau Akan Gelar Kenduri Pohon

    Kamis, 05 Maret 2015
    7 & 8 Maret, Laskar Hijau Akan Gelar Kenduri Pohon <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Mulai minggu depan anak yang dibonceng wajib pakai helm</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Satlantas Polres Lumajang dalam sebulan terakhir ini melakukan sosisalisasi pemakaian helm bagi anak-anak yang diantar orang tuanya kesekolah. Selain mulai berkirim surat kepada sekolah khususnya didalam kota dan dinas pendidikan, berbagai banner himbauan mulai dipasang disejumlah sekolah, agar anak-anak yang diantar dengan menggunakan roda dua kesekolah juga menggunakan helm.3</p> <p>Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Hardono mengatakan, sosialisasi sudah dilakukan, pemasangan banner sudah dikerjakan termasuk surat himbauan sudah dikirim kesejumlah sekolah. Maka jika minggu depan masih ada pelanggaran terhadap aturan ini, maka polisi akan bertindak tegas dengan melakukan tilang kepada kepada pengendara nakal ini. Alasan ini seorang anak juga harus dilindungi keselamatannya jika terjadi kecelakaan.</p> <p>“Bukan hanya orang tuanya yang harus selamat jika terjadi kecelakaan. Anak-anakpun harus juga dilindungi. Ingat anak anda bukan boneka, keselamatan jiwanya juga menjadi tanggungjawab orang tuanya. Makanya kalau masih membandel, rencananya minggu depan akan akan mulai saya tindak tegas. Saya akan minta kepada petugas saya untuk tidak segan-segan memberikan sangsi tilang,” kata AKP Hardono yang kami hubungi via ponselnya, selasa sore (3/3)</p> <p>Tentang surat kesejumlah sekolah Hardono meyakinkan bahwa dalam minggu ini semua surat akan terkirim. “Saya sudah tandatangani tadi mas, maka logikanya paling tidak besok sudah sampai semua. Dan saya juga berharap agar pihak sekolah membantu masalah ini agar penegakan disiplin berlalulintas ini segera bisa kita lakukan,” ujar Hardono lagi.</p> <p>Lebih jauh Hardono mengatakan, cukup banyak kejadian kecelakaan yang diantaranya melibatkan anak kecil yang diantar kesekolah oleh orang tuanya mengalami cedera kepala cukup parah karena yang bersangkutan tidak mengenakan helm. Oleh karenanya masalah pemakaian helm bagi anak-anak ini akan menjadi perhatiannya kedepan dalam melakukan penindakan. (fat)</p>

    "> Mulai Minggu Depan, Anak Sekolah Diantar Pak...
  • "> Wartawan Lumajang Sepakat Bentuk Forum Komun...
  • "> Dijaga Puluhan Petugas Dishub, Parkir Liar J...
  • "> Cuaca Ekstrem, Pendakian ke Puncak Semeru Di...
  • Peristiwa

    2 Pengedar Pil Koplo Ditangkap Polisi, 1 Penjual Miras Juga Ikut Ditangkap

    Rabu, 04 Maret 2015
    2 Pengedar Pil Koplo Ditangkap Polisi, 1 Penjual Miras Juga Ikut Ditangkap <p><strong> </strong></p> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:333px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Kasatreskrim Polres Lumajang, AKP Heri SUgiono</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Menyikapi soal kenaikan harga beras sekaligus untuk mengantisipasi kekhawatiran adanya penimbunan beras diwilayah Lumajang, Polres Lumajang mulai melakukan penyelidikan terhadap sejumlah gudang beras.</p> <p>Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Heri Sugiono ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan diruang kerjanya mengatakan, dia sudah memerintahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan ke gudang beras. “Kami sudah perintahkan bagian Pidsus untuk melakukan penyelidikan maupun pengecekan terhadap gudang-gudang beras yang ada di Lumajang,” katanya.</p> <p>Selain melakukan penyelidikikan sejumlah gudang beras milik swasta, pihaknya juga akan melakukan penyelidikan terhadap gudang beras milik pemerintah. Dalam melakukan penyelidikan ini pihaknya akan melakukan pengumpulan data dan pengecekan ke lapangan.</p> <p>Ketika disinggung apa langkah Polres ketika ditemukan adanya gudang yang melakukan penimbunan beras, dia mengaku akan mepelajari dengan teliti apakah gudang tersebut benar-benar menimbun beras atau tidak. “Jika memang terbukti tentunya akan kita proses sesuai dengan huku yang berlaku,” tegas AKP Heri Sugiono.</p> <p>Sementara itu Drs. Agus Eko, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lumajang kepada media ini mengakui pihaknya sudah melakukan pengecekan kepada sejumlah perushaaan penggilingan beras baik secara terang-terangan maupun secara sembunyi-sembunyi. “Mereka beralasan musim hujan menjadi penyebab sulitnya penjemuran gabah, sehingga untuk menggiling beras mengalami penurunan,” katanya.</p> <p>Selain itu pihaknya juga menemukan ada sejumlah perusahaan penggilingan beras yang mengirimkan berasnya keluar wilayah Lumajang yaitu ke Cipinang. Sedangkan untuk penimbun beras hingga saat ini pihaknya masih belum menemukannya. “Hingga kini kami masih melakukan pemantuan soal kenaikan harga tersebut,” pungkas Agus Eko. (ww)</p>

