Halaman Facebook Twitter Warta Lumajang Langganan Berita
2 Mei, Jembatan Sungai Mujur Diperbaiki, Tronton dan Trailer Dilarang Melintas
Jumat, 24 April 2015 17:01 WIB
Wartalumajang.com - Terhitung mulai tanggal 2 Mei hingga selesai, jembatan Sungai Mujur yang ada di Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh Lumajang akan diperbaiki. Saat itu, kendaraan jenis tronton dan trailer dilarang melintas, sedangkan yang diperbolehkan hanya kendaraan-kendaraan kecil saja. Selama ...
Samsul Huda : Soal Nawawi Yazid Di Pansel Sekda Tidak Mewakili Partai
Jumat, 24 April 2015, 12:51 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Drs. H. Samsul Huda memberikan klarifikasi soal keberadaan Drs. [ ... ]

H. Agus Wicaksono : Saya Tidak Mencalonkan Sebagai Bupati Jika As’at Malik Maju Lagi
Kamis, 23 April 2015, 18:24 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Kedekatan antara Ketua DPRD Lumajang H. Agus Wicaksono dengan Bupati Lumajang As’at Malik kian t [ ... ]

Gubernur Minta Eksekutif dan Legislatif di Lumajang Sejalan
Kamis, 23 April 2015, 18:04 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Pada kegiatan serah terima jabatan (Sertijab) Bupati Lumajang serta pelantikan ketua TP PKK Kab [ ... ]

Mekanisme Pemilihan Wabup Disarankan Pakai PP 49 Tahun 2008
Rabu, 22 April 2015, 17:09 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Gonjang-ganjing pemilihan Wakil Bupati (Wabup) Lumajang terjawab sudah. Hasil konsultasi sejuml [ ... ]

Senin, 23 Pebruari 2015 16:38
Serial Bupati Baru (1) : Pak Bupati, Apa Kabar Pasir Besi Lumajang
Sejatinya tak ada satupun pekerjaan yang tak boleh tuntas. Karena jika tidak tuntas, bisa saja disebut bekerja setengah hati. Di Lumajang cukup banyak pekerjaan yang seharusnya dituntaskan yang hingga saat ini masih meninggalkan t...

Aspirasi

Senin, 20 April 2015 06:45
Inilah Beberapa Peristiwa Penting Yang Akan Mengurasi Perhatian Masyarakat Lumajang
Wartalumajang.com – Sejumlah persitiwa penting mungkin akan segera terjadi di Lumajang. Yang jelas terpampang didepan mata adalah agenda pemilihan w...

