Halaman Facebook Twitter Warta Lumajang Langganan Berita
Karangan Bunga Ucapan Belasungkawa Terus Mengalir Ke Pendopo Bupati
Minggu, 25 Januari 2015 11:10 WIB
Wartalumajang.com – Karangan bunga ucapan duka cita sejak kemarin, tadi malam bahkan hari ini masih terus mengalir ke Pendopo Bupati Lumajang. Ucapan duka ini berasal dari sejumlah perusahaan, lembaga dan Satker di Lumajang, sejumlah pejabat di Jawa Timur termasuk Gubernur Jawa Timur dan istri ser...
Usai Disholatkan Di Masjid KH. Anas Machfud, Almarhum Sjahrazad Masdar Dimakamkan Di TPU Jogoyudan
Sabtu, 24 Januari 2015, 12:46 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Usai disholatkan di Masjid Agung KH. Anas Machfud Lumajang, Jenazah Almarhum Bupati Lumajang diber [ ... ]

Jelang Pemakaman Bupati, Warga Lumajang Kibarkan Bendera Setengah Tiang
Sabtu, 24 Januari 2015, 10:59 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Menjelang Pemakaman Bupati Lumajang Sjahrazad Masdar sejumlah warga di Lumajang mengibarkan bender [ ... ]

Akhirya, Kapolres Lumajang Melihat Sendiri Penambangan Dibibir Pantai
Jumat, 23 Januari 2015, 09:05 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Carut-marut pertambangan pasir di Lumajang akhirnya dilihat sendiri oleh Kapolres Lumajang., AKBP  [ ... ]

Kapolres Lumajang : Saya Tidak Butuh Pencitraan, Yang Penting Kerja
Kamis, 22 Januari 2015, 21:05 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Ketika bertemu dengan sejumlah awak media di Lumajang, pada hari Rabu, (21/1) kemarin Kapolres Lum [ ... ]

Kamis, 01 Mei 2014 09:04
Pekerja Informal Di Pedesaan, Kapan Akan Diperhatikan
Jika mau bicara soal kemiskinan, maka tidak lepas dari persoalan buruh di Indonesia. Banyak warga miskin di Indonesia dimana penyebab utamanya adalah kecilnya penghasilan sebagai buruh. Buruh di Indonesia identik dengan pekerja pa...

Aspirasi

Kamis, 05 Juni 2014 19:14
Jelang Pilpres, Perang Dimedia Jejaring Sosial Berlangsung Sengit
Biasanya menjelang perhelatan Piala Dunia, hiruk pikuk penggila bola mulai mengemuka. Namun perhelatan akbar dicabang olahraga paling popular ini sepe...

