Halaman Facebook Twitter Warta Lumajang Langganan Berita
Bersama Mahasiswa Unej, Dinas Kehutanan Tanam 2.000 Pohon Di Desa Mangunsari
Rabu, 10 Pebruari 2016 11:05 WIB
Wartalumajang.com – Bersama masyarakat desa Mangunsari Kecamaan Tekung dan mahasiswa dari Universitas Negeri Jember, hari ini ditanam sebanyak 2.000 pohon. Dua jenis bibit yang ditanam masing-masing 1.000 pohon Sengon dan Mahoni. Warga setempat cukup antusias menyambut acara penanaman pohon ini , ...
Terbesar Di Jawa, Lumajang Hasilkan 750 Ribu M3 Kayu Sengon Pertahun
Rabu, 10 Pebruari 2016, 08:50 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Besarnya minat masyarakat Lumajang untuk menanam kayu sengon, ternyata telah menjadikan Kota Pisan [ ... ]

Gunakan CSR Perusahaan Kayu, Dinas Kehutanan Targetkan 69 Ribu Hektar Hutan Rakyat
Rabu, 10 Pebruari 2016, 08:17 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Dengan memanfaatkan dana Corporate Social Responbility (CSR) dari sejumlah perusahaan pengolahan k [ ... ]

Peringati Hari Pers Nasional, FKWL Bagi-Bagi Sembako
Selasa, 09 Pebruari 2016, 18:26 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com - Peringatan Hari Pers tahun 2016, Forum Komunikasi Wartawan Lumajang (FKWL), melakukan kegiatan bhak [ ... ]

Diduga Jualan Sabu-Sabu, Pemuda Banyuputih Lor Dicokok Polisi
Minggu, 07 Pebruari 2016, 20:47 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Cukup lama menjadi Target Operasi Polres Lumajang, AR (31) warga Dusun Krajan Banyuputih Lor Kecam [ ... ]

Jumat, 02 Oktober 2015 14:36
Basuki Rakhmad SH, MH : Ketika Semuanya Dilakukan Terlambat
Wartalumajang.com - Belajar dari Peristiwan Salim Kancil, Pemkab Lumajang, Polres Lumajang dan penegak hukum hendaknyanya mengambiil sikap tegas dan antisipatif terhadap semua keadaan yang bisa saja kemudian menjadi masalah besar....

Aspirasi

Minggu, 10 Mei 2015 07:41
Menanti Pembangunan Lumajang Yang Inovativ (Bagian 1)
Dalam setiap pergantian kepemimpinan disetiap daerah, selalu saja lahir jargon yang mengarah kepada usaha perbaikan kesejahteraan masyarakat. Jargon-j...

