Halaman Facebook Twitter Warta Lumajang Langganan Berita
Bupati Khawatir Pengembangan Wisata Lumajang Terhambat Berita Begal Dan Pembunuhan Yang Lagi Marak
Kamis, 30 Juni 2016 21:47 WIB
Wartalumajang.com – Dihadapan sejumlah wartawan yang dikemas dalam acara buka bersama, Bupati Lumajang As’at Malik mengaku khawatir jika pengembangan wisata di Lumajang terhambat banyaknya pemberitaan soal begal, pembunuhan dan belakangan ini penemuan mayat. As’at Malik, khawatir jika berita s...
Terungkap, Mayat Wanita di Sungai Regoyo Ternyata Habis Mabuk
Kamis, 30 Juni 2016, 13:49 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Kurang dari 24 jam polisi berhasil mengungkap penemuan mayat wanita terbungkus sarung di sungai [ ... ]

Mayat Wanita Terbungkus Sarung Ternyata Warga Candipuro
Rabu, 29 Juni 2016, 15:30 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Warga disekitar sungai Regoyo Desa Gondoruso Kecamatan Pasirian pagi ini dihebohkan dengan dite [ ... ]

Operasi Ramadaniya Semeru 2016, Polres Lumajang Kerahkan 375 Personil
Rabu, 29 Juni 2016, 15:27 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Untuk memberikan rasa aman terhadap masyarakat yang akan merayakan lebaran, baik warga masyarak [ ... ]

Asyik Racik Mercon Di Rumahnya, Sambang Sari Ditangkap Polisi
Selasa, 28 Juni 2016, 15:08 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Sambang Sari (45), warga asal Dusun Kloposawit Desa Bodang Kecamatan Padang terpaksa berurusan  [ ... ]

Sabtu, 20 Pebruari 2016 07:49
H. Thoriqul Haq : Proses Peradilan Salim Kancil Harus Kita Kawal Bersama
Wartalumajang.com – Anggota DPRD Jatim dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) H. Thoriqul Haq berharap kepada semua pihak, agar ikut mengawal proses peradilan kasus Salim Kancil, sehingga proses peradilan ini berlangsung secara tr...

Aspirasi

Minggu, 10 Mei 2015 07:41
Menanti Pembangunan Lumajang Yang Inovativ (Bagian 1)
Dalam setiap pergantian kepemimpinan disetiap daerah, selalu saja lahir jargon yang mengarah kepada usaha perbaikan kesejahteraan masyarakat. Jargon-j...

