Halaman Facebook Twitter Warta Lumajang Langganan Berita
Jumat Berdarah, Dua Warga Dibantai Orang Tak Dikenal
Jumat, 30 Januari 2015 19:52 WIB
Wartalumajang.com – Sebuah peristiwa pembunuhan mengegerkan warga desa Kutorenon Kecamatan Sukodono Lumajang. Hampir besamaan dengan waktu sholat jumat, (30/1) dua warga yang diketahui bernama Agus Sutikno dan Misdi dibantai orang tak dikenal dengan sejumlah luka disekujur tubuhnya. Tak banyak ya...
Edarkan Pil Koplo, 3 Pemuda Pengangguran DItangkap Polisi
Jumat, 30 Januari 2015, 11:25 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Berdasarkan informasi dari masyarakat dan dinilai telah meresahkan karena mengedarkan pil koplo di [ ... ]

4 Bulan Buron, Salah Satu Pelaku Curwan Pakai Ambulan Tertangkap
Kamis, 29 Januari 2015, 18:49 WIB

Wartalumajang.com – Setelah terungkapnya kasus pencurian hewan (curwan) yang menggunakan ambulan desa 4 bulan lalu [ ... ]

Setelah Demokrat, Giliran PAN Akan Ajukan Calon Wabup
Kamis, 29 Januari 2015, 11:10 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Setelah Partai Demokrat (PD) menyatakan akan segera mengirim nama calon wabup, kini giliran Partai [ ... ]

Operasi Miras, Dan Narkoba Di Hotel, Dapati Pasangan Diluar Nikah
Rabu, 28 Januari 2015, 12:42 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Operasi miras dan Narkoba yang digelar Reskoba Polres Lumajang hari ini, Rabu (28/1) berhasil meng [ ... ]

Kamis, 01 Mei 2014 09:04
Pekerja Informal Di Pedesaan, Kapan Akan Diperhatikan
Jika mau bicara soal kemiskinan, maka tidak lepas dari persoalan buruh di Indonesia. Banyak warga miskin di Indonesia dimana penyebab utamanya adalah kecilnya penghasilan sebagai buruh. Buruh di Indonesia identik dengan pekerja pa...

Aspirasi

Kamis, 05 Juni 2014 19:14
Jelang Pilpres, Perang Dimedia Jejaring Sosial Berlangsung Sengit
Biasanya menjelang perhelatan Piala Dunia, hiruk pikuk penggila bola mulai mengemuka. Namun perhelatan akbar dicabang olahraga paling popular ini sepe...

Birokrasi

Gubernur : Pelantikan Wabup Sebagai Bupati Lumajang Akan Dilakukan Secepatnya

Selasa, 27 Januari 2015
Gubernur : Pelantikan Wabup Sebagai Bupati Lumajang Akan Dilakukan Secepatnya <p><strong> </strong></p> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Pakde Karwo ketika bertakziyah dan tahlilan di pendopo kabupaten</span></span>Wartalumajang.com </strong>– Almarhum Bupati Lumajang Dr. H Sjahrazad Masdar MA nampaknya dikenal sebagai seorang pekerja keras dan dikalangan birokrasi almarhum dikenal sebagai seorang yang kuat dalam visi meningkatkan kualitas SDM para birokrat.</p> <p>Oleh karena itu selama berdinas di pemerintah propinsi Jatim almarhum selalu ditempatkan pada posisi yang berhubungan dengan SDM, bahkan jabatan terakhir sebelum terpilih menjadi Bupati Lumajang Almarhum menjabat sebagai Kepala Badan Diklat Propinsi Jatim.</p> <p>Hal ini disampaikan Gubernur Jawa Timur H. Soekarwo ketika bertakziyah ke kediaman almarhum Bupati Lumajang Dr. H Sjahrazad Masdar MA atau di Pendopo Kabupaten Lumajang siang ini, (26/1). Gubernur Jatim juga mengakui jika dia bersahabat dengan almarhum sudah 24 tahun. “Bukan hanya saya yang bersahabat dengan beliau, tapi keluarga saya juga sangat dengan dengan keluarga almarhum,” katanya.</p> <p>Menurutnya, selama mengenal almarhum sudah banyak kenangan dan kesan yang dilalui, bahkan ketika dalam kondisi sakit ketika dikunjungi, almarhum sering melontarkan guyonan-guyonan segar yang mengingatkan masa lalu saat kebersamaannya.</p> <p>Untuk Kabupaten Lumajang secara umum Gubernur Jatim menilai yang perlu mendapat perhatian serius adalah pada tingkat bawah seperti orang tidak mampu, kelompok usaha kecil dan UMKM. “Mereka ini yang saat ini harus diurus oleh pemerintah, untuk tingat menengah dan atas sudah bagus,” pungkas Pakde Karwo, sapaan akrab orang nomor satu di Jatim ini.(Ww)</p>