Birokrasi

H. Agus Wicaksono : Saya Tidak Mencalonkan Sebagai Bupati Jika As’at Malik Maju Lagi

Kamis, 23 April 2015
H. Agus Wicaksono : Saya Tidak Mencalonkan Sebagai Bupati Jika As’at Malik Maju Lagi <p><strong> </strong></p> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:333px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Kegiatan sertijab di Pendopo Kabupaten Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Pada kegiatan serah terima jabatan (Sertijab) Bupati Lumajang serta pelantikan ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Kamis (23/4), Gubernur Jawa Timur Soekarwo meminta eksekutif dan legislatif di Kabupaten Lumajang dapat seiring sejalan dalam membangun Lumajang, sehingga peningkatan pembangunan di Lumajang bisa benar-benar dirasakan hingga tingkat bawah.</p> <p>“Tugas bupati saat ini makin sulit, karena menurut UU yang baru saat ini ada dua tambahan yaitu dengan cara memberdayakan masyarakat dan mengajak berbicara bersama-sama atau partisipatoris, mereka yang akan diurus harus diundang dan diajak merumuskan kebijakan, ini syarat UU yang baru, sehingga eksekutif dan legislatif harus sejalan dulu,” kata Gubernur Jawa Timur yang akrab disapa Pakde Karwo.</p> <p>Dalam kesempatan tersebut Pakde Karwo juga meminta seluruh SKPD serta elemen masyarakat yang lain dapat membantu tugas bupati sehingga kemajuan didaerahnya dapat segera dirasakan oleh rakyat. Dia juga membenarkan apa yang disampaikan Ketua DPRD Lumajang ketika memberikan sambutan sebelumnya, bahwa untuk membangun suatu daerah bisa dilakukan melalui kekuatan lokal.</p> <p>“Nilai lokal dan kebersamaan itu bagian dari proses, tidak bisa nilai lokal Lumajang disamakan dengan kabupaten lain, maka segala sesuatu harus dirumuskan dengan baik, DPRD dengan bupatinya harus ketemu, tapi kita harus tetap berpegang teguh pada UUD ’45,” ujarnya.</p> <p>Sementara itu Bupati Lumajang H. As’at Malik M.Ag pada kesempatan terpisah menyampaikan terima kasih kepada Gubernur serta semua undangan yang hadir. Dia berharap kepada DPRD Lumajang agar kedepan bisa bekerja lebih baik dari sebelumnya. “Bekerja dengan dukungan DPRD ini enak, ngomongnya nggak usah susah-susah,” katanya.</p> <p>Dengan komunikasi yang lebih baik yang sudah diciptakan antara eksekutif dan legislatif, As’at Malik juga yakin kedepan Kabupaten Lumajang akan lebih baik lagi. “Imamnya teman-teman DPRD ini sangat luar biasa, dan enak diajak komunikas,” ujarnya.</p> <p>Diakui Bupati, RPJMD Kabupaten Lumajang tahun 2015 – 2019 yang sudah dibuat tidak bisa dilaksanakan sendiri tanpa ada pengawasan dan peran serta DPRD Lumajang, karena pengawasan dari orang lain adalah bentuk penyelamatan. “Kami tidak bisa bekerja dengan baik tanpa ada legislatif yang mengawasi kami,” pungkas As’at Malik. (ww)</p>

"> Gubernur Minta Eksekutif dan Legislatif di L...
  • "> Mekanisme Pemilihan Wabup Disarankan Pakai P...
  • "> Hendro Agung : Propinsi Berpendapat, Jabatan...
  • "> Temukan 30 Tower Bodong, Dewan Tegur Pemkab...
  • Hukum

    Cacat Administrativ, Sertifikat Tanah SMPN 1 Sukodono Diminta Segera Dibatalkan

    Selasa, 21 April 2015
    Cacat Administrativ, Sertifikat Tanah SMPN 1 Sukodono Diminta Segera Dibatalkan <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:348px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Ketua DPRD Lumajang H. Agus Wicaksono, S.Sos</span></span><strong>Wartalu</strong>majang.com</strong> – DPRD Lumajang siap memberikan data hasil pansus tambang yang digelar DPRD Lumajang beberapa waktu lalu. Langkah ini dilakukan DPRD agar Kejaksaan lebih mudah dalam melakukan penyidikan kasus tambang pasir baik pasir golongan C maupun pasir besi di Lumajang. Kesiapan untuk memberikan hasil pansus tambang kepada Kejaksaan ini disampaikan oleh Ketua DPRD Lumajang H. Agus Wicaksono ketika ditemui media ini dikantornya hari ini, Jumat siang (14/4).</p> <p>Ketika menutup Sidang Paripurna hari ini dengan agenda Penyampaian Catatan Strategis kepada Pemkab Lumajang, Agus Wicaksono juga sempat menyindir Kejaksaan agar bersikap lebih tegas dalam menyidik kasus tambang pasir di Lumajang. Tidak hanya Kejaksaan, Polres pun tak luput dari “semprotan” Ketua DPRD Lumajang ini.</p> <p>“Saya berharap Kejaksaan dan Kepolisian bersungguh-sungguh dalam menangani kasus pasir di Lumajang. Jangan hanya yang kecil-kecil yang dijadikan tersangka. Siapapun kalau memang ada dugaan penyalahgunaan wewenangan maka harus ditangani secara serius. Jangan takut kepada mereka yang berpangkat tinggi atau banyak uangnya. Semuanya harus diperlakukan sama didepan hukum,” kata Agus Wicaksono.</p> <p>Sementara ketika ditemui media ini politis PDIP ini kembali menegaskan komitmennya untuk membantu Kejaksaan baik Kejaksaan Negeri Lumajang maupun Kejaksaan Tinggi dalam proses penyidikan kasus pasir. Dikatakan, kerusakan lingkungan sudah terjadi, eksploitasi pasir terjadi secara besar-besaran, namun faktanya PAD-nya justru semakin turun.</p> <p>“Kita sangat siap untuk memberikan hasil Pansus Tambang di Lumajang kepada Kejaksaan Negeri Lumajang atau Kejaksaan Tinggi jika memang itu diperlukan. Masalah pasir ini harus disikapi secara serius oleh para penegak hukum kita,” kata Agus kemudian.</p> <p>Sebagaimana diketahui sekarang ini Kejaksaan Tinggi sedang melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat di Lumajang terkait dengan tambang pasir di Lumajang. Bahkan dua orang, yakni karyawan PT. IMMS Abdul Ghofur dan Lam Cong San Bos PT. IMMS sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi. (fat)</p>