Birokrasi

Bersama Mahasiswa Unej, Dinas Kehutanan Tanam 2.000 Pohon Di Desa Mangunsari

Rabu, 10 Pebruari 2016
Bersama Mahasiswa Unej, Dinas Kehutanan Tanam 2.000 Pohon Di Desa Mangunsari <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:816px;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Kepala Dinas Kehutanan Lumajang Ir. Indah Amperawati ketika melakukan penanaman bersama warga</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Besarnya minat masyarakat Lumajang untuk menanam kayu sengon, ternyata telah menjadikan Kota Pisang ini sebagai Kabupaten yang menghasilkan produksi kayu sengon terbesar di Pulau Jawa. Dari catatan Dinas Kehutanan Lumajang, Kabupaten Lumajang menghasilkan 750 ribu M3 kayu sengon dalam setahun.</p> <p>Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Lumajang Ir. Indah Amperawati kepada media ini mengatakan, luasan hutan rakyat di Lumajang saat ini tercatat 55 ribu hektar yang tersebar diseluruh wilayah Kabupaten Lumajang. Jumlah ini akan terus ditingkatkan sampai mencapai 69 ribu hektar dalam tahun ini.</p> <p>“Kami sangat optimis jumlah luasan ini bisa kita capai, karena ketika kami memberikan bantuan berupa bibit, ternyata minat masyarakat sangat besar. Bahkan ada beberapa desa yang meminta kita untuk melakukan penanaman serentak dengan memanfaatkan potensi masyarakat desa mereka masing-masing. Ini patut disyukuri karena dengan begitu masyarakat juga terlibat dalam perluasan hutan rakyat di Lumajang. Bahkan sayasangat yakin jumlah produksi olahan kita akan semakin besar kedepannya,” tuturnya kepada media ini.</p> <p>Indah juga mengatakan, belakangan pihaknya mulai memperkenalkan tanaman Balsa uangh usia panennya hanya setengahnya dibandingkan dengan kayu sengon yang sudah membudaya dimasyarakat Lumajang.</p> <p>“Untuk Balsa sebenarnya sangat cepat untuk bisa dipanen dibandingkan dengan sengon. Tiga tahun saja sudah bisa dipanen. Ini sangat jauh dibandingkan dengan usia panen untuk sengon,” ujarnya kemudian.</p> <p>Indah juga memastikan bahwa sejumlah perusahaan kayu seperti KTI, juga mau membeli tanaman Balsa ini. “KTI sebagai perusahaan besar dibidang pengolahan kayu juga mau kok mas menerima tanaman Balsa. Memang harganya lebih murah, tapi kan usianya lebih pendek,” jelas Indah Amperawati.</p> <p>Jika masyarakat juga bersemangat untuk menanam jenis tanaman lainnya, seperti durian dan tanaman buah lainnya, maka tidak menutup kemungkinan target 69 ribu hektar hutan rakyat akan segera dipenuhi dalam tahun ini dan produksi dari sektor perkayuan Lumajang akan semakin meningkat. (fat)</p>

"> Terbesar Di Jawa, Lumajang Hasilkan 750 Ribu...
  • "> Gunakan CSR Perusahaan Kayu, Dinas Kehutanan...
  • "> Ada Keterlibatan TNI, Angka Penyalahgunaan B...
  • "> Disiapkan Acara Panen Raya, Menteri Pertania...
  • Hukum

    Diduga Jualan Sabu-Sabu, Pemuda Banyuputih Lor Dicokok Polisi

    Minggu, 07 Pebruari 2016
    Diduga Jualan Sabu-Sabu, Pemuda Banyuputih Lor Dicokok Polisi <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Inilah motor yang dicuri Sumardi</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Cara yang dilakukan Sumardi, pemuda berusia 22 tahun warga Desa Sumberwuluh Candipuro boleh dibilang cukup brilian. Sebelum mencuri motor milik korbanya, Sumardi lebih dulu mencuri kunci motor yang disimpan korban didalam tasnya. Dengan mengantongi kuncinya lebih dulu, Sumardi beranggapan usaha motor milik korbannya akan lebih mudah.</p> <p>Sayangnya, cara ini justru mempermudah polisi mencokok Sumardi karena korbannya curiga bahwa yang mencuri kunci motor tersebut adalah Sumardi. Maka dengan mudah polisi melakukan olah TKP dan Sumardipun dengan mudah dicokok petugas berikut barang bukti hasil curiannya.</p> <p>Ceritanya, pada hari Sabtu (6/2) Sumardi berusaha mencuri kunci milik korbannya. Setelah sukses mengambil kunci motor barulah Sumardi dengan mudah membawa kabur motor milik korban yang diparkir didepan pabrik kayu PT. Gasulindo Desa Condro Kecamatan Pasirian.</p> <p>Begitu mengetahui motor tak ada ditempatnya, pemiliknya langsung bingung dan lapor ke Polsek Pasirian. Karena kunci motornya juga hilang, maka korban mulai mengingat-ingat orang yang ada dekatnya sebelum motornya hilang. Berdasarkan laporan ini, polisi langsung melakukan pengejaran dan menemukan pelaku berikut barang buktinya.</p> <p>Sebuah motor Honda Beat warna hitam Nomor polisi N-3236 UL berhasil ditemukan polisi dan diamankan sebagai barang bukti, berikut Sumardi yang tak berkutik karena perbuatannya ketahuan. Kini Sumardi harus meringkuk di ruang tahanan polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.</p> <p>“Kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut kepada tersangka,” kata Kasubag Humas Polres Lumajang Ipda Gatot Budi Hartono. (fat)</p>