Birokrasi

Diduga Bocor, Razia Bus dan Tes Urine Di Terminal Minak Koncar Sepi

Sabtu, 25 Juni 2016
Diduga Bocor, Razia Bus dan Tes Urine Di Terminal Minak Koncar Sepi <strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Stand pasar Ramadhan di Alun-alun Lumajang yang tengah dipersiapkan</span></span>Wartalumajang.com</strong> - Menyikapi keluhan masyarakat tentang melambungnya harga bahan-bahan kebutuhan pokok selama Ramadhan dan menjelang Lebaran. Pemkab Lumajang melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lumajang akan menggelar pasar Ramadhan di tuga wilayah berbeda, antara lain di Alun-Alun Kota Lumajang, Kecamatan Yosowilangun dan Kecamatan Klakah. <p>Untuk Diseputaran alun –alun sendiri, ada skitar 52 stand penjualan selama 5 hari kerja tehitung sejak tanggal 22 hingga 26 Juni 2016. Sebagian besar stand yang disediakan adalah para penjual sembilan bahan kebutuhan pokok (Sembako). Namun tidak menutup kemungkinan pedagang yang berjualan pakaian, makanan serta produk hasil karya masyarakat Lumajang.</p> <p>Tetapi pada stand pasar murah itu, hampir semua barang yang dijualnya termasuk sembako harganya akan lebih murah dari pada harga di warung atau di toko. Untuk mengatisipasi agar pasar murah itu tidak dimanfaatkan oleh para pedagang nakal, setiap pengunjung yang berbelanja sembako akan dibatasi pembeliannya agar semua kebagian.</p> <p>Sedangkan untuk Kecamatan Yosowilangun, ada 20 stand penjualan yang terdiri dari stand penjualan sembako dan produk-prodik makanan lokal Sedangkan untuk kecamatan Klakah, jumlahnya sekitar 15 stand, jumlahnya lebih kecil diandingkan di Kecamatan Yosowilangun.</p> <p>“Untuk pembukaan pada tangal 22 Juni besok, akan kami lakukan di Yosowilangun. Sedangkan untuk di Kecamatan Klakah, hanya akan dibuka selama 3 hari terhitung mulai tanggal 24 sampai 26 Juni,“ kata Agus Eko Suprayitno, Kepala Disperindag Kabupaten Lumajang kepada sejumlah wartawan.</p> <p>Peserta yang ikut dalam bursa pasar murah itu Disperindag menekankan, agar tidak mengambil keuntungan terlalu besar dari setiap barang atau produk yang dijualnya. Mengingat, acara ini adalah pasar murah untuk menyambut hari raya Idul Fitri yang sebentar lagi akan tiba. “Intinya kegiatan ini adalah untuk membantu masyarakat kecil,” paparnya.</p> <p>Dalam giat pasar murah tersebut, pihak Disperindag juga menggandeng para pemilik usaha kecil menengah untuk mempromosikan sekaligus menjual makanan atau produk yang mereka hasilkan. “Sehingga dengan adanya pasar murah tersebut, maka produk-produk milik masyarakat yang awalya tidak dikenal, maka akan dikenal masyarakat secara luas,” pungkas Agus Eko. (ww)</p>

"> Pemkab Gelar Pasar Ramadhan di Tiga Wilayah...
  • "> Sulit Kendalikan Harga Gula, Dewan Akan Sida...
  • "> Pemkab Siapkan Dua Bus Gratis Untuk Mudik Ke...
  • "> Enam Jabatan SKPD Yang Kosong Akhirnya Diisi...
  • Hukum

    Akankah Kasus Pasir Besi PT. IMMS Akan Membawa Sejumlah Pejabat Lumajang Masuk Bui ?