    "> Khawatir Ada Penimbunan, Polisi Selidiki Sej...
  • "> Untuk Tambah Gairah, Seorang Buruh Tani Neka...
  • "> Diduga Stres, Seorang Wanita Pencuri Motor D...
  • "> Aksi Begal Terjadi di Sumbersuko, Seorang Ba...
  • Wisata Budaya

    Tim Balai Arkeologi Yogyakarta Teliti Situs Candi Bathari Durga Lumajang

    Selasa, 13 Januari 2015
    Tim Balai Arkeologi Yogyakarta Teliti Situs Candi Bathari Durga Lumajang <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Salah satu pasangan peserta Balos anak-anak</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Batik Lumajang On the Stage (Balos) adalah salah satu rangkaian kegiatan yang diadakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke-759, tahun ini merupakan tahun ke III pelaksanaannya sejak dicanangkannya Batik Lumajangan sekitar tahun 2012 lalu.</p> <p>Kegiatan yang dilaksanakan salah satu event organizer di Lumajang ini setiap tahunnya semakin meriah, selain jumlah pesertanya yang makin bertambah, pesertanya juga makin beragam. Untuk tahun ini peserta dibagi dalam empat kelompok antara lain kelompok Paud dan TK, kelompok SD kelas 1 sampai kelas 6, kelompok SMP, SMA, SMK dan umum, sedangkan kelompok terakhir adalah perwakilan dari SKPD dan para camat beserta istri.</p> <p>Untuk peserta tahun ini bukan hanya datang dari Lumajang saja, tetapi dari sejumlah kabupaten tetangga juga ikut ambil bagian seperti ada yang dari Malang, Probolinggo, Jember, Bondoswoso bahkan ada yang dari Kabupaten Banyuwangi.</p> <p>Panitia berharap agar kegiatan ini dapat dilaksanakan setiap tahunnya agar semakin meningkatkan kecintaan masyarakat akan batik khususnya masyarakat Lumajang, karena batik bukan hanya dapat dikenakan secara biasa saja, tapi juga dapat dikreasikan dan dipadupadankan dengan aneka bahan sehingga menghasilkan karya fashion yang spektakuler.</p> <p>“Kami berharap agar kegiatan ini dapat diadakan setiap tahun, agar bakat-bakat terpendam yang ada sudah diketahui sejak dini khususnya untuk anak-anak tingkat Paud dan TK. Selain itu agar masyarakat Lumajang semakin mencintai batik khususnya batik khas Lumajangan,” kata Sandi Damara Haryanto, selaku ketua panitia pelaksana.</p> <p>Kriteria penilaian dalam Balos kali ini bukan hanya dinilai dari penampilan serta busana yang dipakai , tapi juga dari batik yang dipakai. Jika batik yang dipakai tidak asli Lumajang atau tidak menggambarkan corak khas Lumajangan otomatis akan mengurangi nilai, oleh karenanya panitia mempunyai juri khusus yang paham betul dengan batik khas Lumajangan.</p> <p>Sementara itu Wakil Bupati Lumajang H As’at Malik dalam pembukaan kegiatan tersebut mengatakan kegiatan Balos tahun ini nampak semakin semarak lagi dan diharapkan dengan kegiatan ini masyarakat akan semakin bangga memakai batik khas Lumajang.</p> <p>“Kedepan, mungkin pak Gawat (Kepala Dinas Pariwisata=red) sudah memikirkannya, untuk pegawai yang paling sering memakai batik ke kantor barangkali perlu diberi penghargaan juga itu nantinya. Tahun 2015 mudah-mudahan ada penilaian dan diujung tahun akan diberi pengharagaan,” kata Wabup.</p> <p>Banyak orang yang sudah mulai menyukai batik khas Lumajang, oleh karena itu mari kita bangga dengan batik kita sendiri. “Yakinlah bahwa batik khas Lumajang itu tidak seperti apa yang kita bayangkan,” imbuhnya.</p> <p>Dalam pesan terakhirnya Wabup Lumajang menutup sambutannya dengan pantun. “Burung glatik diatas kedondong, pakai batik keren dong !” ungkap Wabup dalam pantunnya yang disambut tepuk tangan meriah para undangan. (ww)</p>