Birokrasi

6 Bulan Kosong, Jabatan Kepala Dinkes Akhirnya Terisi

Kamis, 08 Januari 2015
6 Bulan Kosong, Jabatan Kepala Dinkes Akhirnya Terisi <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:382px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Wakil Bupati Lumajang As'at Malik</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Wakil Bupati Lumajang As’at Malik menyatakan tidak akan main-main dengan guru yang memperoleh tunjangan sertifikasi namun dalam keseharian sering mewakilkan tugas mengajarnya kepada guru honorer. Wabup mengaku mendapat banyak laporan yang menyatakan bahwa guru yang telah mendapatkan tunjangan sertifikasi tersebut masih “malas-malasan” mengajar dan mewakilkan tugas mengajarnya kepada guru honorer.</p> <p>Hal ini disampaikan Wakil Bupati Lumajang As’at Malik ketika melantik 150 pejabat eslon 2,3 dan 4 dilingkungan Pemkab Lumajang yang berlangsung hari ini, Kamis (8/1) di Pendopo Bupati Lumajang. Kata Wabup, seluruh kepala UPTD Dinas Pendidikan di Kabupaten Lumajang harus mau turun ke lapangan untuk mengecek kinerja bawahannya. Jika memang kedapatan tidak melaksanakan tugas dengan baik, maka harus segera diberi sangsi tegas.</p> <p>“Kepala UPTD Dinas Pendidikan di Kecamatan saya minta turun kebawah untuk mengecek kinerja anak buahnya. Jangan hanya roko’an apalagi main games. Semuanya dibayar dengan menggunakan uang rakyat dan harus dipertanggungjawabkan dengan baik,” jelas Wabup kemudian.</p> <p>Usai acara pelantikan, kepada sejumlah wartawan mengatakan, bahwa laporan itu memang ada dan sudah berkali-kali disampaikan kepada Dinas Pendidikan. Itulah sebabnya Wabup menyatakan akan menindak tegas jika dibina tidak bisa. Kendati demikian, Wabup menyatakan masih akan melakukan pembinaan lebih dulu.</p> <p>“Jika memang dibina memang tidak bisa, ya kita tindak tegas. Masih banyak kok warga Lumajang yang ingin menjadi PNS. Kita lihat saja nanti gebrakan dari kita. Memang kita akan berusaha membina, jika bisa, jika tidak bisa maka tindakan tegas akan diambil,” tegas Wabup kemudian.</p> <p>Sementara sumber kami lainnya menyatakan, soal kebiasaan guru sertifikasi yang malas mengajar itu memang sering terdengar dimasyarakat. “Itu sudah lama pak, saya sudah lama mendengar itu, saatnya sekarang Pemkab mengambil tindakan. Karena guru sertifikasi itu sudah dibayar mahal, kalau malas mengajar untuk apa dibayar mahal dengan uang rakyat,” kata sumber kami. (fat)</p>

"> Wabup : Banyak Guru Sertifikasi Ngajarnya Di...
  • "> Pemkab Siapkan Penjemputan 2 Warga Lumajang ...
  • "> Sekda Mengaku Tidak Tahu Jika Miras Dijual d...
  • "> Sekda Lumajang Akui Bupati Lumajang Masih ...
  • Hukum

    Kapolres Lumajang : Saya Tidak Butuh Pencitraan, Yang Penting Kerja

    Kamis, 22 Januari 2015
    Kapolres Lumajang : Saya Tidak Butuh Pencitraan, Yang Penting Kerja <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:353px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Kantor Koperasi Wirabhakti Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Pemeriksaan terhadap kasus dugaan penyalahgunaan keuangan di Koperasi Wirabhakti Lumajang oleh Kejaksaan Negeri Lumajang sudah memeriksa 75 saksi dan masih diperlukan beberapa saksi lagi, sebelum kemudian kasus ini dinyatakan tuntas. Kendati demikian, Kejaksaan Negeri Lumajag sudah menetapkan mantan Ketua Koperasi, P sebagai tersangka dalam kasus ini.</p> <p>Bersamaan dengan Hari Anti Korupsi desember kemarin, Kejaksaan Negeri Lumajang menetapkan satu tersangka dan menyatakan kemungkinan ada beberapa tersangka lainnya dalam kasus ini. Bahkan Kajari Lumajang I Gede Mahendra, SH menyatakan akan melakukan penahanan terhadap tersangka.</p> <p>Namun sampai sekarang belum dilakukan penahanan terhadap satu orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Sumber kami di Kejaksaan Negeri Lumajang, hari ini, Rabu (21/1) menyatakan bahwa pemeriksaan terhadap saksi-saksi terus dilakukan untuk segera menuntaskan kasus ini.</p> <p>“Kita tinggal beberapa saksi lagi mas. Semuanya sekitar 75 orang saksi. Tunggu sajalah nanti akan kita kabari kalau memang ada perkembangan,” kata sumber kami.</p> <p>Hari ini juga masih dilakukan pemeriksaan terhadap salah seorang saksi yang terkait dengan kasus koperasi ini. Sekitar pukul 09.00 seorang saksi dalam kasus koperasi ini masih menjalani proses pemeriksaan di Kejaksaan Negeri Lumajang. “Ini kan saksi juga mas yang sedang kita periksa,” kata sumber tadi. <strong>(fat)</strong></p>