    Selasa, 28 Juni 2016
    Akankah Kasus Pasir Besi PT. IMMS Akan Membawa Sejumlah Pejabat Lumajang Masuk Bui ? <strong> </strong> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Pertemuan keluarga Salim Kancil, Tosan, tim advokasi dengan pihak Kejaksaan Negeri Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> - Keluarga Salim Kancil dan Tosan bersama tim Advokasi Keadilan Salim Kancil hari ini, Senin (27/6), mendatangi kantor Kejaksaan Negeri dan Mapolres Lumajang, hal ini dilakukan karena mereka tak puas dengan hasil putusan sidang perkara pembunuhan Salim Kancil dan penganiayaan Tosan yang sudah diputuskan beberapa hari lalu.</p> <p>Sebagaimana diketahui, pada sidang putusan kasus yang dikenal sebagai Kasus Salim Kancil tersebut, hakim menjatuhkan vonis kepada Hariono dan Mat Dasir sebagai otak penyerangan dan pembunuhan dengan hukuman 20 tahun. Hukuman ini lebih rendah dari tuntutan hukuman seumur hidup yang dituntutkan oleh Jaksa Penuntut Umum sebelumnya.</p> <p>Pertemuan dengan Jaksa Penuntut Umum dimaksudkan untuk meminta Jaksa mengajukan banding terhadap hasil putusan tersebut karena keluarga korban dan masyarakat menilai vonis tersebut tidak memberi rasa keadilan kepada keluarga korban.</p> <p>“Pada hari ini, kami dari tim advokasi keadilan untuk Salim Kancil bertemu dengan Kejaksaan Negeri Lumajang untuk menindaklanjuti terkait dengan putusan sdiang Salim Kancil. Kami menilai putusan tersebut masih belum memenuhi rasa keadilan bagi keluarga korban,” kata Abdul Wahid Habibulloh anggota Tim Advokasi Keadilan Salim Kancil.</p> <p>Dalam sidang tersebut tim menilai masih belum terungkapnya mafia pertambangan yang menjadi latar belakang terjadinya kasus pembunuhan Salim Kancil dan penganiayaan Tosan di Desa Selok Awar-awar.</p> <p>“Untuk itu kita mendesak kejaksaan untuk melakukan banding atas putusan tersebut. Ketika nanti banding, kita juga mendesak kejaksaan mengungkap bagaimana mafia pertambangan, bagaimana aliran dana pasir tersebut, dan bagaimana oknum-oknum aparat penegak hukum yang terlibat didalamnya, ini belum terungkap dalam fakta persidangan,” imbuhnya.</p> <p>Tim Advokasi Keadilan Salim Kancil sejak awal telah menengarai berbagai kejanggalan dalam proses persidangan yang berlangsung. Putusan hakim yang tidak memberi rasa keadilan kepada keluarga korban adalah puncak dari seluruh kegagalan persidangan dalam mendudukkan posisi kasus ini, yaitu: kasus penyerangan terhadap Salim Kancil dan Tosan adalah puncak gunung es dari pemburukkan krisis lingkungan yang terjadi dalam satu dekade terakhir di kawasan pesisir selatan Lumajang.</p> <p>Puluhan teroris yang menganiaya Tosan dan membunuh Salim Kancil tersebut tidak beroperasi sendiri untuk tujuan-tujuan sentimental yang bersifat pribadi. Kedua korban dianiaya karena keduanya melakukan penentangan atau protes terbuka terhadap operasi penambangan di wilayah kehidupannya. Meskipun operasi penambangan yang dilakukan oleh Kepala Desa Selok Awar-Awar bersifat illegal, namun kegiatan tersebut dilaksanakan secara terbuka dan masif, dan oleh karenanya pelaku penambangannya sangat boleh jadi berada dalam pelayanan perlindungan oleh aparatus kepolisian dan pemerintah setempat.</p> <p>Selain mendatangi Kejaksaan Negeri Lumajang untuk meminta Jaksa mengajukan banding, keluarga korban dan kelompok masyarakat sipil juga mendatangi Kepolisian Resort Lumajang untuk melaporkan sejumlah nama tersangka yang sampai sekarang belum ditangkap. Padahal menurut masyarakat di sekitar desa Selok Awar-Awar para tersangka yang belum ditangkap tersebut berkali-kali terlihat berkeliaran di desa mereka. “Ada 12 orang yang tidak masuk dalam DPO dan masih berkeliaran bebas,” ujarnya.</p> <p>Dalam pertemuan di kantor Kejaksaan Negeri Lumajang, keluarga Salim Kancil dan Tosan serta tim Advokasi keadilan Salim Kancil ditemui Kasi Pidum, Naimullah SH dan Kasi Intel, Kurniawan Agung Prabowo. (ww)</p>

    "> Tak Puas Dengan Putusan Hakim, Keluarga Sali...
  • "> Beberapa Pelaku Masih Bebas, Tim Advokasi Sa...
  • "> Thoriqul Haq : Peradilan Kasus Salim Kancil ...
  • "> Pembuat Petasan Diciduk Polisi, Ribuan Petas...
  • Politik