    "> Jika Diminta, DPRD Siap Berikan Data Pansus ...
  • "> Pelaku Judi Togel Online Ditangkap Polisi...
  • "> Polisi Limpahkan Kasus Penambangan Pasir Ile...
  • "> Kejaksaan Akan Tetapkan Dua Tersangka Baru K...
  • Politik

    Samsul Huda : Soal Nawawi Yazid Di Pansel Sekda Tidak Mewakili Partai

    Jumat, 24 April 2015
    Samsul Huda : Soal Nawawi Yazid Di Pansel Sekda Tidak Mewakili Partai <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:333px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Sujatmiko SH, Ketua DPD Golkar Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – DPD Golkar sampai saat ini belum melakukan langkah apapun terhadap wacana pencalonan wakil bupati Lumajang yang merupakan hak dari partai pengusung untuk mengirimkan calonnya. Partai Golkar sebagai salah satu partai pengusung pasangan SAAT dalam Pilkada lalu, sampai saat ini masih menutup diri soal nama yang akan diusulkan menjadi calon wakil Bupati Lumajang. Ini ditandai dengan belum digelarnya forum resmi dari partai itu untuk menentukan siapa yang akan diberangkatkan.</p> <p>“Belum mas. Kita belum mengadakan pertemuan resmi untuk menentukan siapa yang akan dicalonkan. Karena sampai sekarang Peraturan Pemerintah (PP) tentang hal ini belum ada. Jadi kita semua menunggu PP dulu. Kita belum bertemu untuk menentukan siapa-siapa calonnya,” kata Ketua DPD Golkar Lumajang Sujatmiko SH.</p> <p>Sujatmiko juga tidak bisa memastikan apakah dirinya akan mencalonkan diri atau tidak. Semuanya masih menunggu aturan yang jelas soal proses pemilihan wakil bupati ini. Ketika disinggung dua nama yang belakangan mengemuka sebagai calon wabup dari Partai Golkar, Sujatmiko menyebut itu hanya wacana diluar saja. “Saya belum pernah menyampaikan itu. Jadi semuanya tergantung dengan PP nanti, siapa yang akan dicalonkan,” tegas Sujatmiko lagi.</p> <p>Sebagaimana diketahui, pemilihan wakil bupati Lumajang berubah drastis yang semula ditunjuk oleh Bupati terlantik, kemudian melalui proses pemilihan dimana calonnya diberangkatkan oleh partai pengusung. Tiga partai pengusung pasangan SAAT dalam pilkada lalu, salah satunya adalah Partai Golkar. Dua partai lainnya, masing-masing PAN dan Partai Demokrat sudah menyampaikan nama-nama yang akan dicalonkan kecuali partai Golkar yang sampai sekarang masih memilih diam.</p> <p>Lagi-lagi Sujatmiko menyebut semuanya baru akan jelas setelah PP-nya ada. “Memang partai pengusung, tapi kan PP-nya belum ada mas. Jadi ya kita menunggu itu sebenarnya,” jelas Sujatmiko kemudian. (fat)</p> <p>Belakangan muncul dua nama yang kabarnya akan bersaing ketat untuk menjadi calon wakil bupati Lumajang yakni Drs. Suigsan dan Sujatmiko SH. Keduanya adalah politisi partai Golkar yang sekarang duduk sebagai anggota DPRD Lumajang. Namun ketika dikonformasi soal ini, Suigsan menolak diwawancarai. "Itu wewenanganya ketua DPD mas," katanya Suigsan.</p>