    "> Kasus Koperasi Wirabhakti Sudah Periksa 75 S...
  • "> Komplotan Perampasan Motor Diciduk Polisi...
  • "> Jual Obat Logo K-Merah, Toko Klontong Digere...
  • "> Satu Lagi Pelaku Pembunuhan Suwandak Dibekuk...
  • Politik

    Ketua PBNU Dukung Prabowo, PCNU Lumajang Pilih Netral

    Rabu, 28 Mei 2014
    Ketua PBNU Dukung Prabowo, PCNU Lumajang Pilih Netral <p><strong> </strong></p> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:379px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Pertemuan pengurus DPC Gerindra Lumajang di Nglangeni</span></span>Wartalumajang.com</strong> - Melalui sebuah rapat yang digelar di Rumah Makan Nglangeni DPC Partai Gerindra memutuskan akan membentuk fraksi sendiri di DPRD Lumajang. Fraksi tersebut akan diberi nama Fraksi Gerindra namun tidak menutup kemungkinan masuknya anggota DPRD dari parpol lain untuk bergabung dengan fraksi ini. Hal ini disepakati dalam sebuah forum parpol yang dihadiri oleh PAC dan Pengurus DPC Gerindra Lumajang.</p> <p>"Untuk nama kita tetapkan namanya Fraksi Gerindra saja, namun jika ada parpol yang mau bergabung dengan fraksi kita, ya monggo sejauh tidak merubah nama fraksi sesuai dengan keinginan kita. Tapi kalau harus merubah nama itu kita keberatan, karena dengan lima anggota DPRD kita bisa membentuk fraksi sendiri", kata Bambang Hidayat, Ketua Dewan Penasehat Fraksi Gerindra Lumajang dalam kesempatan tersebut.</p> <p>Dalam pemilu kali ini Gerindra mendapatkan tambahan satu kursi bahkan ada kemungkinan akan menduduki jabatan wakil Ketua DPRD Lumajang dibawah PDIP, PKB, dan Partai Demokrat. Sedangkan pada periode sebelumnya, Fraksi Gerindra bergabung menjadi satu fraksi dengan Hanura yang diberi nama Fraksi Gerakan Nurani Indonesia atau Fraksi GENI DPRD Lumajang.</p> <p>Sementara itu sekretaris DPC Partai Gerindra Lumajang Miki Habirullah secara terpisah mengatakan, untuk posisi wakil Ketua DPRD sampai sekarang memang belum diputuskan. "Kita belum sampai kesana, tapi nanti semuanya akan kita bahas dalam rapat DPC siapa yang akan kita putuskan mewakli Partai Gerindra untuk duduk di unsur Ketua DPRD Lumajang", kata Miki Habirullah.</p> <p>Posisi wakil Ketua DPRD Lumajang juha masih juga jadi perdebatan didua partai politik. Selain di Gerindra persaingan wakil parpol untuk duduk diunsur ketua juga terjadi di PKB Lumajang. Sedangkan dua parpol lainnya yakni PDIP dan Demokrat kabarnya masing masing sudah memastikan satu nama untuk duduk diunsur ketua DPRD Lumajang. Dari PDIP misalnya hampir pasti posisi Ketua DPRD akan diduduki oleh H. Agus Wicaksono yang juga Ketua DPC PDIP Lumajang.</p>

    "> DPC Gerindra Putuskan Bentuk Fraksi Sendiri ...
  • "> Gerindra Lumajang Siap Menangkan Prabowo Dik...
  • "> Tiga Ketua DPRD Lumajang, Gagal Kembali Ke D...
  • "> LIRA Minta Panwaslu Tindak Tegas Pelanggar P...
  • Aneka Rupa