    "> Curi Kuncinya Dulu, Baru Motornya ….. Saya...
  • "> Belum Sempat Bawa Kabur Motor Curiannya, Ikh...
  • "> Masih Ingat Kasus SMS Ancam Wartawan?, Kholi...
  • "> LSM AMPEL Akan Hadiri Persidangan Kasus Sali...
  • Politik

    Agung Laksono : Sebaiknya Jangan Dulu Ambil Kebijakan Strategis, Termasuk Pengganti Setya Novanto

    Kamis, 07 Januari 2016
    Agung Laksono : Sebaiknya Jangan Dulu Ambil Kebijakan Strategis, Termasuk Pengganti Setya Novanto <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Peringatan HUT PPP ke 43 diperingati dengan doa bersama</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Peringatan HUT Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ke 43 diselenggarakan dalam bentuk doa bersama yang dihadiri oleh pengurus PPP dari dua kubu yang berseberangan. Kedua kubu ini sama-sama diundang dalam Ultah PPP di Lumajang dan keduanya hadir dalam acara peringatan HUT Partai dengan kebersamaan dikantor DPC PPP Lumajang.</p> <p>Sekretaris DPC PPP Lumajang H. Akhmat ST, kepada media ini mengatakan dalam peringatan HUT PPP yang berlangsung selasa (5/1) kemarin tak ada acara yang khusus hanya menggelar tumpengan dan ditutup dengan doa bersama.</p> <p>“Kami tidak mengadakan acara apa-apa mas, hanya tumpengan saja kemudian berdoa untuk kebesaran partai ini kedepan sekaligus berharap PPP bisa memiliki peran positif dalam pembangunan, khususnya di Lumajang,” kata H. Akhmat kepada media ini.</p> <p>Tema peringatan untuk tahun ini adalah Membangun Indonesia Yang Berkeadilan, dan tema ini diharapkan menjadi tekad seluruh kader PPP, khususnya di Lumajang untuk berperan aktif dalam pembangunan yang berkeadilan.</p> <p>“Yang paling penting sebenarnya adalah memupuk semangat seluruh kader PPP di Lumajang untuk tetap berkontribusi kepada pembangunan dalam kondisi apapun. Kami juga berharap lewat moment ini kita melakukan evaluasi untuk terus membesarkan partai ini kedepan, khususnya di Kabupaten Lumajang. Itu saja makna yang ingin kita tampilkan,” ujar H. Akhmat kepada media in. (fat)</p>

    "> HUT PPP Diperingati Sederhana Dengan Semanga...
  • "> Sebagian Besar DPD PAN Di Jatim, Tak Gelar M...
  • "> Soal Patung Kuda, Partai Demokrat Akhirnya A...
  • "> DPD Perindo Siapkan Satu Ambulance Untuk War...
  • Aneka Rupa