"> Gubernur Jatim 24 Tahun Bersahabat Dengan Al...
  • "> 6 Bulan Kosong, Jabatan Kepala Dinkes Akhirn...
  • "> Wabup : Banyak Guru Sertifikasi Ngajarnya Di...
  • "> Pemkab Siapkan Penjemputan 2 Warga Lumajang ...
  • Hukum

    Kapolres Lumajang : Saya Tidak Butuh Pencitraan, Yang Penting Kerja

    Kamis, 22 Januari 2015
    Kapolres Lumajang : Saya Tidak Butuh Pencitraan, Yang Penting Kerja <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:353px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Kantor Koperasi Wirabhakti Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Pemeriksaan terhadap kasus dugaan penyalahgunaan keuangan di Koperasi Wirabhakti Lumajang oleh Kejaksaan Negeri Lumajang sudah memeriksa 75 saksi dan masih diperlukan beberapa saksi lagi, sebelum kemudian kasus ini dinyatakan tuntas. Kendati demikian, Kejaksaan Negeri Lumajag sudah menetapkan mantan Ketua Koperasi, P sebagai tersangka dalam kasus ini.</p> <p>Bersamaan dengan Hari Anti Korupsi desember kemarin, Kejaksaan Negeri Lumajang menetapkan satu tersangka dan menyatakan kemungkinan ada beberapa tersangka lainnya dalam kasus ini. Bahkan Kajari Lumajang I Gede Mahendra, SH menyatakan akan melakukan penahanan terhadap tersangka.</p> <p>Namun sampai sekarang belum dilakukan penahanan terhadap satu orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Sumber kami di Kejaksaan Negeri Lumajang, hari ini, Rabu (21/1) menyatakan bahwa pemeriksaan terhadap saksi-saksi terus dilakukan untuk segera menuntaskan kasus ini.</p> <p>“Kita tinggal beberapa saksi lagi mas. Semuanya sekitar 75 orang saksi. Tunggu sajalah nanti akan kita kabari kalau memang ada perkembangan,” kata sumber kami.</p> <p>Hari ini juga masih dilakukan pemeriksaan terhadap salah seorang saksi yang terkait dengan kasus koperasi ini. Sekitar pukul 09.00 seorang saksi dalam kasus koperasi ini masih menjalani proses pemeriksaan di Kejaksaan Negeri Lumajang. “Ini kan saksi juga mas yang sedang kita periksa,” kata sumber tadi. <strong>(fat)</strong></p>

    "> Kasus Koperasi Wirabhakti Sudah Periksa 75 S...
  • "> Komplotan Perampasan Motor Diciduk Polisi...
  • "> Jual Obat Logo K-Merah, Toko Klontong Digere...
  • "> Satu Lagi Pelaku Pembunuhan Suwandak Dibekuk...
  • Politik

    Setelah Demokrat, Giliran PAN Akan Ajukan Calon Wabup

    Kamis, 29 Januari 2015
    Setelah Demokrat, Giliran PAN Akan Ajukan Calon Wabup <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:300px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">PLt Ketua DPC Partai Demokrat Lumajang, Drs. Samsoel Huda M.Si</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Pasca meninggalnya Bupati Lumajang Sjahrazad Masdar dan semakin dekatnya Wakil Bupati Lumajang dilantik sebagai Bupati Lumajang, maka masalah wakil Bupati kian santer dibicarakan. Partai Demokrat sebagai salah satu partai pengususng Pasangan Sjahrazad Masdar dan As’at Malik menyatakan bahwa soal siapa wabupnya, semuanya merupakan hak prerogrativ Bupati terlantik untuk menunjuknya.</p> <p>PLt Ketua DPC Partai Demokrat Lumajang Drs. Samsoel Huda M.Si kepada media ini mengatakan, pihaknya akan sangat menghormati hak dan kewenangan Bupati terlantik untuk menentukan siapa wabupnya.</p> <p>”Kita akan menyiapkan tiga sampai lima nama, kemudian Partai akan mengirim kepada Bupati terlantik. Bupati terlantik akan memilih siapapun silahkan ndak masalah. Kita tidak akan melakukan gerakan apapun, karena kita tahu itu semua merupakan hak dari Bupati terlantik,” kata Samoel Huda.</p> <p>Samsoel mengatakan, semua akan mengalir saja sesuai dengan kehendak takdir. Namun jika melihat sejarah majunya As’at Malik juga melalui Partai Demokrat maka ada baiknya kalau hal itu juga menjadi pertimbangan.</p> <p>”Kalau melihat yang terjadi di DKI, yang sudah menggunakan Perpu, sebenarnya Ahok sudah punya calon yang mumpuni dari Birokrasi. Namun karena terbentur dengan etika politik, akhirnya Ahok meminta kepada PDI-P untuk mengirimkan calonnya dan akhirnya terpilih yang sekarang ini,” kata Samsoel Huda.</p> <p>Samsoel Huda juga mengatakan, Partai Demokrat paham betul bahwa semua itu merupakan hak dari Bupati terlantik. Samsoel hanya berharap agar Bupati terlantik juga mengingat sejarah saja. (fat)</p>