    Dijaga Puluhan Petugas Dishub, Parkir Liar Jalan PB Sudirman Tak Berkutik

    Rabu, 21 Januari 2015
    Dijaga Puluhan Petugas Dishub, Parkir Liar Jalan PB Sudirman Tak Berkutik <p><strong> </strong></p> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Gunung Semeru</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Karena cuaca ekstrem Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup sementara aktivitas pendakian ke puncak Gunung Semeru sejak Senin, 5 Januari 2015. "Cuaca ekstrem yang menjadi alasan penutupan pendakian," kata Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang Hendro Wahyono, Senin (5/1).</p> <p>Menurut Hendro, BPBD Kabupaten Lumajang telah mengkonfirmasi perihal penutupan itu kepada Balai Besar TNBTS. Sebab, saat cuaca buruk, di puncak gunung api dengan ketinggian 2.676 meter di atas permukaan laut itu sering terjadi badai. Cuaca ekstrem diperkirakan berlangsung selama Januari hingga Februari.</p> <p>Hendro belum bisa memastikan hingga kapan penutupan dilakukan. Dia juga membantah penutupan itu berkaitan dengan guguran material vulkanis dari puncak gunung itu. Menurut dia, status Gunung Semeru saat ini tetap pada level waspada.</p> <p>Kepala Balai Besar TNBTS Ayu Dewi Utari membenarkan ihwal penutupan aktivitas pendakian ke puncak Semeru yang mulai berlaku sejak hari ini Senin, 5 Januari 2015. "Iya, benar ditutup," katanya kepada wartawan.</p> <p>Selain itu, Ayu mengatakan penutupan pendakian tersebut dilakukan untuk pemulihan ekosistem yang ada disekitar Gunung Semeru, dan penutupan berlaku hingga akhir Maret 2015 mendatang.</p> <p>Informasi yang diperoleh media ini menyebutkan penutupan aktivitas pendakian ke Gunung Semeru rutin dilakukan setiap tahun. Salah satu alasannya untuk pemulihan ekosistem lantaran hampir sepanjang tahun ada aktivitas pendakian. (ww)</p>

    "> Cuaca Ekstrem, Pendakian ke Puncak Semeru Di...
  • "> MPPM Timur Peringati Pekan Bung Karno Dengan...
  • "> Atlit Catur Junior Lumajang Raih Peringkat D...
  • "> Ramainya JLT di Malam Minggu...
  • Peristiwa

    Karangan Bunga Ucapan Belasungkawa Terus Mengalir Ke Pendopo Bupati

    Minggu, 25 Januari 2015
    Karangan Bunga Ucapan Belasungkawa Terus Mengalir Ke Pendopo Bupati <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Almarhum Sjahrazad Masdar diberangkatkan dari Masjid Agung KH. Anas Machfud</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Usai disholatkan di Masjid Agung KH. Anas Machfud Lumajang, Jenazah Almarhum Bupati Lumajang diberangkatkan menuju Pemakaman Umum Jogoyudan Lumajang. Sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab Lumajang, PNS dan masyarakat sekitar ikut mengantarkan Sjahrazad Masdar menuju tempat peristirahatan terakahirnya. Tak banyak acara yang dilaksanakan di Masjid Agung, usai Sholat Dhuhur, digelar Almarhum disholatkan, kemudian ada pembacaan Tahlil dan ditutup dengan Doa yang dipimpin oleh KH. Imron Anis. Setelah itu, jenazah langsung diberangkatkan ke Tempat Pemakaman Umum Jogoyudan.</p> <p>Sejumlah tokoh masyarakat Lumajang juga tampak hadir dalam acara pemakaman ini, termasuk sejumlah anggota DPRD Lumajang, pengurus parpol di Lumajang. Keluarga dari Sjahrazad Masdar sebagian besar hadir termasuk keluarga dari istri mantan orang nomor satu di Lumajang itu.</p> <p>Keberangkatan jenazah diawali oleh satu pasukan berseragam putih dengan membawa foto Almarhum Sjahrazad Masdar. Sementara jenazah berada dibelakangannya diusung dengan berjalan kaki menuju Pemakaman Umum Jogoyudan. Tampak Putra Almarhum ikut serta dalam rombongan jenazah dengan menetaskan air mata, pertanda duka yang dalam atas meninggalnya Sjharazad Masdar.</p> <p>Sementara di Tempat Pemakaman Umum Lumajang tampak pengamanan dilakukan oleh sejumlah petugas dari kepolisian, TNI, Satpol PP dan Petugas dari Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang. Sebagian masyarakat yang tidak hadir dalam acara di Masjid Agung KH. Anas Machfud tampak sudah berada disekitar pemakaman umum Jogoyudan Lumajang, untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Sjahrazad Masdar. <strong>(fat)</strong></p>