    27 Juli Digelar Musda PAN, Satu Kandidat Ketua Mendaftarkan Diri

    Senin, 27 Juni 2016
    27 Juli Digelar Musda PAN, Satu Kandidat Ketua Mendaftarkan Diri <strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:312px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Acara buka bersama yang digelar PPP</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Terkait pemasangan Banner “<em><strong>Tretan Dibik</strong></em>” oleh Anggota DPRD Jatim H. Rofik Abidin, hal ini disebutnya sebagai upaya untuk menyapa konstituennya yang sebagian besar ada di Lumajang. Ketika mengadakan acara Buka Bersama dengan pengurus PPP di Lumajang, H. Rofik Abidin menyebut hal itu tak ada hubungannya dengan hiruk pikuk Pilkada Lumajang. Apalagi dirinya berasal dari partai yang jumlah kursinya di DPRD Lumajang sangat kecil, sehingga untuk berbicara soal pencalonannya di Lumajang, disebutnya masih memerlukan dukungan dari parpol lainnya. <p>“Untuk saat ini saya hanya ingin menyapa konstituen saja mas. Kalau untuk pencalonan saya kira masih jauh. Pilkadanya kan juga masih jauh. Saya belum ada pikiran untuk mencalonkan diri sebagai bupati Lumajang. Lagi pula PPP kan partai dengan suara yang sangat kecil di DPRD Lumajang, sehingga untuk mencalonkan diri perlu dukungan parpol lain,” kata H. Rofik Abidin kepada sejumlah wartawan di Lumajang, hari ini Minggu (19/6).</p> <p>Dikatakan, sebagai anggota DPRD Lumajang dirinya merasa wajib untuk menyapa pemilihnya di Lumajang, namun tentu saja sangat tidak mungkin untuk mendatanginya satu persatu. Karenanya melalui banner “Tretan Dibik” yang belakangan banyak berdiri di Lumajang, H. Rofik berharap dapat menyapa masyarakat, khususnya di Kabupaten Lumajang.</p> <p>Ketika ditanya tentang dukungan masyarakat yang belakangan meminta dirinnya untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Lumajang, H. Rofik menyebut saat ini belum ada masyarakat yang memintanya. “Siapa yang minta saya mencalonkan dirinya. Sepertinya kok belum ada mas. Kalaupun diminta, saya juga masih harus mempertimbangkan perkembangan politik di Lumajang kedepan. Jadi saya masih belum bisa menyatakan ya atau tidak. Semuanya bergantung kepada perkembangan politik kedepan,” jelasnya kemudian.</p> <p>Sementara itu, Sekretaris DPC PPP Lumajang H. Achmat ST, kepada media ini mengatakan, acara buka bersama yang digelar hari ini merupakan sarana untuk meningkatkan silaturahmi dengan kader dan pengurus PPP di Lumajang. Kebetulan bersamaan dengan Bulan Suci Ramadhan, maka dikemas dalam bentuk buka bersama. “Kita hanya ingin meningkatkan silaturahmi dengan seluruh pengurus dan kader PPP yang ada di Lumajang. Karena bulan puasa, maka kita sekalian mengadakan acara buka bersama mas,” kata H. Akhmat yang juga anggoa DPRD Lumajang. <em><strong>(fat)</strong></em></p> <p> </p>

    "> H. Rofik : Saya Pasang Banner “Tretan Dibi...
  • "> Harapan KOSGORO Lumajang Sebelum Musda Golka...
  • "> Ketua DPC Hanura Eny Sunarni : "Jika Ada Pen...
  • "> Terpilih Secara Aklamasi, DPC Hanura Lumajan...
  • Aneka Rupa

