Pemkab Ternyata Tak Punya Anggaran Untuk Pulang TKW Yang Meninggal Di Malaysia

Pemkab Ternyata Tak Punya Anggaran Untuk Pulang TKW Yang Meninggal Di Malaysia

Wartalumajang.com – Kepala Disnakertrans Lumajang Drs. Suharwoko mengatakan, kemngkinan bisa tidaknya pemulangan TKW asal Lumajang yang meninggal dunia masih sangat bergantung dengan KBRI di Malaysia.

Sementara Pemkab Lumajang, dalam hal ini Disnakertrans Lumajang mengaku tidak memiliki anggaran untuk memulangkan TKI yang meninggal di Malaysia tersebut. Apalagi yang bersangkutan berangkat secara illegal, sehingga keberadaannya tidak terdata di Kantor Disnakertrans Lumajang.

“Kita tidak ada anggaran untuk memulangkan TKW tersebut, apalagi yang bersangkutan berangkat secara Illegal. Jika berangkat secara resmi masih bisa dicover oleh asuransi. Ini sulit karena datanya tidak ada pada kami,” kata Kepala Disnakertrans Lumajang Drs. Suharwoko.

Kendati demikian pihaknya masih tetap berusaha untuk memulangkan TKW tersebut melalui KBRI. Saat ini pihaknya masih belum menerima balasan dari KBRI terkait surat yang dikirim oleh Disnakertrans Lumajang yang sudah dikirim ke KBRI dengan tujuan bisa memulangkan TKW asal Lumajang dari Malaysia.

“Kalau pihak keluarga sudah pasrah sebenarnya apakah Umiasa dipulangkan atau dimakamkan di Malaysia. Tapi kami harus berusaha agar pemulangan jenazah Umiasa bisa dilaksanakan. Sekarang ini jenazah masih berada di salah satu rumah sakit di Malaysia,” kata Suharwoko kemudian.

Sementara dimedia sosial, makin ramai saja keberadaan TKW asal Lumajang bernama Umiasa asal kecamatan Randuagung Lumajang yang hingga saat ini jenazahnya masih tersimpan dirumah sakit setempat.

Bahkan melalui sebuah akun Facebook, sejumlah TKI asal Indonesia bersedia untuk memulangkan secara patungan jenazah almarhum Umiasa ke Indonesia, jika memang keluarganya tidak mampu memulangkan.

“Saya belum tahu kalau ada inisiativ seperti itu,” kata Suharwoko, sembari menjelaskan kemungkinan pemulangan jenazah Umiasa masih ada, tergantung dari jawaban KBRI yang sampai saat ini belum diterimanya.