    "> Usai Disholatkan Di Masjid KH. Anas Machfud,...
  • "> Jelang Pemakaman Bupati, Warga Lumajang Kiba...
  • "> Akhirya, Kapolres Lumajang Melihat Sendiri P...
  • "> Dirusak Orang Gila, PJU Dijalan Soekarno-Hat...
  • Wisata Budaya

    Tim Balai Arkeologi Yogyakarta Teliti Situs Candi Bathari Durga Lumajang

    Selasa, 13 Januari 2015
    Tim Balai Arkeologi Yogyakarta Teliti Situs Candi Bathari Durga Lumajang <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Salah satu pasangan peserta Balos anak-anak</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Batik Lumajang On the Stage (Balos) adalah salah satu rangkaian kegiatan yang diadakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke-759, tahun ini merupakan tahun ke III pelaksanaannya sejak dicanangkannya Batik Lumajangan sekitar tahun 2012 lalu.</p> <p>Kegiatan yang dilaksanakan salah satu event organizer di Lumajang ini setiap tahunnya semakin meriah, selain jumlah pesertanya yang makin bertambah, pesertanya juga makin beragam. Untuk tahun ini peserta dibagi dalam empat kelompok antara lain kelompok Paud dan TK, kelompok SD kelas 1 sampai kelas 6, kelompok SMP, SMA, SMK dan umum, sedangkan kelompok terakhir adalah perwakilan dari SKPD dan para camat beserta istri.</p> <p>Untuk peserta tahun ini bukan hanya datang dari Lumajang saja, tetapi dari sejumlah kabupaten tetangga juga ikut ambil bagian seperti ada yang dari Malang, Probolinggo, Jember, Bondoswoso bahkan ada yang dari Kabupaten Banyuwangi.</p> <p>Panitia berharap agar kegiatan ini dapat dilaksanakan setiap tahunnya agar semakin meningkatkan kecintaan masyarakat akan batik khususnya masyarakat Lumajang, karena batik bukan hanya dapat dikenakan secara biasa saja, tapi juga dapat dikreasikan dan dipadupadankan dengan aneka bahan sehingga menghasilkan karya fashion yang spektakuler.</p> <p>“Kami berharap agar kegiatan ini dapat diadakan setiap tahun, agar bakat-bakat terpendam yang ada sudah diketahui sejak dini khususnya untuk anak-anak tingkat Paud dan TK. Selain itu agar masyarakat Lumajang semakin mencintai batik khususnya batik khas Lumajangan,” kata Sandi Damara Haryanto, selaku ketua panitia pelaksana.</p> <p>Kriteria penilaian dalam Balos kali ini bukan hanya dinilai dari penampilan serta busana yang dipakai , tapi juga dari batik yang dipakai. Jika batik yang dipakai tidak asli Lumajang atau tidak menggambarkan corak khas Lumajangan otomatis akan mengurangi nilai, oleh karenanya panitia mempunyai juri khusus yang paham betul dengan batik khas Lumajangan.</p> <p>Sementara itu Wakil Bupati Lumajang H As’at Malik dalam pembukaan kegiatan tersebut mengatakan kegiatan Balos tahun ini nampak semakin semarak lagi dan diharapkan dengan kegiatan ini masyarakat akan semakin bangga memakai batik khas Lumajang.</p> <p>“Kedepan, mungkin pak Gawat (Kepala Dinas Pariwisata=red) sudah memikirkannya, untuk pegawai yang paling sering memakai batik ke kantor barangkali perlu diberi penghargaan juga itu nantinya. Tahun 2015 mudah-mudahan ada penilaian dan diujung tahun akan diberi pengharagaan,” kata Wabup.</p> <p>Banyak orang yang sudah mulai menyukai batik khas Lumajang, oleh karena itu mari kita bangga dengan batik kita sendiri. “Yakinlah bahwa batik khas Lumajang itu tidak seperti apa yang kita bayangkan,” imbuhnya.</p> <p>Dalam pesan terakhirnya Wabup Lumajang menutup sambutannya dengan pantun. “Burung glatik diatas kedondong, pakai batik keren dong !” ungkap Wabup dalam pantunnya yang disambut tepuk tangan meriah para undangan. (ww)</p>