    "> Mulai Tingkat Paud/TK Hingga Camat Ikut Rama...
  • "> Meskipun Hujan Festival Jaran Kencak Tetap B...
  • "> Sejarawan Asal Belanda Harry Poeze, Kunjungi...
  • "> AMPAS Tuding Pemkab Abaikan Peninggalan Seja...
  • Suasana demo didepan kantor Kejaksaan Negeri LumajangSuasana demo didepan kantor Kejaksaan Negeri LumajangWartalumajang.com - Puluhan Aktivis Solidaritas Masyarakat Tranpransi Lumajang, hari ini, Jumat (17/5), menggelar aksi demo dikantor Kejaksaan Negeri Lumajang. Mereka meminta agar Kejaksaan Negeri Lumajang segera menuntaskan pengusutan dana APBN untuk Proyek Listrik Tegangan Rendah (PLTR) senilai Rp. 2,7 Milyar.

    Puluhan aktivis LSM ini datang ke kantor Kejaksaan Negeri Lumajang dengan membawa sejumlah poster yang isinya mendesak Kejaksaan Negeri Lumajang segera melanjutkan penyidikan kasus ini. Namun karena kantor Kejaksaan Negeri Lumajang sedang dalam proses renovasi, para aktivis ini tidak bertemu dengan siapapun, sampai kemudian mereka membubarkan diri.

    Menurut informasi yang berhasil kami himpun dana untuk ini senilai Rp. 2,7 M berasal dari dana APBN. Namun sampai saat ini belum ada kejelasan pelaksanaan dari proyek ini. "Listrik adalah kebutuhan masyarakat, dan kami harapkan masalah ini segera dituntaskan," kata salah seorang demonstran hari ini.

    Sementara Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Lumajang ketika dihubungi via ponselnya mengaku tidak tahu soal demo tersebut, karena dirinya sedang berada diluar. Soal kasus listrik itu sendiri, Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Lumajang mengatakan bahwa untuk kasus tersebut sekarang masih dalam tahap pengumpulan data.

    "Belum sampai ke penyidikan mas, sekarang ini kita masih sedang mengumpulkan data. Jika memang datanya sudah lengkap baru kita tingkatkan ketahap berikutnya. Jadi sekarang ini kami masih berusaha mencari data-data soal itu," katanya via ponsel hari ini.

    PLTR ini di Lumajang ada di tiga desa, yakni Desa Kalibendo Kecamatan Pasirian, Desa Bedayu Talang Kecamatan Senduro dan Desa Sawaran Lor Kecamatan Kedungjajang. Namun seluruh informasi tentang proyek ini masih belum dikonformasikan ke Pemkab Lumajang, apakah benar Lumajang mendapatkan proyek tersebut.

    Sementara itu, seorang tokoh LSM asal Surabaya yang sempat melalukan kontak dengan media ini mengatakan, bahwa pihaknya akan menggelar aksi serupa di Kejaksaan Tinggi jika kasus ini didiamkan terlalu lama. "Kita akan berusaha mencari datanya, dan kalau sampai dibiarkan kami akan menggelar aksi ini ke Kejaksaan Tinggi di Surabaya," jelasnya.

    Web Designer