    "> Soal Calon Wabup, DPC Demokrat Lumajang Meny...
  • "> Soal Ketua PD Yang Kosong, Tunggu Keputusan ...
  • "> Ketua PBNU Dukung Prabowo, PCNU Lumajang Pil...
  • "> DPC Gerindra Putuskan Bentuk Fraksi Sendiri ...
  • Aneka Rupa

    Dijaga Puluhan Petugas Dishub, Parkir Liar Jalan PB Sudirman Tak Berkutik

    Rabu, 21 Januari 2015
    Dijaga Puluhan Petugas Dishub, Parkir Liar Jalan PB Sudirman Tak Berkutik <p><strong> </strong></p> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Gunung Semeru</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Karena cuaca ekstrem Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup sementara aktivitas pendakian ke puncak Gunung Semeru sejak Senin, 5 Januari 2015. "Cuaca ekstrem yang menjadi alasan penutupan pendakian," kata Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang Hendro Wahyono, Senin (5/1).</p> <p>Menurut Hendro, BPBD Kabupaten Lumajang telah mengkonfirmasi perihal penutupan itu kepada Balai Besar TNBTS. Sebab, saat cuaca buruk, di puncak gunung api dengan ketinggian 2.676 meter di atas permukaan laut itu sering terjadi badai. Cuaca ekstrem diperkirakan berlangsung selama Januari hingga Februari.</p> <p>Hendro belum bisa memastikan hingga kapan penutupan dilakukan. Dia juga membantah penutupan itu berkaitan dengan guguran material vulkanis dari puncak gunung itu. Menurut dia, status Gunung Semeru saat ini tetap pada level waspada.</p> <p>Kepala Balai Besar TNBTS Ayu Dewi Utari membenarkan ihwal penutupan aktivitas pendakian ke puncak Semeru yang mulai berlaku sejak hari ini Senin, 5 Januari 2015. "Iya, benar ditutup," katanya kepada wartawan.</p> <p>Selain itu, Ayu mengatakan penutupan pendakian tersebut dilakukan untuk pemulihan ekosistem yang ada disekitar Gunung Semeru, dan penutupan berlaku hingga akhir Maret 2015 mendatang.</p> <p>Informasi yang diperoleh media ini menyebutkan penutupan aktivitas pendakian ke Gunung Semeru rutin dilakukan setiap tahun. Salah satu alasannya untuk pemulihan ekosistem lantaran hampir sepanjang tahun ada aktivitas pendakian. (ww)</p>

    "> Cuaca Ekstrem, Pendakian ke Puncak Semeru Di...
  • "> MPPM Timur Peringati Pekan Bung Karno Dengan...
  • "> Atlit Catur Junior Lumajang Raih Peringkat D...
  • "> Ramainya JLT di Malam Minggu...
  • Peristiwa