    "> Mulai Tingkat Paud/TK Hingga Camat Ikut Rama...
  • "> Meskipun Hujan Festival Jaran Kencak Tetap B...
  • "> Sejarawan Asal Belanda Harry Poeze, Kunjungi...
  • "> AMPAS Tuding Pemkab Abaikan Peninggalan Seja...
  • Foto IlustrasiFoto IlustrasiWartalumajang.com - Dalam kunjungan Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf di Lumajang dalam rangka Harlah NU sabtu (29/6) tadi malam, sempat beredar sebuah buku yang berisi program kerja Pemprov Jatim, yang salah satu isinya tentang kesiapan pemerintahan Soekarwo - Syaifullah Yusuf untuk memerangi prostitusi di Jawa Timur. Bahkan lokalisasi Dolly di Surabaya juga jadi target untuk ditutup.

    "Prostitusi dan banyaknya lokalisasi di Jawa Timur merupakan cermin kegagalan kita bersama. Untuk itu kita harus memiliki komitmen untuk menutup lokalisasi dengan sekuat tenaga. Caranya dengan melibatkan banyak pihak, termasuk pemberdayaan mantan PSK itu sendiri," tulis buku yang beredar dalam pengajian semalam.

    Sebagai bukti dari komitmen itu Gubernur Jawa Timur mengeluarkan surat edaran tentang penutupan 44 lokalisasi di Jawa Timur selam bulan ramadhan. Selain itu juga diinstruksikan kepada pemerintah daerah di Jatim untuk melakukan penutupan secara permanen, tidak hanya pada bulan suci Ramadhan.

    "InsyaAllah PSK yang ada di kabupaten Banyuwangi juga akan ditutup dan selama Ramadhan jangan ada PSK yang melakukan aktivitas prostiusi. Pemprov juga akan akan membantu pemulangan PSK ke daerah dan mereka juga akan diberi modal Rp. 3 juta untuk memulai sebuah usaha," kata Soekarwo dalam buku yang diedarkan semalam.

    Menurut data yang berhasil dihimpun Pemprov Jatim, pada tahun 2011, jumlah PSK di Jatim tercatat 7.127 orang yang tersebar di 47 lokalisasi di 33 Kabupaten/kota di Jatim. Namun pada tahun 2013 telah terjadi penurunan yang sangat drastis. Salah satunya disebabkan adanya penutupan lokalisasi di Blitar dengan 224 PSK, kemudian penutupan lokalisasi Dupak Bangunsari dengan 121 PSK, dan 51 PSK dari Tambak Asri, Dolly, dan Jarak Surabaya yang berhasil dientas dari lokalisasi dan menyatakan berhenti untuk menjalani praktek prostitusi.

    Untuk Surabaya misalnya, Pemprov juga memasang target agar pada tahun 2014 mendatang, Surabaya bisa terbebas dari prostitusi, termasuk Gang Dolly. Namun kata wakil gubernur Jatim Syaifullah Yusuf atau yang dikenal dengan sapaan Gus Ipul, semua itu memerlukan komitmen yang kuat dari semua pihak, termasuk bantuan dari pemerintah guna dilakukannya pemberdayaan kepada mantan PSK yang menyatakan berhenti menjalani profesi itu.

    Web Designer