    "> Partai Golkar “Masih Diam” Soal Cawabup ...
  • "> DPD PAN Lumajang Belum Dapat Respon Dari H. ...
  • "> Indah Amperawati : Partai Demokrat Belum Per...
  • "> PKPI Dukung Calon Wabup Dari Kalangan Birokr...
  • Aneka Rupa

    Harga Bawang Merah Mahal, Usaha Kuliner Mengeluh

    Jumat, 27 Maret 2015
    Harga Bawang Merah Mahal, Usaha Kuliner Mengeluh <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:960px;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Model seperti inilah yang cukup digemari para remaja</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Maraknya modiv sepeda motor menjadi Velk kecil, setir rendah dan berbagai modifikasi lainnya tidak akan pernah dibina, namun akan ditertibkan. Kapolres Lumajang AKBP Aries Syahbudin dengan tegas hari ini mengatakan, jika hanya dibina dan diarahkan tidak akan membawa dampak perubahan. Namun akan beda hasilnya jika pelaku modiv motor yang terkesan memaksakan diri harus ditertibkan setiap ada operasi.</p> <p>“Apanya yang mau dibina, ya kita tertibkan saja. Begitu terjaring dalam operasi yang digelar polisi, maka yang bersangkutan harus mengganti dengan velg standart, termasuk stir harus dikembalikan kepada bentuk semula. Bahkan belakangan kami minta orang tuanya ikut mengantar anaknya untuk mengambil motornya di kantor polisi. Ini kami lakukan agar mereka jera dengan modiv motor tersebut,” kata Kapolres Lumajang.</p> <p>Selama ini usaha untuk menertibkan modiv motor yang merubah bentuk motor menjadi kurang nyaman untuk dikendarai terus dilakukan. Bahkan untuk menimbulkan efek jera, Polres Lumajang mengambil sikap dengan cara menyita aksesories motor yang kurang pas tersebut. Sayangnya sampai sekarang motor-motor dengan modifikasi tersebut masih cukup banyak berkeliaran di Lumajang.</p> <p>Pada malam minggu misalnya motor-motor seperti ini masih kerap kali dengan mudah bisa dijumpai, walaupun Polres terus gencar melakukan operasi. Motor-motor seperti ini sering keluar pada malam minggu. Bahkan disejumlah sekolah masih dengan mudah bisa ditemukan motor-motor yang dimodiv tersebut. (fat)</p>

    "> Modiv Motor Dengan Velg Kecil Tak Akan Dibin...
  • "> Kabar NU : Silaturahmi PCNU Wilayah Tapal Ku...
  • "> Sisi Barat Ruas Jalan Wonorejo Klakah Berlub...
  • "> Pengurus Kopnas Aku Mandiri Coop Kecewa, Pem...
  • Peristiwa