    125 Jamaah Umroh PT. Wardah Dalam Kondisi Sehat, Hari Ini Selesaikan Sa’i

    Rabu, 03 Pebruari 2016
    125 Jamaah Umroh PT. Wardah Dalam Kondisi Sehat, Hari Ini Selesaikan Sa’i <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:299px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">H. Suharyo AP, SH</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Mantan Wartawan Surabaya Post, H. Suharyo AP, SH kembali terpilih sebagai Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Lumajang untuk periode 2015-2020. Dalam Musda yang berlangsung, minggu (31/1) kemarin Suharyo AP meraih suara terbanyak dari 13 formatur yang dipilih oleh peserta Musda. Terpilihnya kembali Suharyo AP ini memang sudah diduga sebelumnya, khususnya dikalangan Muhammadiyah Lumajang.</p> <p>Sementara itu Suharyo AP usai pemilihan ketika kami hubungi via ponselnya mengatakan, untuk lima tahun kedepan banyak program yang selama ini sudah berlangsung untuk ditingkatkan. Hal ini perlu dilakukan agar Muhammdiyah di Lumajang mampu meningkatkan peran sertanya dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.</p> <p>“Kalau bicara target sebenarnya banyak. Tapi intinya kita harus meningkatkan yang sudah berjalan selama ini. Misalnya dibidang ekonomi, pendidikan, tarjih dan lain-lain, semuanya harus kita tingkatkan dan harus berkembang dengan lebih baik,” kata Suharyo kepada media ini.</p> <p>Secara ekonomi misalnya, Muhammadiyah harus membidik usaha baru yang akan memberikan peran penting bagi persyarikataan dalam hal pembiyaan organisasi. “Harus ada usaha baru yang berdiri atau meningkatkan yang sudah ada, karena semua itu penting untuk persyarikatan,” kata pria asal Wotgalih ini.</p> <p>Salah satu targetnya dalam waktu dekat ini adalah berdirinya Rumah Sakit Muhammadiyah yang sudah cukup lama direncanakan. Diharapkan dalam periode kepemimpinannya dari tahun 2015-2020, Rumah Sakit Muhammadiyah di Lumajang sudah bisa berdiri untuk melayani masyarakat Lumajang. “Rencana ini kita harapkan bisa segera terealisasi dalam periode ini,” kata Suharyo tanpa menjelaskan kapan akan dimulai.</p> <p>Hadir dalam acara Musda yang berlangsung pada hari minggu kemarin, Bupati Lumajang As’at Malik, Wakil Bupati Lumajang dr. Buntaran Supriyanto dan sejumlah undangan lainnya. (fat)</p>

    "> H. Suharyo AP, SH, Kembali Pimpin Muhammadi...
  • "> Inilah Kondisi Rusunawa Sejak Diresmikan 15 ...
  • "> Bromo Siaga, Semeru Aman, Sehari 100 Pendaki...
  • "> Perum Perhutani Gelar Gathering Dengan Warta...
  • Peristiwa