    Dandim 0821 Bertekad Ikut Bantu Amankan Lumajang

    Jumat, 24 Juni 2016
    Dandim 0821 Bertekad Ikut Bantu Amankan Lumajang <strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:352px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Proses pemberangkataan jamaah umroh PT. Wardah Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Sebanyak 70 orang warga Lumajang memanfaatkann Ramadhan tahun ini untuk melakukan perjalanan Umroh ditanah suci. Pada hari Rabu (8/6) kemarin diberangkatkan dari kantor PT. Wardhah menuju Surabaya untuk kemudian dilanjutkan perjalanan menuju Bandara Amir Muhammad Madinah. Ke 70 jamaah umroh dilepas melalaui prosesi pemberangkatan yang disaksikan oleh seluruh keluarga pengantar dari Kantor PT. Wardah. <p>Pimpinan PT. Wardah, Hj. Umi Wardah dalam kesempatan pemberangkatan mengatakan, ke 70 jamaah umroh ini akan berada ditanah suci selama 18 hari dan akan kembali ketanah air pada tanggal 20 Juni mendatang. “Kita semua berharap semoga seluruh jamaah umroh ini dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah umroh dengan baik, karena kebetulan bersamaan dengan Bulan Suci Ramadhan,” ujar Umi Wardah.</p> <p>Berdasarkan jadwal yang kami terima dari PT. Wardah, seluruh jamaah umroh ini langsung diberangkatkan pada hari Rabu (8/6) kemarin pada pukul 23.00 dari Bandara Surabaya dengan Penerbangan Garuda dengan Nomor Penerbangan SV-2067. Untuk kepulangan jamaah umroh ini juga telah ditetapkan penerbangan dengan nomor penerbangan SV-2066 pada tanggal 19 Juni mendatang.</p> <p>Selama perjalanan umroh di Bulan Suci Ramadhan ini disamping melakukan berbagai rangkaian ibadah umroh, para jamaah juga akan melakukan berbagai Ziarah keberbagai tempat bersejarah di tanah suci. Pihak PT. Wardah juga menyediakan waktu yang cukup kepada jamaah umroh yang berangkat kali ini untuk melakukan I’tikaf yakni selama dua hari dari tanggal 17 sampai tanggal 18 Juni mendatang.</p> <p>“Semoga seluruh jamaah yang berangkat pada bulan Ramadhan ini dapat memanfaatkan waktu untuk melakukan I’tikaf dengan baik. Mohon doanya kepada seluruh masyarakat, khususnya keluarga jamaah agar seluruh jamaah ini senantiasa sehat selama menjalani seluruh rangkaian Ibadan umroh yang sudah ditetapkan,” ujarnya kemudian. (fat*)</p>

    "> Awal Ramadhan PT. Wardah Kembali Berangkatka...
  • "> NU Dan Muhammadiyah Bikin Spanduk Bersama Aj...
  • "> STIE Widya Gama Lumajang Gelar Seminar Inter...
  • "> Untuk Evaluasi Sergap, Kodim 0821 Undang Pen...
  • Peristiwa

    Bupati Khawatir Pengembangan Wisata Lumajang Terhambat Berita Begal Dan Pembunuhan Yang Lagi Marak

    Kamis, 30 Juni 2016
    Bupati Khawatir Pengembangan Wisata Lumajang Terhambat Berita Begal Dan Pembunuhan Yang Lagi Marak <strong> </strong> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Pelaku saat memperagakan membawa mayat korban</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Kurang dari 24 jam polisi berhasil mengungkap penemuan mayat wanita terbungkus sarung di sungai Regoyo Desa Gondosruso Kecamatan Pasirian. Selain berhasil mengungkap identitas korban, polisi juga berhasil mengungkap pelaku pembunuhan tersebut, sebelum dibunuh korban sempat mabuk-mabukan dengan pelaku.</p> <p>Korban diketahui bernama Bawon (18) warga Desa Panggung Lombok Kecamatan Candipuro, dan pelaku pembunuhan diketahui bernama M Imron (19) warga Dusun Ketewel Desa Sememu Kecamatan Pasirian.</p> <p>Berdasarkan pengakuan pelaku, malam itu korban mengajak untuk pesta mabuk-mabukan dengan meminum Komix (obat batuk, red), namun pelaku menolak dengan alasan tidak biasa minum itu. “Kemudian saya usul untuk minum alkohol dicampur Hemafiton jreng,” kata pelaku, Kamis (30/06).</p> <p>Keduanya kemudian minum-minum disekitar pegunungan Jarit. Ditengah asyik mabuk-mabukan itulah terjadi pertengkaran antara keduanya. Pelaku merasa tersinggung dengan kata-kata korban, kemudian mencekik leher korban.</p> <p>Setelah itu pelaku membawa korban yang sudah tak berkutik dengan sepeda motornya dengan cara korban dibungkus kain sarung dan di bagian depan sepeda motor, kemudian pelaku membuang korban dialiran sungai Regoyo 200 meter dari lokasi mayat korban ditemukan. “Saya kesal dengan omongan korban pak, ya saya cekik, trus saya buang di sungai itu pak, kejadiannya sekitar jam 12 malam,” aku pelaku kepada sejumlah wartawan.</p> <p>Kapolres Lumajang, AKBP Raydian Kokrosono dalam gaiat press release pagi ini mengungkapkan terungkapnya kasus ini berkat kerjasama yang baik antara masyarakat dengan pihak kepolisian. Sejauh ini pihaknya masih terus melakukan pendalaman terhadap kejadian ini. “Untuk sementara pelaku mengaku melakukannya dengan spontan, jika nantinya terungkap ada unsur perencanaan maka akan kami tingkatkan,” katanya.</p> <p>Dari hasil visum diketahui jika penyebab kematian korban karena paru-parunya terlalu banyak kemasukkan air akibat ditenggelamkan pelaku. Atas kejadian ini pelaku bakal dituntut dengan pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (ww)</p>