    2 Mei, Jembatan Sungai Mujur Diperbaiki, Tronton dan Trailer Dilarang Melintas

    Jumat, 24 April 2015
    2 Mei, Jembatan Sungai Mujur Diperbaiki, Tronton dan Trailer Dilarang Melintas <p><strong> </strong></p> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:336px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Salah satu pendaftar ketika diukur tinggi badannya</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Hingga hari ke-14 sejak pertama kali dibuka pada 8 April lalu, pendaftaran calon anggota polisi di Mapolres Lumajang sepi peminat, padahal tahun ini Mabes Polri membuka pendaftaran bukan hanya untuk taruna Akpol saja, Polri juga membuka peluang untuk bintara atau brigadir dan tamtama. Diduga karena alasan itu Mabes Polri memperpanjang waktu pendaftaran hingga 3 Mei 2015.</p> <p>Berdasarkan pendaftaran secara online diwebsite Polri, Polres Lumajang mencatat sebanyak 261 pendaftar antara lain untuk taruna Akpol jumlah pendaftar melalui online sebanyak 27 orang dan yang sudah melakukan verifikasi lengkap hanya 1 orang saja.</p> <p>Kemudian untuk pendaftar bintara atau brigadir tercatat sebanyak 198 orang dan yang sudah lengkap melakukan verifikasi sebanyak 18 orang, sedangkan untuk pendaftar tamtama tercatat sebanyak 36 orang dan yang telah melakukan verifikasi lengkap sebanyak 5 orang. “Itu catatan kami hingga tanggal 21 April kemarin mas,” kata AKP Sugianto, Kasubbaghumas Polres Lumajang.</p> <p>Diakui Sugianto, jika dibanding tahun lalu memang saat ini mengalami penurunan sekitar 50 persen, padahal pihaknya sudah melakukan berbagai langkah agar jumlah pendaftar polisi ini banyak. Pihaknya sudah melakukan sosialisasi disejumlah tempat seperti di sekolah-sekolah, di kampung-kampung hingga sosialisasi disejumlah media massa.</p> <p>Ketika disinggung soal persayaratan pendaftaran, apakah ada perbedaan dengan tahun lalu, Sugianto mengakui memang ada perbedaan yaitu soal tinggi badan. “Untuk tahun ini diwajibkan untuk pendaftar pria memiliki tinggi badan 165 cm dan wanita 160 cm,” ujarnya.</p> <p>Kemungkinan persoalan tinggi badan itu menjadi salah satu kendala para peminat untuk mendaftar. Karena berdasarkan pantauan media ini, sejumlah pendaftar banyak yang gugur ketika dilakukan pengukuran tinggi badan, mereka nampak kecewa karena tinggi badannya tidak masuk persyaratan, padahal hanya selisih 2 cm. “Sayang mas, padahal pendaftaran ini sudah saya tunggu sejak lama,” kata seorang pemuda yang tengah mendaftar dengan muka kecewa.</p> <p>AKP Sugianto kembali menegaskan, para pemuda dan pemudi yang minat untuk menjadi anggota Polri tidak perlu kecewa karena masa pendaftaran yang awalnya dijadwalkan berakhir pada 25 Maret akhirnya diperpanjang hingga 3 Mei. “Kami buka setiap hari, Sabtu dan Minggu tetap melayani pendaftar, jadi jangan khawatir silahkan datang saja,” pungkasnya. (ww)</p>

    "> Sepi Peminat, Pendaftaran Calon Polisi Diper...
  • "> Peringati Kartini, Mahasiswa Widyagama Bagik...
  • "> Setahun Buron, Pelaku Begal di Klapan Ditang...
  • "> Mayat Lelaki Tua Ditemukan Tergeletak Diteng...
  • Wisata Budaya

    Produk Susu Kambing Etawa Senduro Akan DiJadikan Klaster Pariwisata

    Senin, 20 April 2015
    Produk Susu Kambing Etawa Senduro Akan DiJadikan Klaster Pariwisata <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:526px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Inilah Air Terjun Tumpak Sewu Pronojiwo Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Air terjun Tumpak Sewu di Pronojiwo menurut rencana akan diarahkan menjadi obyek wisata minat khusus. Hal itu dilakukan karena untuk mencapai lokasi terindah dari air terjun Tumpak Sewu ini diperlukan keberanian dan kemampuan khusus, sehingga tidak semua orang bisa datang ketempat ini. Bahkan untuk sementara menurut rencana kawasan wisata eksotik ini ditutup dulu sebelum dibuka untuk umum. Berbagai persiapan harus dilakukan untuk menjadikan kawasan ini sebagai obyek wisata minat khusus di Lumajang.</p> <p>“Kita sebenarnya menyarankan untuk menutup dulu untuk sementara, sebelum seluruh persiapan selesai kita lakukan. Untuk bisa turun sampai kedasar air terjun ini saja prosesnya sangat berbahaya. Karenanya kita harus menyiapkan sarana yang memadai sesuai standar wisata minat khusus. Dan yang lebih penting harus ada petugas disana, agar jika terjadi sesuatu bisa segera bisa ditangani atau setidak-tidaknya bisa menjadi pemandu wisata,” kata Ir. Indah Amperawati, Kepala Bappekab Lumajang kepada sejumlah wartawan di Lumajang siang ini, Senin (13/4).</p> <p><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:413px;float:right;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Ir. Indah Amperawati, Kepala Bappekab Lumajang</span></span>Sementara Abdul Rahman seorang jurnalis dari Kompas TV yang sehari sebelumnya mengunjungi kawasan air terjun menyatakan bahwa untuk sementara kawasan itu memang sangat berbahaya bagi wisatawan. Namun Rahman juga mengatakan, minat masyarakat yang hendak datang ketempat ini sangat besar termasuk perempuan.</p> <p>“Saat saya kesana saya harus menuruni lembah yang terjal itu dengan tali dari karet ban dan itu sangat berbahaya. Namun saya juga heran kenapa banyak juga yang mau datang kesana. Kalau mau bicara keselamatan, sebenarnya bisa saya sebut agak berbahaya,” kata Rahman.</p> <p>Karenanya Kepala Bapekab Lumajang Indah Amperawati menyebut kawasan wisata air terjun Tumpak Sewu adalah wisata minat khusus. Dan untuk dibuka kepada masyarakat luas harus dengan berbagai standart yang memadai sehingga menjadi tidak berbahaya. “Saya pernah datang kesana. Dan jujur sebagai pribadi, saya akan melarang anak saya untuk datang kesana. Sangat berbahaya,” kata Indah Amperawati. (FAT)</p>