    Peringati Hari Pers Nasional, FKWL Bagi-Bagi Sembako

    Selasa, 09 Pebruari 2016
    Peringati Hari Pers Nasional, FKWL Bagi-Bagi Sembako <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Paparan Kapolres Lumajang soal tambang di Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Entah memang tidak diundang atau memang tak sempat hadir, yang jelas Bupati Lumajang H. As’at Malik tidak tampak hadir dalam acara Paparan Kapolres Lumajang soal tambang di Lumajang. Padahal acara ini digelar di Aula Pertemuan Lantai 3 Kantor Pemkab Lumajang, hari ini Jumat (5/2). Sejumlah undangan yang hadir dalam acara ini menyayangkan ketidakhadiran Bupati Lumajang dalam acara ini, karena sebagai Kepala Daerah seharusnya Bupati mendengarkan keluhan masyarakat terkait tambang pasir di Lumajang.</p> <p>Salah satu yang mempersoalan kehadiran Bupati adalah Ketua LSM AMPEL Lumajang H. Imron Fauzi. Ketika keluar sebentar dari ruang pertemuan itu, H. Imron Fauzi menyatakan, seharusnya Bupati As’at Malikl hadir dalam acara ini, sehingga bisa mendengar langsung keluhan masyarakat dan persoalan lain yang terkait dengan pertambangan pasir yang sampai sekarang masih menyisakan banyak persoalan.</p> <p>Ketika sampai pada sesi tanya jawab pernyataan serupa oleh H. Imron Fauzi. Aktivis lingkungan ini menyampaikan apresiasi terhadap langkah yang diambil oleh Kapolres Lumajang AKBP Fardly Munzir Ismail. “Kami memberikan apresiasi kepada Bapak Kapolres Lumajang yang memiliki inisiatif menyelenggarakan acara ini. Ini merupakan bentuk semangat dari bapak Kapolres untuk menyelesaikan masalah yang ada di Lumajang. Namun seharusnya Bapak Bupati juga hadir dalam acara ini,” kata H. Imron Fauzi.</p> <p>Selain Kapolres yang melakukan paparan tunggal dalam acara ini, dari Pemkab Lumajang hadir Kepala DPKAD Drs. Gawat Sudarmanto, Kepala Satpol PP, Basyuni dan Kabag Ekonomi Ir. Ninis Rindhawati, MT. Sedangkan yang diundang dalam acara ini sejumlah pengusaha pasir, termasuk pemilik Stockphile yang selama ini beroperasi di Lumajang. Hampir 100 orang, sebagian diantaranya adalah para penambang dan pemilik stockphile hadir dalam acara ini, termasuk beberapa LSM yang selama ini peduli dengan masalah carut-marutnya pertambangan pasir di Lumajang.</p> <p>“Selama ini penambangan pasir di Lumajang banyak menyalahi aturan. Karenanya pemerintah kemudian memperketat proses perijinan penambangan. Ini merupakan langkah yang dilakukan pemerintah agar masalah pertambangan di Lumajang bisa dikelola sesuai dengan aturan. Sebagian besar stockphile yang ada di Lumajang tidak memiliki ijin. Seharusnya stockphile itu dimiliki oleh pemegang IUP dan harus memiliki ijin HO,” kata Kapolres Lumajang didepan para pemilik Stockphile di Lumajang.</p> <p>Acara ini sedianya digelar mulai pukul 08.00. Namun kemudian molor sampai hampir pukul 09.00 dan berakhir menjelang Sholat Jumat. Usai memberikan paparannya, diberikan kesempatan kepada perserta yang hadir dalam acara ini untuk berdialog dengan Kapolres Lumajang. Tentang ketidakhadiran bupati dalam acara ini belum diperoleh konfirmasi, apakah pada hari ini Bupati Lumajang sedang ada diluar kota atau tidak. (fat)</p>

    "> Kapolres Gelar Paparan Soal Tambang, Bupati ...
  • "> Hari Kedua Banjir Rowokangkung, BPBD Dan War...
  • "> Angkut Pasir Pantai Dari Selok Awar-Awar, Em...
  • "> Penambang Tradisional Gelar Aksi, Minta Satp...
  • Wisata Budaya

    Kegiatan Hari Pertama Jamaah Umroh PT. Wardah Lumajang Dimasjid Nabawi

    Jumat, 29 Januari 2016
    Kegiatan Hari Pertama Jamaah Umroh PT. Wardah Lumajang Dimasjid Nabawi <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Inilah tumpukan sampah di Pantai Bambang Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Prihatin dengan kondisi Pantai Bambang Pasirian yang kotor dan penuh sampah, LSM Gerakan masyarakat Peduli Pesisir (GEMPAR) mengajak kalangan pelajar di Pasirian untuk turun ke pantai membesihkan sampah-sampah tersebut. Beberapa lembaga pecinta lingkungan lainnya seperti Garda Lingkungan, Bago Green juga ambil bagian dalam aksi pungut sampah dipantai ini.</p> <p>Nawawi, Koordinator Gempar kepada media ini mengatakan, Pantai Bambang Pasirian merupakan salah satu ikon wisata Lumajang yang keindahan dan kebersihannya harus tetap dijaga. Karenanya Gempar bersama organisasi lainnya ikut ambil bagian dalam usaha membersihkan sampah dipantai ini.</p> <p>“Sayang sekali kalau pantai yang indah ini harus dikotori oleh sampah. Usaha bersih-bersih ini juga kami harapkan memberikan isyarat kepada semua pihak, agar kalau ke pantai jangan meninggalkan sampah agar kebersihan pantai tetap terjaga,” kata Nawawi usai menggelar aksinya, Kamis (21/1) sore.</p> <p>Nawawi juga mengatakan, usaha untuk menjadikan pantai Bambang tetap indah tidak cukup hanya dengan penghijauan saja, namun kebersihan pantai ini juga harus tetap dijaga agar pantai selatan Lumajang ini tidak menjadi tempat sampah yang jika dibiarkan akan mengurangi keindahannya.</p> <p>Ikut ambil bagian dalam aksi pungut sampah dipantai ini ratusan pelajar dari sejumlah sekolah di Pasirian dan masyarakat lainnya yang peduli dengan kebersihan pantai selatan Lumajang, khususnya pantai Bambang. Acara ini dimulai pada pukul 15.00 sore hari usai para pelajar ini mengikuti proses pendidikan disekolah masing-masing. (fat)</p>