    "> Terungkap, Mayat Wanita di Sungai Regoyo Ter...
  • "> Mayat Wanita Terbungkus Sarung Ternyata Warg...
  • "> Operasi Ramadaniya Semeru 2016, Polres Lumaj...
  • "> Asyik Racik Mercon Di Rumahnya, Sambang Sari...
  • Wisata Budaya

    Kabar Gembira !! Pemerintah Pusat Akan Kucurkan Rp. 20 Triliun Untuk Wisata Sekitar TNBTS

    Kamis, 14 April 2016
    Kabar Gembira !! Pemerintah Pusat Akan Kucurkan Rp. 20 Triliun Untuk Wisata Sekitar TNBTS <strong> </strong> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:439px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Suasana pelatihan dasar SDM kepariwisataan di Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Untuk meningkatkan kualitas SDM bidang kepariwisataan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lumajang bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia melalui Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan memberikan pelatihan dasar SDM kepariwisataan di Hotel Gajah Mada Lumajang selama dua hari pada Kamis dan Jumat (7 dan 8 April 2016).</p> <p>Pelatihan yang digelar dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kualitas SDM kepariwisataan kawasan Bromo Tengger Semeru ini diikuti peserta dari kawasan destinasi wisata, pelaku UKM, masyarakat adat, tokoh adat, tokoh agama,dan sejumlah wartawan dari berbagai media.</p> <p>Kegiatan ini dibuka Plt Kepala Disbudpar Kabupaten Lumajang Deni Rohman AP, sekaligus menjadi narasumber pertama. Selain itu juga ada narasumber dari Kepala Bidang Fasilitasi, Sertifikasi Kompetensi Asdep Pengembangan SDM Kepariwisataan Kementerian Pariwisata, Drs. Teguh Harisusanto M.Hum dan sejumlah narasumber yang membidangi masalah kepariwisataan.</p> <p>Usai menyampaikan materi, Teguh Harisusanto kepada sejumlah wartawan mengatakan kegiatan pelatihan ini dilakukan di 34 propinsi se-Indonesia. Untuk di Jawa Timur sudah dilakukan di Banyuwangi, Probolinggo dan Tulungangung. “Dan sekarang disini,” katanya.</p> <p>Kegiatan ini dilakukan disini, karena obyek wisata di Lumajang masuk dalam 10 destinasi obyek wisata yang menjadi prioritas nasional, yaitu adanya wisata Bromo Tengger Semeru (BTS). Untuk mensukseskan program prioritas nasional itu pihaknya akan mendukung Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada dengan memberikan pelatihan-pelatihan. “Agar ketika BTS ini menjadi potensi wisata yang sangat menarik dan melebih daerah-daerah lain, otomatis semuanya sudah siap,” ungkapnya.</p> <p>Kegiatan saat ini sifatnya pelatihan dasar, nantinya ada pelatihan lanjutan kepariwisataan yang akan dikhususkan pada tenaga-tenaga kerja dibidang kepariwisataan, sehingga SDM dibidang ini benar-benar kompeten dan siap melayani wisatawan.</p> <p>“Untuk pelatihan tenaga kerja khusus bidang kepariwisataan akan dilaksanakan oleh Kementerian Pariwisata, misalnya pemandu wisata, pegawai hotel, biro-biro perjalanan wisata dan sebagainya yang berkaitan dengan kepariwisataan, ini yang dimaksud tenaga kerja langsung. Untuk yang tidak langsung disesuaikan dengan leading sektornya masing-masing,” ujar Teguh Harisusanto.</p> <p>Sementara itu Deni Rohman AP, Plt Kepala Disbudpar Kabupaten Lumajang mengaku akan terus berupaya mengembangkan SDM kepariwisataan di Lumajang. Pihaknya mempunyai target 5 tahun kedepan Lumajang akan menjadi daerah yang wajib dikunjungi obyek wisatanya. “Saat ini kami tengah mempersiapkan segala sesuatunya mas, termasuk pelatihan SDM ini,” ungkapnya. (ww)</p>