    Jumat Berdarah, Dua Warga Dibantai Orang Tak Dikenal

    Jumat, 30 Januari 2015
    Jumat Berdarah, Dua Warga Dibantai Orang Tak Dikenal <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:400px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Ketiga tersangka ketika diperiksa diruang Reskoba Polres Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Berdasarkan informasi dari masyarakat dan dinilai telah meresahkan karena mengedarkan pil koplo diwilayah Kecamatan Pasrujambe, 3 pemuda pengangguran ditangkap polisi beserta ratusan pil koplo jenis Tryhexypenidhil.</p> <p>Awalnya polisi khususnya tim Reskoba Polres Lumajang kemarin malam, Kamis (29/1) pukul 20.00 Wib menangkap Fajar Sodik (27) warga Dusun Selorejo Desa Kloposawit Kecamatan Candipuro, tersangka ditangkap dirumahnya beserta 661 butir pil logo Y atau Tryhexypenidhil.</p> <p>Pasca penangkapan Fajar, polisi langsung melakukan pengembangan terhadap sejumlah tersangka lain. Setelah dilakukan pencarian, polisi berhasil menangkap dua tersangka lain yaitu Dhimas Aprilianto (21) Warga Dusun Krajan Desa Kloposawit Kecamatan Candipuro dan Yusuf (23) Dusun Pakem Desa Jambearum Kecamatan Pasrujambe.</p> <p>Berdasakan pengakuannya, awalnya kedua tersangka ini bermaksud melarikan diri ke Surabaya setelah mendengar Fajar ditangkap Polisi, namun saying keduanya keburu tertangkap polisi dijalan Desa Pasirian sekitar pukul 23.30 Wib malam itu juga.</p> <p>Kasat Reskoba Polres Lumajang AKP Priyo Purwandito ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan mengatakan penagkapan ketiga tersangka ini ditangkap berkat kerja keras tim Resakoba dalam memberantas peredaran narkoba diwilayah Lumajang. “Selain 661 butir pil trex, tim juga mengamankan 3 buah HP dan uang tunai sebesar Rp. 15 ribu yang diduga sebagai hasil penjualan,” katanya.</p> <p>Berdasarkan keterangan keterangan para tersangka, saat ini pihaknya masih terus melakukan pengembangan tentang asal barang itu. “Kami masih melakukan pengembangan terhadap hasil ungkap ini, untuk mengungkap dari mana mereka mendapatkan barang ini,” pungkas Kasat Reskoba. (ww)</p>

    "> Edarkan Pil Koplo, 3 Pemuda Pengangguran DIt...
  • "> 4 Bulan Buron, Salah Satu Pelaku Curwan Paka...
  • "> Operasi Miras, Dan Narkoba Di Hotel, Dapati ...
  • "> Pelajar Yang Diamankan Polisi Saat Pesta Mir...
  • Wisata Budaya

    Tim Balai Arkeologi Yogyakarta Teliti Situs Candi Bathari Durga Lumajang

    Selasa, 13 Januari 2015
    Tim Balai Arkeologi Yogyakarta Teliti Situs Candi Bathari Durga Lumajang <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Salah satu pasangan peserta Balos anak-anak</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Batik Lumajang On the Stage (Balos) adalah salah satu rangkaian kegiatan yang diadakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke-759, tahun ini merupakan tahun ke III pelaksanaannya sejak dicanangkannya Batik Lumajangan sekitar tahun 2012 lalu.</p> <p>Kegiatan yang dilaksanakan salah satu event organizer di Lumajang ini setiap tahunnya semakin meriah, selain jumlah pesertanya yang makin bertambah, pesertanya juga makin beragam. Untuk tahun ini peserta dibagi dalam empat kelompok antara lain kelompok Paud dan TK, kelompok SD kelas 1 sampai kelas 6, kelompok SMP, SMA, SMK dan umum, sedangkan kelompok terakhir adalah perwakilan dari SKPD dan para camat beserta istri.</p> <p>Untuk peserta tahun ini bukan hanya datang dari Lumajang saja, tetapi dari sejumlah kabupaten tetangga juga ikut ambil bagian seperti ada yang dari Malang, Probolinggo, Jember, Bondoswoso bahkan ada yang dari Kabupaten Banyuwangi.</p> <p>Panitia berharap agar kegiatan ini dapat dilaksanakan setiap tahunnya agar semakin meningkatkan kecintaan masyarakat akan batik khususnya masyarakat Lumajang, karena batik bukan hanya dapat dikenakan secara biasa saja, tapi juga dapat dikreasikan dan dipadupadankan dengan aneka bahan sehingga menghasilkan karya fashion yang spektakuler.</p> <p>“Kami berharap agar kegiatan ini dapat diadakan setiap tahun, agar bakat-bakat terpendam yang ada sudah diketahui sejak dini khususnya untuk anak-anak tingkat Paud dan TK. Selain itu agar masyarakat Lumajang semakin mencintai batik khususnya batik khas Lumajangan,” kata Sandi Damara Haryanto, selaku ketua panitia pelaksana.</p> <p>Kriteria penilaian dalam Balos kali ini bukan hanya dinilai dari penampilan serta busana yang dipakai , tapi juga dari batik yang dipakai. Jika batik yang dipakai tidak asli Lumajang atau tidak menggambarkan corak khas Lumajangan otomatis akan mengurangi nilai, oleh karenanya panitia mempunyai juri khusus yang paham betul dengan batik khas Lumajangan.</p> <p>Sementara itu Wakil Bupati Lumajang H As’at Malik dalam pembukaan kegiatan tersebut mengatakan kegiatan Balos tahun ini nampak semakin semarak lagi dan diharapkan dengan kegiatan ini masyarakat akan semakin bangga memakai batik khas Lumajang.</p> <p>“Kedepan, mungkin pak Gawat (Kepala Dinas Pariwisata=red) sudah memikirkannya, untuk pegawai yang paling sering memakai batik ke kantor barangkali perlu diberi penghargaan juga itu nantinya. Tahun 2015 mudah-mudahan ada penilaian dan diujung tahun akan diberi pengharagaan,” kata Wabup.</p> <p>Banyak orang yang sudah mulai menyukai batik khas Lumajang, oleh karena itu mari kita bangga dengan batik kita sendiri. “Yakinlah bahwa batik khas Lumajang itu tidak seperti apa yang kita bayangkan,” imbuhnya.</p> <p>Dalam pesan terakhirnya Wabup Lumajang menutup sambutannya dengan pantun. “Burung glatik diatas kedondong, pakai batik keren dong !” ungkap Wabup dalam pantunnya yang disambut tepuk tangan meriah para undangan. (ww)</p>