    "> Penuh Sampah, Gempar Bersama Pelajar Punguti...
  • "> Hati-hati, B29 Rawan Debu Vulkanik, Pantai S...
  • "> Bocah Ini Ambil Peran Penting Untuk Pelestar...
  • "> Bupati Resmikan Museum, Dan Pastikan Tim Cag...
  • Foto IlustrasiFoto IlustrasiWartalumajang.com - Dalam kunjungan Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf di Lumajang dalam rangka Harlah NU sabtu (29/6) tadi malam, sempat beredar sebuah buku yang berisi program kerja Pemprov Jatim, yang salah satu isinya tentang kesiapan pemerintahan Soekarwo - Syaifullah Yusuf untuk memerangi prostitusi di Jawa Timur. Bahkan lokalisasi Dolly di Surabaya juga jadi target untuk ditutup.

    "Prostitusi dan banyaknya lokalisasi di Jawa Timur merupakan cermin kegagalan kita bersama. Untuk itu kita harus memiliki komitmen untuk menutup lokalisasi dengan sekuat tenaga. Caranya dengan melibatkan banyak pihak, termasuk pemberdayaan mantan PSK itu sendiri," tulis buku yang beredar dalam pengajian semalam.

    Sebagai bukti dari komitmen itu Gubernur Jawa Timur mengeluarkan surat edaran tentang penutupan 44 lokalisasi di Jawa Timur selam bulan ramadhan. Selain itu juga diinstruksikan kepada pemerintah daerah di Jatim untuk melakukan penutupan secara permanen, tidak hanya pada bulan suci Ramadhan.

    "InsyaAllah PSK yang ada di kabupaten Banyuwangi juga akan ditutup dan selama Ramadhan jangan ada PSK yang melakukan aktivitas prostiusi. Pemprov juga akan akan membantu pemulangan PSK ke daerah dan mereka juga akan diberi modal Rp. 3 juta untuk memulai sebuah usaha," kata Soekarwo dalam buku yang diedarkan semalam.

    Menurut data yang berhasil dihimpun Pemprov Jatim, pada tahun 2011, jumlah PSK di Jatim tercatat 7.127 orang yang tersebar di 47 lokalisasi di 33 Kabupaten/kota di Jatim. Namun pada tahun 2013 telah terjadi penurunan yang sangat drastis. Salah satunya disebabkan adanya penutupan lokalisasi di Blitar dengan 224 PSK, kemudian penutupan lokalisasi Dupak Bangunsari dengan 121 PSK, dan 51 PSK dari Tambak Asri, Dolly, dan Jarak Surabaya yang berhasil dientas dari lokalisasi dan menyatakan berhenti untuk menjalani praktek prostitusi.

    Untuk Surabaya misalnya, Pemprov juga memasang target agar pada tahun 2014 mendatang, Surabaya bisa terbebas dari prostitusi, termasuk Gang Dolly. Namun kata wakil gubernur Jatim Syaifullah Yusuf atau yang dikenal dengan sapaan Gus Ipul, semua itu memerlukan komitmen yang kuat dari semua pihak, termasuk bantuan dari pemerintah guna dilakukannya pemberdayaan kepada mantan PSK yang menyatakan berhenti menjalani profesi itu.

    Web Designer