    "> Tingkatkan SDM Kepariwisataan, Disbudpar Gel...
  • "> Dinas Pariwisata Menggelar Diskusi Santai De...
  • "> Pembuatan Film “Runtuhnya Kerajaan Lamajan...
  • "> Kegiatan Hari Pertama Jamaah Umroh PT. Warda...
  • Foto IlustrasiFoto IlustrasiWartalumajang.com - Dalam kunjungan Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf di Lumajang dalam rangka Harlah NU sabtu (29/6) tadi malam, sempat beredar sebuah buku yang berisi program kerja Pemprov Jatim, yang salah satu isinya tentang kesiapan pemerintahan Soekarwo - Syaifullah Yusuf untuk memerangi prostitusi di Jawa Timur. Bahkan lokalisasi Dolly di Surabaya juga jadi target untuk ditutup.

    "Prostitusi dan banyaknya lokalisasi di Jawa Timur merupakan cermin kegagalan kita bersama. Untuk itu kita harus memiliki komitmen untuk menutup lokalisasi dengan sekuat tenaga. Caranya dengan melibatkan banyak pihak, termasuk pemberdayaan mantan PSK itu sendiri," tulis buku yang beredar dalam pengajian semalam.

    Sebagai bukti dari komitmen itu Gubernur Jawa Timur mengeluarkan surat edaran tentang penutupan 44 lokalisasi di Jawa Timur selam bulan ramadhan. Selain itu juga diinstruksikan kepada pemerintah daerah di Jatim untuk melakukan penutupan secara permanen, tidak hanya pada bulan suci Ramadhan.

    "InsyaAllah PSK yang ada di kabupaten Banyuwangi juga akan ditutup dan selama Ramadhan jangan ada PSK yang melakukan aktivitas prostiusi. Pemprov juga akan akan membantu pemulangan PSK ke daerah dan mereka juga akan diberi modal Rp. 3 juta untuk memulai sebuah usaha," kata Soekarwo dalam buku yang diedarkan semalam.

    Menurut data yang berhasil dihimpun Pemprov Jatim, pada tahun 2011, jumlah PSK di Jatim tercatat 7.127 orang yang tersebar di 47 lokalisasi di 33 Kabupaten/kota di Jatim. Namun pada tahun 2013 telah terjadi penurunan yang sangat drastis. Salah satunya disebabkan adanya penutupan lokalisasi di Blitar dengan 224 PSK, kemudian penutupan lokalisasi Dupak Bangunsari dengan 121 PSK, dan 51 PSK dari Tambak Asri, Dolly, dan Jarak Surabaya yang berhasil dientas dari lokalisasi dan menyatakan berhenti untuk menjalani praktek prostitusi.

    Untuk Surabaya misalnya, Pemprov juga memasang target agar pada tahun 2014 mendatang, Surabaya bisa terbebas dari prostitusi, termasuk Gang Dolly. Namun kata wakil gubernur Jatim Syaifullah Yusuf atau yang dikenal dengan sapaan Gus Ipul, semua itu memerlukan komitmen yang kuat dari semua pihak, termasuk bantuan dari pemerintah guna dilakukannya pemberdayaan kepada mantan PSK yang menyatakan berhenti menjalani profesi itu.

    Web Designer