    "> Mulai Tingkat Paud/TK Hingga Camat Ikut Rama...
  • "> Meskipun Hujan Festival Jaran Kencak Tetap B...
  • "> Sejarawan Asal Belanda Harry Poeze, Kunjungi...
  • "> AMPAS Tuding Pemkab Abaikan Peninggalan Seja...
  • Suasana demo didepan kantor Kejaksaan Negeri LumajangSuasana demo didepan kantor Kejaksaan Negeri LumajangWartalumajang.com - Puluhan Aktivis Solidaritas Masyarakat Tranpransi Lumajang, hari ini, Jumat (17/5), menggelar aksi demo dikantor Kejaksaan Negeri Lumajang. Mereka meminta agar Kejaksaan Negeri Lumajang segera menuntaskan pengusutan dana APBN untuk Proyek Listrik Tegangan Rendah (PLTR) senilai Rp. 2,7 Milyar.

    Puluhan aktivis LSM ini datang ke kantor Kejaksaan Negeri Lumajang dengan membawa sejumlah poster yang isinya mendesak Kejaksaan Negeri Lumajang segera melanjutkan penyidikan kasus ini. Namun karena kantor Kejaksaan Negeri Lumajang sedang dalam proses renovasi, para aktivis ini tidak bertemu dengan siapapun, sampai kemudian mereka membubarkan diri.

    Menurut informasi yang berhasil kami himpun dana untuk ini senilai Rp. 2,7 M berasal dari dana APBN. Namun sampai saat ini belum ada kejelasan pelaksanaan dari proyek ini. "Listrik adalah kebutuhan masyarakat, dan kami harapkan masalah ini segera dituntaskan," kata salah seorang demonstran hari ini.

    Sementara Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Lumajang ketika dihubungi via ponselnya mengaku tidak tahu soal demo tersebut, karena dirinya sedang berada diluar. Soal kasus listrik itu sendiri, Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Lumajang mengatakan bahwa untuk kasus tersebut sekarang masih dalam tahap pengumpulan data.

    "Belum sampai ke penyidikan mas, sekarang ini kita masih sedang mengumpulkan data. Jika memang datanya sudah lengkap baru kita tingkatkan ketahap berikutnya. Jadi sekarang ini kami masih berusaha mencari data-data soal itu," katanya via ponsel hari ini.

    PLTR ini di Lumajang ada di tiga desa, yakni Desa Kalibendo Kecamatan Pasirian, Desa Bedayu Talang Kecamatan Senduro dan Desa Sawaran Lor Kecamatan Kedungjajang. Namun seluruh informasi tentang proyek ini masih belum dikonformasikan ke Pemkab Lumajang, apakah benar Lumajang mendapatkan proyek tersebut.

    Sementara itu, seorang tokoh LSM asal Surabaya yang sempat melalukan kontak dengan media ini mengatakan, bahwa pihaknya akan menggelar aksi serupa di Kejaksaan Tinggi jika kasus ini didiamkan terlalu lama. "Kita akan berusaha mencari datanya, dan kalau sampai dibiarkan kami akan menggelar aksi ini ke Kejaksaan Tinggi di Surabaya," jelasnya.

    Web Designer