    "> Air Terjun Tumpak Sewu Harus Jadi Wisata Min...
  • "> Wisata Alam Cuban Sewu Baru Bisa Dikembangka...
  • "> Ditengah Hujan Deras, Festival Tari Jaran Sl...
  • "> Tim Balai Arkeologi Yogyakarta Teliti Situs ...
  • Foto IlustrasiFoto IlustrasiWartalumajang.com - Dalam kunjungan Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf di Lumajang dalam rangka Harlah NU sabtu (29/6) tadi malam, sempat beredar sebuah buku yang berisi program kerja Pemprov Jatim, yang salah satu isinya tentang kesiapan pemerintahan Soekarwo - Syaifullah Yusuf untuk memerangi prostitusi di Jawa Timur. Bahkan lokalisasi Dolly di Surabaya juga jadi target untuk ditutup.

    "Prostitusi dan banyaknya lokalisasi di Jawa Timur merupakan cermin kegagalan kita bersama. Untuk itu kita harus memiliki komitmen untuk menutup lokalisasi dengan sekuat tenaga. Caranya dengan melibatkan banyak pihak, termasuk pemberdayaan mantan PSK itu sendiri," tulis buku yang beredar dalam pengajian semalam.

    Sebagai bukti dari komitmen itu Gubernur Jawa Timur mengeluarkan surat edaran tentang penutupan 44 lokalisasi di Jawa Timur selam bulan ramadhan. Selain itu juga diinstruksikan kepada pemerintah daerah di Jatim untuk melakukan penutupan secara permanen, tidak hanya pada bulan suci Ramadhan.

    "InsyaAllah PSK yang ada di kabupaten Banyuwangi juga akan ditutup dan selama Ramadhan jangan ada PSK yang melakukan aktivitas prostiusi. Pemprov juga akan akan membantu pemulangan PSK ke daerah dan mereka juga akan diberi modal Rp. 3 juta untuk memulai sebuah usaha," kata Soekarwo dalam buku yang diedarkan semalam.

    Menurut data yang berhasil dihimpun Pemprov Jatim, pada tahun 2011, jumlah PSK di Jatim tercatat 7.127 orang yang tersebar di 47 lokalisasi di 33 Kabupaten/kota di Jatim. Namun pada tahun 2013 telah terjadi penurunan yang sangat drastis. Salah satunya disebabkan adanya penutupan lokalisasi di Blitar dengan 224 PSK, kemudian penutupan lokalisasi Dupak Bangunsari dengan 121 PSK, dan 51 PSK dari Tambak Asri, Dolly, dan Jarak Surabaya yang berhasil dientas dari lokalisasi dan menyatakan berhenti untuk menjalani praktek prostitusi.

    Untuk Surabaya misalnya, Pemprov juga memasang target agar pada tahun 2014 mendatang, Surabaya bisa terbebas dari prostitusi, termasuk Gang Dolly. Namun kata wakil gubernur Jatim Syaifullah Yusuf atau yang dikenal dengan sapaan Gus Ipul, semua itu memerlukan komitmen yang kuat dari semua pihak, termasuk bantuan dari pemerintah guna dilakukannya pemberdayaan kepada mantan PSK yang menyatakan berhenti menjalani profesi itu.

    Web Designer