UN Berbasis UNBK, MA dan MTs di Lumajang Sudah Siap Seratus Persen

UN Berbasis UNBK, MA dan MTs di Lumajang Sudah Siap Seratus Persen

Wartalumajang.com– Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Tingkat Tsanawiyah (MTs) di Kabupaten Lumajang menyatakan sudah siap untuk melaksanakan ujian nasional berbasis komputer. Ujian tersebut akan berlangsung pada bulan April – Mei mendatang.

Hal itu dibenarkan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten, Drs.H.M.KHoiri, M.Pd.I,kata dia, seluruh Madrasah Aliyah (MA) di Kabupaten Lumajang ada 53 lembaga yang siap mengadakan ujian tersebut.

“Madrasah Aliyah sudah siap seratus persen ikut UNBK,” jelas Khoiri saat dihubungi via selulernya. Sembari mengatakan, untuk Madrasah Tingkat Tsawaniyah (MTs), 7 lembaga yang sudah menyatakan siap melaksanakan UNBK.

Ia mengatakan, kesiapaan melaksanakan UN berbasis UNBK sudah direncanakan jauh hari. Dimana telah menggelar rapat bersama dengan kepala Madrasah se Lumajang. Bahkan, sebagian besar juga telah mengikuti tryout UNBK. “Sudah ada yang mengikuti tryout juga. Jadi sekarang semua sudah ready,” jelasnya.

Adapun persiapannya, baik maintenance, proktor dan teknisinya juga dipastikan ready semua. “Jadi sudah siap semua. Ternyata bahwa madrasah juga memiliki kesiapan juga kan terkait UNBK ini,” ungkapnya.

Dia menegaskan, atas pertimbangan semua itu, pihaknya mengaku sudah waktunya UNBK bagi madrasah di Lumajang. Karena memang, yang pertama mengurangi preseden yang kurang diharapkan. Kedua, karena memiliki suatu pelaksaan yang luar biasa.

Artinya, kualitas pelaksaanan luar biasa itu diharapkan dibarengi dangan kualitas hasil yang sesuai dengan harapan. Makanya, dia berharap semua bisa semakin meningkatkan proses pembelajaran. Baik murid, guru dan juga orang tua.

“Memang ada sedikit kendala pada MA. Karena tidak semua punya sarana dan prasarana komputer, server dan lainnya. Tapi dengan upaya itu akhirnya semua bisa,” ungkapnya.

Memang perlu pengadaan baru semua. Dan tidak ada satupun yang punya. Makanya sekitar 50 persen pengadaan baru. Dengan cara pengadaan komputernya itu atau laptop itu dari pribadi murid.

“Memang ada penggunaan laptop dari siswa, tapi dua minggu sebelumnya dikarantina untuk memastikan laptop ini aman atau steril. Dari sisi anak-anak sudah steril dari kecurangan,”terangnya.

Ia menambahkan, meski dari segi madrasah sudah siap, ternyata masih ada permasalahan yang terjadi di UNBK adanya pemadaman listrik mendadak dan permasalahan koneksi internet yang tidak bagus yang tentunya mengganggu konsentrasi siswa yang mengikuti ujian.

“Semoga ujian nasional nanti bisa berjalan lancar tanpa adanya masalah teknis dan siswa mendapatkan hasil terbaik untuk ujian nasional nanti,”pungkasnya.

Pewarta : M.Imron